Menu

Mode Gelap
Harpelnas 2026, Dirut Perumda Tirta Mulia Pemalang Turun Langsung Temui Pelanggan dari Rumah ke Rumah Sekda Pemalang Soroti Anggaran Perubahan 2026, OPD Diminta Utamakan Program Berdampak Menjaga Denyut Ekonomi Pesisir Pemalang, BRILink Dekatkan Layanan Keuangan di TPI Tanjungsari Semarak Hari Pelanggan Nasional 2026, BRI Unit Taman Hadirkan Pelayanan Bernuansa Budaya Masa Pengabdian Berakhir, KKN MIT Ke-22 Posko 103 Resmi Ditarik dari Desa Karangrowo POPDA Jateng 2026 Cabor Tenis Meja Resmi Dibuka, PTMSI Dorong Lahirnya Atlet Muda Berprestasi

Nasional

Didukung Teknologi Digital, Pegadaian Perkuat Posisi sebagai Bank Emas Pertama

badge-check


					Didukung Teknologi Digital, Pegadaian Perkuat Posisi sebagai Bank Emas Pertama Perbesar

Didukung Teknologi Digital, Pegadaian Perkuat Posisi sebagai Bank Emas Pertama

WARTA NASIONAL – PT Pegadaian semakin mempertegas perannya sebagai pelopor layanan Bank Emas di Indonesia.

Penguatan ekosistem bullion yang tengah didorong pemerintah melalui program strategis nasional menjadi momentum penting bagi Pegadaian untuk memperluas layanan investasi emas kepada masyarakat.

Pengalaman panjang selama lebih dari satu abad menjadi modal utama Pegadaian dalam membangun bisnis emas nasional. Jauh sebelum konsep bullion atau Bank Emas populer di Indonesia, Pegadaian telah menghadirkan berbagai layanan investasi emas yang mudah diakses masyarakat.

Transformasi perusahaan juga terlihat dari perubahan fokus bisnis yang kini tidak hanya identik dengan layanan gadai.

Pegadaian berkembang menjadi pusat layanan investasi emas terintegrasi melalui berbagai produk seperti Tabungan Emas, Cicil Emas, Deposito Emas, Gadai Emas hingga penjualan emas fisik melalui anak usahanya, PT Pegadaian Galeri 24.

Kehadiran produk Tabungan Emas menjadi salah satu inovasi yang dinilai berhasil meningkatkan minat investasi masyarakat. Dengan nominal mulai Rp10 ribu, masyarakat kini dapat menabung emas secara mudah dan bertahap melalui layanan digital maupun outlet Pegadaian.

Situasi ekonomi global yang masih penuh ketidakpastian turut meningkatkan minat masyarakat terhadap investasi emas sebagai aset lindung nilai atau *safe haven*. Kondisi tersebut berdampak pada meningkatnya transaksi produk emas Pegadaian dalam beberapa tahun terakhir.

Sebagai institusi keuangan dengan layanan Bank Emas terlengkap di Indonesia, Pegadaian menghadirkan sejumlah layanan unggulan, di antaranya Deposito Emas, Pinjaman Modal Kerja Emas, Jasa Titipan Emas Korporasi, hingga layanan perdagangan emas fisik bersertifikat.

Direktur Utama PT Pegadaian, Damar Latri Setiawan, mengatakan performa bisnis emas Pegadaian terus menunjukkan pertumbuhan positif.

Menurutnya, hingga April 2026 total kelolaan ekosistem emas Pegadaian telah mencapai sekitar 145 ton. Sementara itu, kelolaan Tabungan Emas tercatat lebih dari 20 ton dengan nilai mencapai lebih dari Rp51 triliun.

Selain itu, produk Cicilan Emas juga mengalami pertumbuhan signifikan dengan outstanding loan mencapai Rp13,85 triliun atau tumbuh 152,79 persen secara tahunan.

Di wilayah Jawa Tengah, Pemimpin Wilayah PT Pegadaian Kanwil XI Semarang, M. Aries Aviani Nugroho, menyampaikan bahwa Pegadaian terus memperkuat layanan investasi emas sekaligus memperluas digitalisasi layanan keuangan kepada masyarakat.

Ia menegaskan, Pegadaian kini hadir bukan hanya sebagai lembaga pembiayaan, tetapi juga sebagai bagian dari penguatan literasi investasi dan ekonomi masyarakat melalui layanan berbasis emas.

Selain memiliki lebih dari 4.000 outlet di seluruh Indonesia, Pegadaian juga diperkuat fasilitas penyimpanan emas berstandar internasional dan sistem pencatatan aset dengan jaminan underlying asset 1:1.

Pengembangan layanan digital dilakukan melalui aplikasi Tring! by Pegadaian yang memudahkan masyarakat mengakses berbagai layanan investasi dan transaksi emas secara praktis dalam satu platform.

Melalui penguatan layanan Bank Emas tersebut, Pegadaian optimistis mampu mendukung agenda hilirisasi pemerintah sekaligus memperkuat ekosistem investasi emas nasional demi mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia.***

Baca Lainnya

KPK Periksa Sekda dan Kadis PUPR Pemalang sebagai Saksi Kasus Anom Widiyantoro

21 Agustus 2026 - 20:21 WIB

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pemalang Bagus Sutopo

KPK Beberkan Peran Gus Haris, Orang Kepercayaan Bupati Pemalang Anom Widiyantoro

30 Juli 2026 - 21:45 WIB

Kolase - Mohamad Haris alias Gus Haris, Orang Kepercayaan Bupati Pemalang Anom Widiyantoro yang Jadi Tersangka KPK

Bupati Pemalang Anom Widiyantoro Peras ASN dan Rekanan Rp1,98 Miliar, Sebagian Uang untuk Urus Perkara di KPK

30 Juli 2026 - 19:57 WIB

Bupati Pemalang Anom Widiyantoro Peras ASN dan Rekanan Rp1,98 Miliar, Sebagian Uang untuk Urus Perkara di KPK

AJI Desak Prabowo Minta Maaf Usai Sebut Wartawan dan Jurnalis ‘Londo Ireng’

25 Juli 2026 - 15:41 WIB

Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pidato pada Puncak Hari Lahir ke-28 Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) di Jakarta, Kamis (23/7).

PWI Pusat Minta Hotman Paris Minta Maaf kepada Wartawan, Dinilai Rendahkan Profesi Pers

19 Juli 2026 - 12:26 WIB

Ketua Umum PWI Pusat Akhmad Munir didampingi Ketua Dewan Kehormatan PWI Pusat Atal S. Depari, Wakil Ketua DK PWI Pusat Herbert Timbo P. Siahaan, dan Sekjen PWI Pusat Marthen Selamet Susanto.
Trending di Nasional