Menu

Mode Gelap
Mohammad Saleh Dukung Wisata Berbasis Aglomerasi untuk Dongkrak Ekonomi Daerah di Jateng Pegadaian Kanwil XI Semarang Gelar Khitan Massal Gratis 2 Juli 2026, Terbuka untuk Semua Usia Fahmidh Dhuha Usulkan Pembangunan SPBN di Danasari, Permudah Nelayan Dapatkan BBM Fahmidh Dhuha Usulkan Pembangunan SPBN di Danasari, Permudah Nelayan Dapatkan BBM Gubernur Ahmad Luthfi Tegaskan Perizinan Kapal Nelayan Gratis, Minta Laporkan Jika Ada Pungutan 368 Warga Baru PSHT Pemalang Resmi Disahkan, Bupati Anom Tekankan Persaudaraan dan Kedamaian

Nasional

Fahmidh Dhuha Usulkan Pembangunan SPBN di Danasari, Permudah Nelayan Dapatkan BBM

badge-check


					Sekretaris Komisi B DPRD Kabupaten Pemalang, Fahmidh Dhuha, SM, MM, menyampaikan usulan kepada Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI Perbesar

Sekretaris Komisi B DPRD Kabupaten Pemalang, Fahmidh Dhuha, SM, MM, menyampaikan usulan kepada Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI

WARTA NASIONAL – Sekretaris Komisi B DPRD Kabupaten Pemalang, Fahmidh Dhuha, SM, MM, mengusulkan kepada Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI agar membangun Stasiun Pengisian Bahan Bakar Nelayan (SPBN) di Desa Danasari, Kecamatan Pemalang.

Usulan tersebut disampaikan seiring dengan keberadaan Kampung Nelayan Merah Putih yang berada di Desa Danasari.

Menurut Fahmidh, pembangunan SPBN sangat dibutuhkan untuk memudahkan nelayan mendapatkan pasokan bahan bakar minyak (BBM) guna mendukung aktivitas penangkapan ikan di laut.

“Kami sampaikan kepada Kementerian Kelautan dan Perikanan RI supaya Danasari memiliki SPBN untuk memudahkan nelayan kami mendapatkan bahan bakar minyak,” kata Sekretaris Fraksi Gerindra DPRD Kabupaten Pemalang itu dalam rilis yang diterima wartanasional.com pada Selasa 23 Juni 2026.

Ia menjelaskan, selama ini nelayan di wilayah Danasari masih menghadapi berbagai kendala dalam memperoleh BBM. Selain akses yang tidak mudah, ketersediaan stok BBM di lokasi yang biasa menjadi tempat pengisian juga sering kali terbatas.

“Nelayan kami masih kesulitan akses dan sulit mendapatkan BBM. Sering kali ketika membeli ke TPI Tanjungsari, stoknya sudah habis. Begitu juga saat mencari BBM di TPI Asemdoyong, kondisinya sering sama, stok sudah tidak tersedia,” ungkap Dosen ITB Adias itu.

Menurut Fahmidh, kondisi tersebut berdampak langsung pada aktivitas nelayan. Tidak jarang nelayan harus menunda keberangkatan melaut karena kesulitan memperoleh bahan bakar yang menjadi kebutuhan utama operasional kapal.

Karena itu, keberadaan SPBN di Danasari dinilai akan menjadi solusi yang efektif untuk menjamin ketersediaan BBM bagi nelayan setempat.

Selain mempermudah akses, SPBN juga diharapkan dapat mengurangi biaya dan waktu yang harus dikeluarkan nelayan untuk mendapatkan bahan bakar.

Sebagai kawasan yang telah ditetapkan sebagai Kampung Nelayan Merah Putih, Danasari dinilai layak mendapatkan dukungan infrastruktur penunjang sektor perikanan.

Fahmidh berharap pemerintah pusat melalui KKP RI dapat memberikan perhatian terhadap kebutuhan tersebut demi meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan masyarakat pesisir.

“Harapannya, dengan adanya SPBN di Danasari, nelayan tidak lagi kesulitan mendapatkan BBM sehingga aktivitas melaut bisa berjalan lancar dan pendapatan nelayan juga meningkat,” pungkasnya.

Keberadaan SPBN di Danasari diharapkan menjadi salah satu langkah strategis dalam mendukung pengembangan sektor perikanan dan memperkuat ekonomi masyarakat nelayan di Kabupaten Pemalang.***

Baca Lainnya

IPW Puji Kinerja Polda Metro Jaya Ungkap Ratusan Kasus Curanmor dalam Sebulan

10 Juni 2026 - 18:44 WIB

Ketua Indonesia Police Watch (IPW), Sugeng Teguh Santoso

Kosgoro 1957 Jateng Dukung Sari Yuliati Jadi Ketua Umum pada Mubes V 2026

5 Juni 2026 - 07:31 WIB

Didukung Teknologi Digital, Pegadaian Perkuat Posisi sebagai Bank Emas Pertama

22 Mei 2026 - 14:17 WIB

Didukung Teknologi Digital, Pegadaian Perkuat Posisi sebagai Bank Emas Pertama

Pegadaian Raih CCSEA 2026, Tegaskan Komitmen Layanan Contact Center Humanis dan Responsif

5 Mei 2026 - 19:44 WIB

Muh Haris: Negara Harus Perkuat Perlindungan PMI di Tengah Gejolak Global

1 Mei 2026 - 22:12 WIB

Anggota Komisi IX DPR RI, Muh Haris
Trending di Nasional