Menu

Mode Gelap
Pendaftaran Calon Kades Danasari Dibuka, Lima Nama Sudah Ambil Formulir Harga Emas Fluktuatif, Pegadaian Tawarkan Solusi Cicil Emas dan Tabungan Emas Gowes Sareng Gus Dlowi 2026, 6.000 Peserta Susuri Jejak Wali dan Semarakkan HUT ke-81 RI BRI Cabang Pemalang Serahkan 4 Mesin Perahu dan Bantuan Rp23 Juta untuk Nelayan Tanjungsari BRI Peduli Hadir di MDA Rodliyatul Uqul, Pavingisasi Halaman Beri Manfaat bagi Santri dan Warga Ruang Kelas Baru MDA Walisongo Kebongede, BRI Peduli Hadirkan Tempat Belajar Lebih Nyaman

Khazanah

​Aditya Padmanaba Ziarah ke Pusara Bung Karno, Teguhkan Semangat Persatuan dan Gotong Royong

badge-check


					​Aditya Padmanaba Ziarah ke Pusara Bung Karno, Teguhkan Semangat Persatuan dan Gotong Royong Perbesar

​Aditya Padmanaba Ziarah ke Pusara Bung Karno, Teguhkan Semangat Persatuan dan Gotong Royong

WARTA NASIONAL – Di bawah naungan langit Kota Blitar yang tenang, sebuah momentum sarat makna dan penghormatan luhur tersaji. Aditya Padmanaba melakukan ziarah spiritual ke makam Proklamator sekaligus Presiden pertama Republik Indonesia, Ir. Soekarno.

Kunjungan ini bukan sekadar prosesi seremonial, melainkan sebuah dialog batin lintas generasi untuk merawat ingatan atas jasa raksasa Sang Fajar.

Dalam atmosfer yang hening dan penuh takzim, Aditya bersama rombongan bersimpuh di depan pusara Bung Karno. Di tempat peristirahatan terakhir sang penyambung lidah rakyat Indonesia tersebut, untaian ayat-ayat suci tahlil dan doa-doa terbaik dilantunkan dengan khusyuk.

Getaran doa yang membubung malam itu menjadi simbol ketulusan serta wujud bakti setinggi-tingginya untuk arwah sang pahlawan yang telah mewakafkan seluruh hidupnya demi tegaknya kedaulatan bangsa.

Bagi Aditya Padmanaba, berziarah ke makam Bung Karno adalah momentum sakral untuk menjemput kembali “api” perjuangan, bukan sekadar abunya.

Karisma, keteladanan, dan visi besar Bung Karno tentang nasionalisme yang kokoh serta persatuan yang tak tergoyahkan, dirasakan sebagai warisan ideologis yang harus terus dihidupkan dalam nadi generasi penerus.

“Ziarah ini adalah bentuk penghormatan paling mendalam dari kami untuk Bung Karno. Namun lebih dari itu, ini adalah ruang refleksi diri. Di sini, kita diingatkan kembali pada fondasi kokoh yang dibangun oleh para pendiri bangsa. Tugas kita hari ini adalah menjaga nyala api perjuangan, merawat persatuan, dan membumikan semangat gotong royong dalam gerak langkah nyata,” tutur Aditya dengan penuh penekanan.

Prosesi khidmat tersebut diakhiri dengan momen emosional saat Aditya melakukan tabur bunga di atas pusara.

Helai demi helai kelopak bunga yang jatuh di atas makam Bung Karno seolah menjadi simbolisasi dari rasa terima kasih yang tak terhingga atas kemerdekaan yang hari ini dinikmati oleh seluruh tumpah darah Indonesia.

Ziarah ini meninggalkan pesan mendalam bagi siapa saja yang menyaksikannya: bahwa kemerdekaan yang megah ini adalah buah dari air mata, darah, dan pengorbanan panjang para syuhada bangsa.

Melalui langkah khidmat Aditya Padmanaba, publik diajak untuk tidak melupakan sejarah, melainkan menjadikannya sebagai kompas moral untuk membawa Indonesia melangkah lebih jauh ke masa depan tanpa kehilangan jatidirinya.***

Baca Lainnya

Haflah Maulidurrasul 1448 H di MAJT, Ribuan Jemaah Larut dalam Lantunan Salawat

26 Agustus 2026 - 09:42 WIB

Haflah Maulidurrasul 1448 H di MAJT, Ribuan Jemaah Larut dalam Lantunan Salawat

Bacaan Niat Sholat Idul Adha 2026 Lengkap Arab, Latin dan Artinya

26 Mei 2026 - 22:47 WIB

Orang sedang Sholat Berjamaah

Niat Puasa Tarwiyah dan Arafah 1447 Hijriah: Lengkap Arab, Latin, dan Keutamaannya

24 Mei 2026 - 20:52 WIB

Ilustrasi Hari Idul Adha (Freepik)

Tausiyah Bareng Ustadz Yusuf Mansur Iringi Pelepasan Jamaah Haji RSI Sultan Agung Semarang

23 April 2026 - 20:44 WIB

RSI Sultan Agung Semarang Gelar Doa Pagi dan Pelepasan Jamaah Haji Bersama Yusuf Mansur

Ketua PDM Pemalang Ajak Umat Maksimalkan 10 Malam Terakhir Ramadan dengan Amalan Emas

9 Maret 2026 - 22:26 WIB

Ketua PDM Kabupaten Pemalang, Sapto Suhendro, S.Ag., M.Pd
Trending di Khazanah