Menu ✖

Mode Gelap
Datangi Keluarga Korban Bullying di Pemalang, MY Esti Wijayati Dorong RUU Sisdiknas Bakal Diperkuat Tring! Pegadaian Tembus 7,5 Juta Pengguna, Aries Aviani Dorong Literasi Digital Kasus Dugaan Perundungan Siswa SD di Pemalang, DP3AKB Jateng Langsung Bergerak Doni Akbar Sambangi Rumah Korban Perundungan di Pemalang, Desak Penanganan Serius Bangga! Ikna Rania Azzahra Bersinar di Kejuaraan Renang Kecamatan Pemalang, Borong Tiga Gelar Juara Info Loker! RSI PKU Muhammadiyah Pekajangan Buka Rekrutmen, Tujuh Formasi Dibuka

Olahraga

Dari RT hingga Kecamatan, PTMSI Jateng Dorong Pembinaan Tenis Meja Masif di Karanganyar

badge-check


					Dari RT hingga Kecamatan, PTMSI Jateng Dorong Pembinaan Tenis Meja Masif di Karanganyar Perbesar

WARTA NASIONAL – Pengurus Provinsi Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI) Jawa Tengah terus bergerak memperkuat pembinaan dan konsolidasi organisasi di daerah.

Kali ini, jajaran Pengprov PTMSI Jateng melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Karanganyar, pada Sabtu (22/8/2026).

Kunjungan tersebut menjadi momentum mempererat silaturahmi dengan jajaran PTMSI Kabupaten Karanganyar sekaligus membangun sinergi dengan organisasi olahraga disabilitas National Paralympic Committee Indonesia (NPCI).

Rombongan Pengprov PTMSI Jateng juga menyempatkan diri meninjau pelaksanaan Peparpeda 2026 sebelum melanjutkan agenda pertemuan di Rumah Dinas Bupati Karanganyar.

Dalam pertemuan tersebut, jajaran PTMSI Jateng berdiskusi langsung dengan Bupati Karanganyar Rober Christanto yang juga dipercaya sebagai Ketua PTMSI Kabupaten Karanganyar.

Ketua Pengprov PTMSI Jawa Tengah, Brigjen Pol. (Purn.) Drs. Lukas Arry Dwiko Utomo, CRP., memberikan apresiasi terhadap pola pembinaan yang dikembangkan PTMSI Karanganyar.

Menurutnya, upaya menghidupkan PTM hingga tingkat RT, RW, desa/kelurahan dan kecamatan merupakan langkah strategis untuk memperluas basis pembinaan atlet.

“Strategi ini menjadi model ideal dalam memasyarakatkan olahraga tenis meja secara nyata. Jika pola ini diterapkan di seluruh 35 kabupaten/kota se-Jawa Tengah, peluang lahirnya bibit-bibit atlet berprestasi akan semakin terbuka lebar,” kata Lukas.

Tidak hanya memperluas pembinaan, PTMSI Jateng juga mendorong seluruh pengurus kabupaten/kota membangun sistem pendataan atlet yang terintegrasi dan terus diperbarui.

Pendataan dilakukan berdasarkan kelompok umur, mulai KU 11 tahun, KU 13 tahun, KU 15 tahun, KU 17 tahun hingga kategori dewasa.

Lukas menilai, keberadaan data yang akurat akan memudahkan organisasi dalam memantau perkembangan atlet sekaligus menyusun program pembinaan dan seleksi secara objektif.

“Data ini akan menjadi basis pembinaan dan seleksi atlet terukur untuk mewakili Provinsi Jawa Tengah di ajang regional maupun nasional,” ujarnya.

Dengan demikian, pembinaan atlet tidak hanya berjalan berdasarkan pengamatan sesaat, tetapi dapat dilakukan secara berkelanjutan berdasarkan rekam perkembangan masing-masing atlet.

Bupati Karanganyar Rober Christanto menyambut baik perhatian Pengprov PTMSI Jateng terhadap perkembangan tenis meja di wilayahnya.

Pemerintah Kabupaten Karanganyar, kata Rober, memiliki komitmen untuk terus memberikan ruang bagi perkembangan olahraga, termasuk tenis meja.

Salah satu upaya yang dilakukan adalah memanfaatkan bekas kantor pemerintahan sebagai pusat latihan dan pembinaan atlet tenis meja lokal.

“Untuk menjaga antusiasme masyarakat, Pemerintah Kabupaten Karanganyar dan PTMSI daerah terus menggalakkan turnamen serta ajang silaturahmi antar-PTM di tingkat kecamatan dan desa,” ujar Rober.

Kedekatan Rober dengan komunitas tenis meja juga terlihat dari kebiasaannya membawa bet tenis meja di mobil dinas. Saat berkunjung ke sejumlah lapangan, ia tidak jarang menyempatkan diri bermain dan berinteraksi langsung dengan masyarakat.

Kunjungan ke Karanganyar menegaskan komitmen Pengprov PTMSI Jateng untuk tidak hanya berkonsentrasi pada kompetisi, tetapi juga membangun fondasi pembinaan dari tingkat paling bawah.

Sinergi dengan pemerintah daerah, PTM, pelatih, komunitas serta organisasi olahraga disabilitas menjadi bagian penting dalam membangun ekosistem tenis meja yang inklusif dan berkelanjutan.

Melalui pembinaan berbasis grassroots, pendataan atlet yang terintegrasi serta peningkatan kualitas kompetisi di daerah, PTMSI Jateng berharap semakin banyak potensi atlet yang dapat ditemukan dan dikembangkan.

Kunjungan tersebut sekaligus menjadi suntikan semangat bagi pengurus, pelatih, atlet dan para pegiat tenis meja di Karanganyar untuk bersama-sama membawa prestasi tenis meja Jawa Tengah semakin diperhitungkan di tingkat nasional.***

Baca Lainnya

Bangga! Ikna Rania Azzahra Bersinar di Kejuaraan Renang Kecamatan Pemalang, Borong Tiga Gelar Juara

5 Oktober 2026 - 16:57 WIB

Sukses Digelar! Turnamen Catur Dandim Cup Pemalang Diikuti 217 Peserta, Awam Wahono Keluar sebagai Juara Umum

27 September 2026 - 21:52 WIB

Dandim Cup Pemalang 2026 Bakal Diikuti 202 Peserta, Master Internasional Awam Wahono Turut Ambil Bagian

26 September 2026 - 14:22 WIB

PTMSI Pemalang Resmi Dilantik, Bidik Atlet Berprestasi hingga Tingkat Nasional

21 September 2026 - 09:17 WIB

Azka Aqila Saputra Raih Emas Kejurnas Taekwondo Piala Panglima TNI 2026, Bawa Nama Pemalang untuk Jawa Tengah

19 September 2026 - 15:54 WIB

Trending di Olahraga