Menu

Mode Gelap
Senator Abdul Kholik Resmi Nahkodai ABPEDNAS Jawa Tengah Periode 2026-2031 Kode Redeem FF Terbaru Sabtu, 30 Mei 2026: Klaim Token Gintama, Bundle Eksklusif hingga Emote Gratis Rayakan Idul Adha 2026, Pegadaian Distribusikan Hewan Kurban Secara Merata ke Enam Area Kerja di Jateng dan DIY Info Orang Hilang! Gadis Remaja Asal Tegal Hilang Saat Keluar Rumah, Ini Identitas Lengkapnya Golkar Jateng Salurkan Hewan Kurban Idul Adha 1447 H, Wujud Kepedulian untuk Masyarakat Doni Akbar Salurkan 126 Hewan Kurban untuk Warga Dapil Jateng X

Opini

Momentum Hari Disabilitas Internasional 2025, Tantangan dan Hambatan Penyandang Disabilitas

badge-check


					Untung Budiarso Perbesar

Untung Budiarso

Oleh: Untung Budiarso*

WARTA NASIONAL – Peringatan hari disabilitas Internasional masih belum menunjukan geliat yang nyata, jika dibandingkan dengan peringatan hari Internasional yang lain.

Tidak ada spanduk yang bertuliskan Hari disibilitas Internasional, bahkan peringatan yang bersifat seremonial pun nampak masih sepi.

Peringatan hari disabilitas Internasional mari kita jadikan pengingat kita semua bahwa penyandang disabilitas harus kita perjuangkan terus agar diakui haknya, dilindungi dan diperjuangkan untuk dapat hidup dengan martabat dan akses yang setara.

Bahwa penyandang disabilitas berhak atas kesempatan yang sama dalam kehidupan sosial, ekonomi dan budaya.

Kita mengajak masyarakat untuk meningkatkan kesadaran publik tentang berbagai isu yang dihadapi penyandang disabilitas, mempromosikan hak hak mereka dan kemandirian, serta mendorong kesetaraan dalam semua aspek kehidupan.

Disabilitas merupakan kondisi dimana seseorang memiliki keterbatasan fisik. Sensorik, intelektual, mental atau kombinasi dari hal hal tersebut yang dapat mempengaruhi kemampuan mereka untuk melakukan aktivitas biasa dan beri berinteraksi dengan lingkungan.

lapangan kerja penyandang disabilitas masih menghadapi hambatan dalam memperoleh kesempatan kerja yang lebih aman dan berkelanjutan.

Data di BPS 69 % pekerja penyandang disabilitas kategori berat ( type 3 ) bekerja di sektor informal, 31% nya yang bekerja secara formal.

Dalam sektor yang lain penyandang disabilitas masihenghadapi banyak kesulitan terhadap akses pendidikan, kesehatan, pekerjaan, aksebikitas fisik serta stigma sosial.

Peringatan 3 Desember setiap tahunnya Sebagai hari disabilitas Internasional merupakan pengingat bahwa dunia harus menyediakan ruang setara bagi penyandang disabilitas.

*) Ketua pembina YAYASAN MASYARAKAT PEDULI DAN PENDAMPING PENYANDANG DISABILITAS INTELEKTUAL (MP3DI).**

Baca Lainnya

Saat Beras dan Doa Jadi Restu di Tanah Rencong

13 Mei 2026 - 08:25 WIB

Thaharah Mu’asyirah

Tradisi atau Adat Istiadat Daerah: Mekhadat di Aceh Tenggara

12 Mei 2026 - 14:35 WIB

Sopy Khadijah UIN Sultanah Nahrasiah Fakultas Tarbiah dan Ilmu Keguruan prodi Tadris Bahasa Indonesia

ASN Curang di Brebes: Bupati Jangan Hanya Bisa ‘Geram’

2 Mei 2026 - 15:28 WIB

Aristianto Zamzami

Merawat Identitas di Tanah Rantau: Filosofi “Temu Manten” Masyarakat Transmigran di Atu Lintang

28 April 2026 - 19:27 WIB

Temu Manten

GERD dan Psikosomatis: Keluhan Nyeri Nyata atau dibuat-buat?

24 April 2026 - 08:09 WIB

dr. Darmanto, SH, M.Kes, SpPD, FINASIM, FISQua
Trending di Opini