Menu

Mode Gelap
Harpelnas 2026, Dirut Perumda Tirta Mulia Pemalang Turun Langsung Temui Pelanggan dari Rumah ke Rumah Sekda Pemalang Soroti Anggaran Perubahan 2026, OPD Diminta Utamakan Program Berdampak Menjaga Denyut Ekonomi Pesisir Pemalang, BRILink Dekatkan Layanan Keuangan di TPI Tanjungsari Semarak Hari Pelanggan Nasional 2026, BRI Unit Taman Hadirkan Pelayanan Bernuansa Budaya Masa Pengabdian Berakhir, KKN MIT Ke-22 Posko 103 Resmi Ditarik dari Desa Karangrowo POPDA Jateng 2026 Cabor Tenis Meja Resmi Dibuka, PTMSI Dorong Lahirnya Atlet Muda Berprestasi

Daerah

Pemkab Pemalang Pastikan Distribusi Air Bersih ke Wilayah Selatan Berjalan Tepat Sasaran

badge-check


					Pemkab Pemalang Pastikan Distribusi Air Bersih ke Wilayah Selatan Berjalan Tepat Sasaran Perbesar

Pemkab Pemalang Pastikan Distribusi Air Bersih ke Wilayah Selatan Berjalan Tepat Sasaran

WARTA NASIONAL — Pemerintah Kabupaten Pemalang melalui BPBD melakukan monitoring dan evaluasi penyaluran bantuan air bersih di wilayah selatan, Rabu (15/7/2026).

Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan bantuan menjangkau masyarakat yang terdampak kekeringan.

Monitoring dipimpin Kepala Pelaksana BPBD Pemalang Agus Ikmaludin bersama Camat Belik Slamet Edy Riyanto dan Camat Pulosari Seno Aji. Peninjauan dilakukan di Dusun Kranjan, Desa Belik, Kecamatan Belik, serta Desa Batursari, Kecamatan Pulosari.

Agus mengatakan distribusi air bersih sejauh ini berjalan lancar dan mampu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat.

“Alhamdulillah distribusi berjalan dengan baik. Mudah-mudahan kebutuhan dasar masyarakat, seperti untuk minum, memasak, mandi, dan keperluan sehari-hari dapat terpenuhi,” ujarnya.

Ia mengimbau masyarakat menggunakan air secara bijaksana selama musim kemarau. Warga yang masih membutuhkan bantuan dapat mengajukan melalui kepala dusun, pemerintah desa dan kecamatan untuk kemudian diverifikasi BPBD.

Camat Belik Slamet Edy Riyanto menyebut dua desa, yakni Gombong dan Belik, telah terdampak kekeringan. Menurutnya, kondisi tersebut berpotensi meluas karena puncak musim kemarau diperkirakan terjadi Agustus hingga Oktober.

“Kami berharap bantuan dropping air bersih dapat terus ditingkatkan. Seluruh bantuan dari berbagai pihak juga perlu dikoordinasikan melalui BPBD agar distribusinya merata,” katanya.

Sementara itu, Camat Pulosari Seno Aji mengatakan kekeringan di wilayahnya mulai dirasakan sejak Mei 2026. Saat ini terdapat 67 titik terdampak di sembilan desa yang secara rutin mendapat distribusi air bersih.

“Dua unit truk tangki BPBD disiagakan di Kecamatan Pulosari dan setiap hari melaksanakan dropping sesuai jadwal ke 67 titik tersebut,” ujarnya.

Selain BPBD, distribusi air juga mendapat dukungan PMI, organisasi kemasyarakatan dan relawan. Pemkab Pemalang juga telah membantu penyediaan sarana air bersih melalui program Belik Welas Asih berupa 2.000 meter pipa dan dua tandon berkapasitas 5.000 liter untuk masyarakat di Jurangmangu dan Gunungsari.

Baca Lainnya

Sekda Pemalang Soroti Anggaran Perubahan 2026, OPD Diminta Utamakan Program Berdampak

7 September 2026 - 12:37 WIB

Semarak Hari Pelanggan Nasional 2026, BRI Unit Taman Hadirkan Pelayanan Bernuansa Budaya

4 September 2026 - 15:02 WIB

Semarak Hari Pelanggan Nasional 2026, BRI Unit Taman Hadirkan Pelayanan Bernuansa Budaya

Wakil Ketua DPRD Pemalang Aris Ismail Soroti Keluhan Atlet POPDA, Minta Hak Peserta Dipastikan

2 September 2026 - 14:44 WIB

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pemalang H. Aris Ismail, SAP

Pilkades Danasari 2026: Lima Bakal Calon Sudah Serahkan Berkas Pendaftaran

1 September 2026 - 20:05 WIB

Ratusan Warga Wanarejan Selatan Ikuti Jalan Sehat HUT ke-81 RI, Ini Pesan Plt Bupati Pemalang

30 Agustus 2026 - 15:10 WIB

Trending di Daerah