Menu

Mode Gelap
Kasus Anom Widiyantoro, KPK Panggil Mantan Kadisdikpora Supa’at dan Eks Dirut Perumda Tirta Mulia Slamet Efendi INFO LOKER! Kospin Jasa Buka Lowongan Kerja Kasir Keliling, Penempatan Pemalang dan Sekitarnya Harpelnas 2026, Dirut Perumda Tirta Mulia Pemalang Turun Langsung Temui Pelanggan dari Rumah ke Rumah Sekda Pemalang Soroti Anggaran Perubahan 2026, OPD Diminta Utamakan Program Berdampak Menjaga Denyut Ekonomi Pesisir Pemalang, BRILink Dekatkan Layanan Keuangan di TPI Tanjungsari Semarak Hari Pelanggan Nasional 2026, BRI Unit Taman Hadirkan Pelayanan Bernuansa Budaya

Opini

Tradisi atau Adat Istiadat Daerah: Mekhadat di Aceh Tenggara

badge-check


					Sopy Khadijah 
UIN Sultanah Nahrasiah 
Fakultas Tarbiah dan Ilmu Keguruan prodi Tadris Bahasa Indonesia Perbesar

Sopy Khadijah UIN Sultanah Nahrasiah Fakultas Tarbiah dan Ilmu Keguruan prodi Tadris Bahasa Indonesia

Oleh: Sopy Khadijah*

WARTA NASIONAL – Di Aceh Tenggara, tradisi tidak hanya dipandang sebagai peninggalan masa lalu, tetapi juga sebagai bagian penting yang membentuk pola kehidupan masyarakat. Salah satu tradisi yang masih bertahan hingga kini adalah mekhadat.

Tradisi ini tidak sekadar bersifat seremonial, melainkan mencerminkan nilai kebersamaan, saling menghormati, serta kearifan lokal yang diwariskan secara turun-temurun.

Tradisi mekhadat masih dianggap penting oleh masyarakat setempat. Hal ini terlihat dari pernyataan seorang warga yang mengatakan bahwa “mekhadat membuat masyarakat tetap saling peduli dan tidak individualisme”. Dalam praktiknya, mekhadat menjadi wujud nyata semangat gotong royong.

Masyarakat terlibat dalam berbagai kegiatan, seperti acara adat, pembangunan, maupun perayaan, dengan saling membantu tanpa mengharapkan imbalan. Nilai kebersamaan dan solidaritas menjadi landasan utama, sehingga hubungan sosial di tengah masyarakat tetap terjaga dengan baik.

Masyarakat maupun keluarga berkumpul untuk membahas Mahar, uang adat, dan lainnya

Masyarakat maupun keluarga berkumpul untuk membahas Mahar, uang adat, dan lainnya

Akan tetapi, perkembangan zaman membawa tantangan tersendiri bagi keberlangsungan tradisi ini. Perubahan gaya hidup, pengaruh modernisasi, serta meningkatnya sikap individualisme menyebabkan partisipasi masyarakat, terutama generasi muda, cenderung menurun.

Tidak sedikit yang mulai menganggap Mekhadat kurang sesuai dengan kebutuhan kehidupan modern. Padahal, jika dicermati lebih dalam, Mekhadat justru mengandung nilai-nilai yang masih sangat relevan. Tradisi ini mengajarkan pentingnya kerja sama, kepedulian sosial, dan tanggung jawab terhadap lingkungan sekitar, nilai-nilai yang tetap dibutuhkan di tengah dinamika kehidupan saat ini.

Oleh sebab itu, pelestarian tradisi Mekhadat perlu dilakukan secara terus-menerus. Salah satu upaya yang dapat ditempuh adalah dengan memperkenalkan kembali makna dan peran tradisi ini kepada generasi muda melalui pendidikan maupun kegiatan sosial. Selain itu, penyajian tradisi secara lebih menarik juga dapat menjadi cara agar tetap relevan tanpa menghilangkan nilai dasarnya.

Pada akhirnya, mekhadat bukan sekadar tradisi, melainkan juga representasi identitas masyarakat Aceh Tenggara. Menjaga keberadaannya berarti mempertahankan nilai kebersamaan yang menjadi fondasi kehidupan sosial. Jika tradisi ini hilang, maka yang hilang bukan hanya sebuah kebiasaan, tetapi juga bagian penting dari identitas budaya masyarakat.

*) Mahasiswa Tadris Bahasa Indonesia UIN Sultanah Nahrasiah

 

Baca Lainnya

Ketika Kampus Negeri Tersandung, Kemana Jatidiri UNSOED (JDU)?

24 Agustus 2026 - 08:53 WIB

Rumah Sakit dan Dua Matahari: Memahami Birokrasi Profesional dan Dual Leadership

22 Agustus 2026 - 11:19 WIB

dr. Darmanto, SH, M.Kes, SpPD, FINASIM, FISQua

Hakim Sejahtera, Peradilan Berintegritas: Menguatkan Komisi Yudisial dan Penghubung KY di Daerah

12 Agustus 2026 - 12:38 WIB

Koordinator Penghubung KY Jateng Muhammad Farhan

Reminder Penguasa Langit Terhadap Bumi Venezuela

4 Juli 2026 - 11:11 WIB

Keadilan Tuhan Terhadap Perempun yang Hijrah

27 Juni 2026 - 21:11 WIB

Prof. Dr. Hj.Yuyun Affandi,Lc.MA
Trending di Opini