Menu

Mode Gelap
Dari RT hingga Kecamatan, PTMSI Jateng Dorong Pembinaan Tenis Meja Masif di Karanganyar Muhammadiyah Pemalang Tolak Keras Toko Miras Berkedok Restoran di Pantura Ampelgading Sidak Outlet HWG Pemalang, Anggota DPR RI Rizal Bawazier Desak Satpol PP dan Kapolres Segera Bertindak Rumah Sakit dan Dua Matahari: Memahami Birokrasi Profesional dan Dual Leadership KPK Periksa Sekda dan Kadis PUPR Pemalang sebagai Saksi Kasus Anom Widiyantoro Mahasiswa KKN MIT ke-22 UIN Walisongo Sosialisasikan Cara Cuci Tangan yang Benar di SDN 02 Ngrapah

Olahraga

Dari RT hingga Kecamatan, PTMSI Jateng Dorong Pembinaan Tenis Meja Masif di Karanganyar

badge-check


					Dari RT hingga Kecamatan, PTMSI Jateng Dorong Pembinaan Tenis Meja Masif di Karanganyar Perbesar

WARTA NASIONAL – Pengurus Provinsi Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI) Jawa Tengah terus bergerak memperkuat pembinaan dan konsolidasi organisasi di daerah.

Kali ini, jajaran Pengprov PTMSI Jateng melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Karanganyar, pada Sabtu (22/8/2026).

Kunjungan tersebut menjadi momentum mempererat silaturahmi dengan jajaran PTMSI Kabupaten Karanganyar sekaligus membangun sinergi dengan organisasi olahraga disabilitas National Paralympic Committee Indonesia (NPCI).

Rombongan Pengprov PTMSI Jateng juga menyempatkan diri meninjau pelaksanaan Peparpeda 2026 sebelum melanjutkan agenda pertemuan di Rumah Dinas Bupati Karanganyar.

Dalam pertemuan tersebut, jajaran PTMSI Jateng berdiskusi langsung dengan Bupati Karanganyar Rober Christanto yang juga dipercaya sebagai Ketua PTMSI Kabupaten Karanganyar.

Ketua Pengprov PTMSI Jawa Tengah, Brigjen Pol. (Purn.) Drs. Lukas Arry Dwiko Utomo, CRP., memberikan apresiasi terhadap pola pembinaan yang dikembangkan PTMSI Karanganyar.

Menurutnya, upaya menghidupkan PTM hingga tingkat RT, RW, desa/kelurahan dan kecamatan merupakan langkah strategis untuk memperluas basis pembinaan atlet.

“Strategi ini menjadi model ideal dalam memasyarakatkan olahraga tenis meja secara nyata. Jika pola ini diterapkan di seluruh 35 kabupaten/kota se-Jawa Tengah, peluang lahirnya bibit-bibit atlet berprestasi akan semakin terbuka lebar,” kata Lukas.

Tidak hanya memperluas pembinaan, PTMSI Jateng juga mendorong seluruh pengurus kabupaten/kota membangun sistem pendataan atlet yang terintegrasi dan terus diperbarui.

Pendataan dilakukan berdasarkan kelompok umur, mulai KU 11 tahun, KU 13 tahun, KU 15 tahun, KU 17 tahun hingga kategori dewasa.

Lukas menilai, keberadaan data yang akurat akan memudahkan organisasi dalam memantau perkembangan atlet sekaligus menyusun program pembinaan dan seleksi secara objektif.

“Data ini akan menjadi basis pembinaan dan seleksi atlet terukur untuk mewakili Provinsi Jawa Tengah di ajang regional maupun nasional,” ujarnya.

Dengan demikian, pembinaan atlet tidak hanya berjalan berdasarkan pengamatan sesaat, tetapi dapat dilakukan secara berkelanjutan berdasarkan rekam perkembangan masing-masing atlet.

Bupati Karanganyar Rober Christanto menyambut baik perhatian Pengprov PTMSI Jateng terhadap perkembangan tenis meja di wilayahnya.

Pemerintah Kabupaten Karanganyar, kata Rober, memiliki komitmen untuk terus memberikan ruang bagi perkembangan olahraga, termasuk tenis meja.

Salah satu upaya yang dilakukan adalah memanfaatkan bekas kantor pemerintahan sebagai pusat latihan dan pembinaan atlet tenis meja lokal.

“Untuk menjaga antusiasme masyarakat, Pemerintah Kabupaten Karanganyar dan PTMSI daerah terus menggalakkan turnamen serta ajang silaturahmi antar-PTM di tingkat kecamatan dan desa,” ujar Rober.

Kedekatan Rober dengan komunitas tenis meja juga terlihat dari kebiasaannya membawa bet tenis meja di mobil dinas. Saat berkunjung ke sejumlah lapangan, ia tidak jarang menyempatkan diri bermain dan berinteraksi langsung dengan masyarakat.

Kunjungan ke Karanganyar menegaskan komitmen Pengprov PTMSI Jateng untuk tidak hanya berkonsentrasi pada kompetisi, tetapi juga membangun fondasi pembinaan dari tingkat paling bawah.

Sinergi dengan pemerintah daerah, PTM, pelatih, komunitas serta organisasi olahraga disabilitas menjadi bagian penting dalam membangun ekosistem tenis meja yang inklusif dan berkelanjutan.

Melalui pembinaan berbasis grassroots, pendataan atlet yang terintegrasi serta peningkatan kualitas kompetisi di daerah, PTMSI Jateng berharap semakin banyak potensi atlet yang dapat ditemukan dan dikembangkan.

Kunjungan tersebut sekaligus menjadi suntikan semangat bagi pengurus, pelatih, atlet dan para pegiat tenis meja di Karanganyar untuk bersama-sama membawa prestasi tenis meja Jawa Tengah semakin diperhitungkan di tingkat nasional.***

Baca Lainnya

PTMSI Jateng dan Udinus Matangkan Persiapan POPDA, GOR Satria Siap Digunakan

18 Agustus 2026 - 19:04 WIB

PTMSI Jateng dan Udinus Matangkan Persiapan POPDA, GOR Satria Siap Digunakan

PTMSI Jateng Tiada Henti Perkuat Pembinaan Atlet Tenis Meja di Jawa Tengah

18 Agustus 2026 - 07:40 WIB

Muskablub PTMSI Pemalang, Pengprov PTMSI Jateng Tekankan Sinergi untuk Tingkatkan Prestasi Atlet

15 Agustus 2026 - 18:51 WIB

Ketum PTMSI Jateng melalui Binpres Perkuat Sinergi Pembinaan di Blora

15 Agustus 2026 - 11:46 WIB

Ketum PTMSI Jateng Lukas Arry Dwiko Utomo Dorong Prestasi Atlet Tenis Meja Pati

15 Agustus 2026 - 10:28 WIB

Trending di Olahraga