Menu

Mode Gelap
Cegah Stunting Sejak Dini, Pegadaian dan POGI Gelar Sosialisasi di Slawi dan Gunungkidul Ketika Kampus Negeri Tersandung, Kemana Jatidiri UNSOED (JDU)? Plt Bupati Nurkholes Apresiasi Semangat Warga Pemalang Peringati HUT ke-81 RI, Olahraga dan Ruang Publik Jadi Penggerak Ekonomi Desa Plt Bupati Nurkholes Apresiasi Obor Comal Estafet 2026: Semangat Lari Simbol Langkah Bersama Bangun Pemalang Dari RT hingga Kecamatan, PTMSI Jateng Dorong Pembinaan Tenis Meja Masif di Karanganyar Muhammadiyah Pemalang Tolak Keras Toko Miras Berkedok Restoran di Pantura Ampelgading

Daerah

Cegah Stunting Sejak Dini, Pegadaian dan POGI Gelar Sosialisasi di Slawi dan Gunungkidul

badge-check


					Cegah Stunting Sejak Dini, Pegadaian dan POGI Gelar Sosialisasi di Slawi dan Gunungkidul Perbesar

Cegah Stunting Sejak Dini, Pegadaian dan POGI Gelar Sosialisasi di Slawi dan Gunungkidul

WARTA NASIONAL – PT Pegadaian (Persero) Kantor Wilayah XI Semarang berkolaborasi dengan Perkumpulan Obstetri dan Ginekologi Indonesia (POGI) menggelar sosialisasi pencegahan stunting secara serentak di Slawi dan Gunungkidul, Kamis (20/8/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari komitmen Pegadaian bersama POGI dalam mendukung peningkatan kualitas kesehatan masyarakat, khususnya melalui edukasi mengenai pentingnya pencegahan stunting sejak dini.

Sosialisasi menyasar masyarakat dengan memberikan pemahaman mengenai berbagai faktor risiko stunting, pemenuhan kebutuhan gizi, kesehatan ibu dan anak, persiapan persalinan, hingga pentingnya peran keluarga dalam menciptakan generasi yang sehat dan berkualitas.

Kolaborasi tersebut juga menjadi upaya memperkuat kepedulian terhadap persoalan kesehatan masyarakat melalui pendekatan edukatif dan preventif. Masyarakat diharapkan mampu menerapkan pola hidup sehat serta melakukan berbagai langkah pencegahan stunting sejak masa kehamilan hingga periode tumbuh kembang anak.

Pemimpin Wilayah PT Pegadaian (Persero) Kanwil XI Semarang, M Aries Aviani Nugroho, mengatakan Pegadaian tidak hanya hadir memberikan solusi keuangan, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap peningkatan kualitas kehidupan masyarakat.

“Melalui kolaborasi dengan POGI, kami berharap edukasi mengenai pencegahan stunting dapat memberikan manfaat nyata dan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya kesehatan ibu dan anak,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua POGI Cabang Semarang, Edi Wibowo, menekankan pentingnya kesadaran orang tua untuk mempersiapkan kesehatan anak sejak masih berada dalam kandungan.

Menurutnya, anak harus dipandang sebagai sebuah investasi yang perlu dirawat dan dipersiapkan sebaik mungkin sejak masa kehamilan.

“Anak adalah investasi sehingga harus dirawat sebaik mungkin sejak dalam kandungan,” kata Edi.

Ia menambahkan, berbagai kebutuhan selama kehamilan, seperti vitamin, pemeriksaan rutin ke dokter, serta pemenuhan makanan tambahan dan bergizi, memang membutuhkan biaya. Namun, investasi tersebut jauh lebih penting dibandingkan biaya yang harus dikeluarkan ketika anak mengalami gangguan kesehatan akibat kurangnya perhatian sejak masa kehamilan.

“Membeli vitamin, rutin periksa dokter, memberi makanan tambahan dan bergizi mungkin terlihat mahal. Tetapi, hasil yang akan datang jauh lebih mahal lagi. Ketika investasi tidak baik, anak lahir sakit, berat badan kurus dan mengalami kondisi lainnya, biaya pengobatannya bisa lebih mahal dibandingkan investasi selama kehamilan,” jelasnya.

Di kesempatan lain, Ketua POGI DIY, Dr. dr. Muhammad Nurhadi Rahman, Sp.O.G., Subsp. Urogin-RE, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari bakti sosial POGI Indonesia yang dilaksanakan secara serentak di 36 kota di Indonesia.

Ia menegaskan, pencegahan stunting tidak cukup dilakukan setelah bayi lahir. Upaya tersebut justru harus dimulai sejak awal kehamilan melalui pemantauan kondisi ibu dan janin, pemenuhan nutrisi, serta persiapan persalinan yang baik.

“Stunting merupakan persoalan kita semua. Tidak bisa dicegah hanya saat bayi lahir, tetapi sejak awal masa kehamilan,” ujar Nurhadi.

Menurutnya, keterlibatan keluarga dan masyarakat menjadi bagian penting dalam upaya pencegahan stunting. Edukasi sejak dini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran calon orang tua mengenai pentingnya menjaga kesehatan ibu dan janin.

Pegadaian Kanwil XI Semarang berharap kolaborasi bersama POGI dapat terus dikembangkan melalui berbagai kegiatan sosial dan edukasi yang memberikan dampak positif bagi masyarakat.

Sinergi tersebut diharapkan turut mendukung terciptanya generasi Indonesia yang lebih sehat, produktif, dan berkualitas.

Melalui semangat “Mengatasi Masalah Tanpa Masalah”, Pegadaian terus berkomitmen hadir lebih dekat dengan masyarakat. Kehadiran tersebut tidak hanya diwujudkan melalui layanan keuangan, tetapi juga melalui berbagai program tanggung jawab sosial dan pemberdayaan masyarakat.***

Baca Lainnya

Plt Bupati Nurkholes Apresiasi Semangat Warga Pemalang Peringati HUT ke-81 RI, Olahraga dan Ruang Publik Jadi Penggerak Ekonomi Desa

23 Agustus 2026 - 17:14 WIB

Penjabat Bupati Pemalang, Nurkholes, menyampaikan apresiasi tinggi atas antusiasme dan kebersamaan warga dalam memeriahkan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Plt Bupati Nurkholes Apresiasi Obor Comal Estafet 2026: Semangat Lari Simbol Langkah Bersama Bangun Pemalang

23 Agustus 2026 - 05:23 WIB

kemeriahan lomba lari malam membawa obor di Jalan Gatot Subroto, Kelurahan Purwoharjo, Kecamatan Comal, pada Sabtu (22/8/2026)

Muhammadiyah Pemalang Tolak Keras Toko Miras Berkedok Restoran di Pantura Ampelgading

22 Agustus 2026 - 15:02 WIB

Ketua PDM Kabupaten Pemalang, Sapto Suhendro,

Sidak Outlet HWG Pemalang, Anggota DPR RI Rizal Bawazier Desak Satpol PP dan Kapolres Segera Bertindak

22 Agustus 2026 - 12:12 WIB

Anggota Komisi VI DPR RI, Rizal Bawazier, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sebuah toko minuman keras berkedok Outlet HWG yang berlokasi di jalur Pantura Ampelgading, Kabupaten Pemalang.

DA Peduli dan Golkar Pemalang Salurkan 318.500 Liter Air Bersih untuk Warga Pulosari, Bantarbolang dan Belik

18 Agustus 2026 - 19:54 WIB

DA Peduli dan Golkar Pemalang Salurkan 318.500 Liter Air Bersih untuk Warga Pulosari, Bantarbolang, dan Belik
Trending di Daerah