Menu

Mode Gelap
FDK UIN Walisongo Bahas Ketahanan Keluarga Menuju Indonesia Emas 2045 Perumda Tirta Mulia Pemalang Perbaiki Pipa Bocor di Sirandu, Ini Wilayah Terdampak Pemilu: Dari Partisipatif Menuju Pragmatis, Benarkah ‘Ora Ono Duit Ora Nyoblos’? Kasus Anom Widiyantoro, KPK Panggil Mantan Kadisdikpora Supa’at dan Eks Dirut Perumda Tirta Mulia Slamet Efendi INFO LOKER! Kospin Jasa Buka Lowongan Kerja Kasir Keliling, Penempatan Pemalang dan Sekitarnya Harpelnas 2026, Dirut Perumda Tirta Mulia Pemalang Turun Langsung Temui Pelanggan dari Rumah ke Rumah

Pendidikan

Tak Semua Orang Harus Jadi Penulis, Agus Mulyadi: Setidaknya Semua Orang Bisa Menulis

badge-check


					Talkshow Kepenulisan special Road to Comfest X yang diadakan oleh Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Komunikasi Penyiaran Islam (KPI) Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Walisongo Semaran Perbesar

Talkshow Kepenulisan special Road to Comfest X yang diadakan oleh Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Komunikasi Penyiaran Islam (KPI) Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Walisongo Semaran

WARTA NASIONAL – Blogger dan Penulis Novel terkenal Seni Memahami Kekasih Agus Mulyadi, atau yang lebih dikenal sapaan akrabnya Agus Magelangan, menjadi pemateri dalam Talkshow Kepenulisan special Road to Comfest X yang diadakan oleh Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Komunikasi Penyiaran Islam (KPI) Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Walisongo Semarang, pada Kamis (08/05/025).

Pada kesempatan yang diberikan, ia menyampaikan tentang menulis merupakan skill yang ringan dan menyenangkan. Menulis dapat digunakan untuk apa saja, seperti: menulis untuk dakwah, menulis untuk kampanye, edukasi, membujuk, dan masih banyak lagi. Skill menulis akan selalu menjadi aktivitas yang penting dalam perkembangan zaman.

“Karena menulis itu membutuhkan kepiawaian, jam terbang, dan membutuhkan ketekunan”, jelasnya.

Aktif menulis sejak tahun 2009, baik di blog serta berbagai media online dan cetak, ia juga menyampaikan ketika tulisan kita ingin dibaca oleh banyak orang, maka kita harus membuat tulisan yang bagus pada paragraf pertama.

“Paragraf pertama akan selalu menjadi nyawa dalam sebuah tulisan”, tambahnya.

Tak lupa ia juga membagikan tips apa saja yang bisa kita jadikan bahan untuk menulis:

1. Merespon sebuah isu atau mengomentari sesuatu yang sedang hangat dibicarakan, bisa dalam bentuk membantah atau mendukung.
2. Kegelisahan akan sesuatu yang dirasa perlu untuk disampaikan.
3. Momentum atau peristiwa apa saja yang kebetulan diketahui dan didokumentasikan.
4. Pengetahuan yang perlu diketahui oleh banyak orang, meskipun itu hal pengetahuan yang remeh.

Lanjutnya, ia menambahkan bahwasanya kita bisa menggunakan cerita keseharian sebagai bahan tulisan kita. Pengandaian akan memberikan kita akses eksplorasi pikiran yang tidak terbatas.

“Karena semua orang memiliki kegelisahan yang bisa dituangkan dalam sebuah tulisan”, tuturnya.

Mahasiswa Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam, Nuril Baiti Amiliah menyampaikan kesannya mengikuti Talkshow Kepenulisan ini.

“Senang sekali bisa mengikuti Talkshow ini, banyak ilmu yang bisa di dapat untuk jadi motivasi buat menulis. Apalagi pematerinya asik dan ngga bikin bosen, mantap banget!”, ujarnya.

Selain itu, salah satu mahasiswa Fakultas Dakwah dan Komunikasi, Alya Mahda turut menyampaikan kesannya mengikuti Talkshow Kepenulisan ini.

“Pematerinya asik, ngga buat bosen. Saya menemukan insight luar biasa tentang menulis, branding diri lewat tulisan, dan masih banyak lagi”, ucapnya.

Agus menutup materinya dengan memberikan pesan kepada para peserta Talkshow.

“Tulisan yang baik itu adalah tulisan yang selesai. Dan setiap tulisan itu layak untuk mendapatkan pasarnya masing-masing,” pungkasnya.***

Baca Lainnya

FDK UIN Walisongo Bahas Ketahanan Keluarga Menuju Indonesia Emas 2045

15 September 2026 - 11:37 WIB

Masa Pengabdian Berakhir, KKN MIT Ke-22 Posko 103 Resmi Ditarik dari Desa Karangrowo

3 September 2026 - 15:25 WIB

211 Wisudawan INSIP Pemalang Resmi Sandang Gelar Sarjana, Nurkholes: Wisuda Bukan Akhir Perjalanan

30 Agustus 2026 - 09:36 WIB

211 Wisudawan INSIP Pemalang Resmi Sandang Gelar Sarjana, Nurkholes: Wisuda Bukan Akhir Perjalanan

Mahasiswa KKN MIT ke-22 UIN Walisongo Sosialisasikan Cara Cuci Tangan yang Benar di SDN 02 Ngrapah

21 Agustus 2026 - 20:03 WIB

Mahasiswa KKN MIT ke-22 UIN Walisongo Sosialisasikan Cara Cuci Tangan yang Benar di SDN 02 Ngrapah

KKN UIN Sunan Kalijaga dan Ombah Indonesia Gelar Workshop Budidaya Maggot untuk Pengelolaan Sampah Berkelanjutan di Cirebon

3 Agustus 2026 - 11:46 WIB

KKN UIN Sunan Kalijaga dan Ombah Indonesia Gelar Workshop Budidaya Maggot untuk Pengelolaan Sampah Berkelanjutan di Cirebon
Trending di Pendidikan