WARTA NASIONAL – Ketua Umum Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI) Jawa Tengah, Brigjen Pol (Purn) Drs. Lukas Arry Dwiko Utomo, melakukan survei lokasi pertandingan cabang olahraga tenis meja yang akan digunakan pada Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) Jawa Tengah XVII Tahun 2026.
Survei yang dilaksanakan tersebut berlangsung di Gedung Serbaguna Gotong Royong, Ambarawa, Kabupaten Semarang, pada Selasa 4 Agustus 2026.
Dalam kegiatan itu, Lukas Arry Dwiko Utomo didampingi sejumlah pengurus Pengurus Provinsi (Pengprov) PTMSI Jawa Tengah, unsur Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Jawa Tengah, serta dihadiri perwakilan Pengurus Kabupaten (Pengkab) PTMSI Kabupaten Semarang selaku tuan rumah.
PORPROV Jawa Tengah XVII Tahun 2026 dijadwalkan berlangsung pada 25–31 Oktober 2026. Cabang olahraga tenis meja menjadi salah satu cabang yang akan dipertandingkan dalam ajang olahraga multicabang terbesar di tingkat Provinsi Jawa Tengah tersebut.
Dalam survei itu, tim melakukan pendataan dan evaluasi menyeluruh terhadap kesiapan venue, meliputi sarana dan prasarana pertandingan, tata letak arena, fasilitas pendukung atlet dan ofisial, ruang pertandingan, serta berbagai kebutuhan teknis lainnya agar pelaksanaan pertandingan dapat berjalan sesuai standar dan regulasi yang ditetapkan PTMSI.
Ketua Umum PTMSI Jawa Tengah, Brigjen Pol (Purn) Drs. Lukas Arry Dwiko Utomo, mengatakan survei lokasi merupakan bagian penting dari tahapan persiapan guna memastikan seluruh kebutuhan penyelenggaraan telah dipenuhi sebelum pelaksanaan PORPROV.
“Tujuan survei ini agar pada saat pelaksanaan pertandingan nanti seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan sukses, nyaman, aman, dan didukung sarana serta prasarana yang memadai sesuai regulasi pertandingan tenis meja,” ujarnya.

Ketua Umum Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI) Jawa Tengah, Brigjen Pol (Purn) Drs. Lukas Arry Dwiko Utomo, melakukan survei lokasi pertandingan cabang olahraga tenis meja yang akan digunakan pada Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) Jawa Tengah XVII Tahun 2026.
Ia menambahkan, penyelenggaraan PORPROV tidak hanya diharapkan sukses dari sisi prestasi olahraga, tetapi juga mampu memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar.
“Saya juga memikirkan lokasi yang bisa ditempati para pelaku UMKM lokal untuk ikut berpartisipasi selama kegiatan berlangsung. Dengan demikian, melalui penyelenggaraan pertandingan ini diharapkan dapat ikut mendorong pertumbuhan perekonomian masyarakat setempat,” kata Lukas Arry Dwiko Utomo.
Kehadiran perwakilan Pengkab PTMSI Kabupaten Semarang dalam kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari koordinasi antara Pengprov PTMSI Jawa Tengah dengan tuan rumah, khususnya dalam memastikan kesiapan fasilitas dan dukungan teknis di lapangan menjelang pelaksanaan PORPROV.
Usai melakukan peninjauan di Gedung Serbaguna Gotong Royong, rombongan melanjutkan pembahasan bersama unsur KONI Provinsi Jawa Tengah, Pengprov PTMSI Jawa Tengah, serta perwakilan Pengkab PTMSI Kabupaten Semarang di Cafe Raharja, Ambarawa.
Dalam rapat tersebut dibahas hasil survei lapangan beserta berbagai aspek teknis dan nonteknis yang masih perlu disempurnakan.
Pembahasan meliputi kesiapan venue, kebutuhan perlengkapan pertandingan, penataan area atlet dan ofisial, hingga dukungan bagi pelaku UMKM agar pelaksanaan cabang olahraga tenis meja pada PORPROV Jawa Tengah XVII Tahun 2026 dapat berlangsung sukses, tertib, lancar, dan memberikan manfaat bagi dunia olahraga maupun perekonomian masyarakat Kabupaten Semarang.***















