Menu

Mode Gelap
DA Peduli dan Golkar Pemalang Salurkan 318.500 Liter Air Bersih untuk Warga Pulosari, Bantarbolang dan Belik PTMSI Jateng dan Udinus Matangkan Persiapan POPDA, GOR Satria Siap Digunakan PTMSI Jateng Tiada Henti Perkuat Pembinaan Atlet Tenis Meja di Jawa Tengah HUT RI ke-81, Pertamina Patra Niaga Gelar Tebus Murah Sembako di 7 SPBU Jateng-DIY Pimpin Upacara HUT ke-81 RI, Muh Haris Ajak Masyarakat Siapkan Generasi Indonesia Emas 2045 600 Kader PDI Perjuangan Petarukan Dilantik Jadi Pengurus Ranting dan Anak Ranting

Nasional

BRI Imbau Nasabah Waspada Modus Penipuan File .APK di WhatsApp Jelang Libur Lebaran 2026

badge-check


					Jelang Lebaran, BRI Ingatkan Nasabah Waspada Modus Penipuan File .APK Perbesar

Jelang Lebaran, BRI Ingatkan Nasabah Waspada Modus Penipuan File .APK

WARTA NASIONAL – Menjelang periode libur Lebaran, aktivitas komunikasi dan transaksi digital masyarakat biasanya mengalami peningkatan. Mengantisipasi potensi kejahatan siber, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI mengimbau nasabah untuk meningkatkan kewaspadaan, khususnya terhadap pesan mencurigakan yang disertai lampiran file berformat .APK dari sumber tidak dikenal.

Modus penipuan ini umumnya diawali dengan pengiriman pesan melalui aplikasi perpesanan seperti WhatsApp oleh oknum yang mengaku berasal dari instansi tertentu.

Pesan tersebut biasanya disertai narasi meyakinkan serta lampiran file .APK yang diklaim sebagai undangan digital, surat layanan perpajakan, resi pengiriman paket, atau dokumen penting lainnya.

Padahal, ketika file tersebut diunduh dan diinstal, aplikasi tersebut dapat menjadi pintu masuk program berbahaya (malware) yang dirancang untuk mencuri data, merusak sistem, hingga mengambil alih kendali perangkat tanpa sepengetahuan pengguna.

Direktur Information Technology BRI, Saladin Dharma Nugraha Effendi menjelaskan bahwa pola kejahatan digital terus berkembang sehingga membutuhkan kewaspadaan yang lebih tinggi dari masyarakat.

“Perseroan terus menyempurnakan kapabilitas pengamanan layanan digital agar tetap adaptif terhadap dinamika ancaman. Penguatan pengamanan dilakukan secara berkelanjutan untuk melindungi data serta akses transaksi nasabah. Keamanan dan kenyamanan nasabah menjadi perhatian yang dijalankan secara konsisten,” ujarnya.

Jelang Lebaran, BRI Ingatkan Nasabah Waspada Modus Penipuan File .APK

Jelang Lebaran, BRI Ingatkan Nasabah Waspada Modus Penipuan File .APK

BRI mengingatkan nasabah untuk tidak sembarangan mengklik, mengunduh, atau menginstal aplikasi dari sumber yang tidak tepercaya. Nasabah juga diminta tidak meneruskan pesan, file, maupun tautan yang mencurigakan kepada pihak lain.

Jika menerima pesan dengan nada mendesak, menawarkan hadiah, meminta pembaruan atau verifikasi data, atau menyertakan lampiran dari nomor tidak dikenal meskipun mengatasnamakan bank maupun layanan penting lainnya, masyarakat diminta melakukan verifikasi terlebih dahulu terhadap kebenaran informasi tersebut.

Selain itu, BRI juga menyarankan nasabah untuk mengaktifkan fitur keamanan tambahan seperti Two-Factor Authentication (2FA) guna memberikan perlindungan ekstra terhadap akses layanan digital.

Apabila nasabah terlanjur mengunduh atau memasang file .APK yang mencurigakan, langkah pertama yang perlu dilakukan adalah mematikan koneksi internet baik data seluler maupun Wi-Fi, kemudian segera menghapus aplikasi tersebut dari perangkat.

Nasabah juga disarankan untuk mengganti username, PIN, dan password akun **BRImo maupun email yang terhubung, serta melakukan reset setelan pabrik pada perangkat untuk memastikan tidak ada aplikasi berbahaya yang tersisa. Selain itu, nomor pengirim yang terindikasi penipuan sebaiknya segera diblokir.

Jika ditemukan aktivitas transaksi yang mencurigakan, nasabah dapat segera menghubungi Contact BRI di 1500017 untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

“BRI menekankan pentingnya kehati-hatian dalam menyaring informasi, terutama pesan yang disertai file atau tautan dari sumber tidak dikenal. Pengenalan indikasi ancaman sejak awal menjadi langkah penting untuk mencegah akses tidak sah terhadap data nasabah. Kolaborasi antara BRI dan nasabah menjadi fondasi dalam membangun ekosistem digital yang aman dan nyaman,” pungkas Saladin.***

Baca Lainnya

KPK Beberkan Peran Gus Haris, Orang Kepercayaan Bupati Pemalang Anom Widiyantoro

30 Juli 2026 - 21:45 WIB

Kolase - Mohamad Haris alias Gus Haris, Orang Kepercayaan Bupati Pemalang Anom Widiyantoro yang Jadi Tersangka KPK

Bupati Pemalang Anom Widiyantoro Peras ASN dan Rekanan Rp1,98 Miliar, Sebagian Uang untuk Urus Perkara di KPK

30 Juli 2026 - 19:57 WIB

Bupati Pemalang Anom Widiyantoro Peras ASN dan Rekanan Rp1,98 Miliar, Sebagian Uang untuk Urus Perkara di KPK

AJI Desak Prabowo Minta Maaf Usai Sebut Wartawan dan Jurnalis ‘Londo Ireng’

25 Juli 2026 - 15:41 WIB

Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pidato pada Puncak Hari Lahir ke-28 Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) di Jakarta, Kamis (23/7).

PWI Pusat Minta Hotman Paris Minta Maaf kepada Wartawan, Dinilai Rendahkan Profesi Pers

19 Juli 2026 - 12:26 WIB

Ketua Umum PWI Pusat Akhmad Munir didampingi Ketua Dewan Kehormatan PWI Pusat Atal S. Depari, Wakil Ketua DK PWI Pusat Herbert Timbo P. Siahaan, dan Sekjen PWI Pusat Marthen Selamet Susanto.

PGN Siap Jalankan Kebijakan Pemerintah, Harga LNG Industri Turun Jadi US$13 per MMBTU

29 Juni 2026 - 17:56 WIB

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, usai menghadiri rapat di Gedung DPR RI, Jakarta, Senin (29/6/2026).
Trending di Nasional