WARTA NASIONAL — Pemerintah Kabupaten Pemalang melalui BPBD melakukan monitoring dan evaluasi penyaluran bantuan air bersih di wilayah selatan, Rabu (15/7/2026).
Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan bantuan menjangkau masyarakat yang terdampak kekeringan.
Monitoring dipimpin Kepala Pelaksana BPBD Pemalang Agus Ikmaludin bersama Camat Belik Slamet Edy Riyanto dan Camat Pulosari Seno Aji. Peninjauan dilakukan di Dusun Kranjan, Desa Belik, Kecamatan Belik, serta Desa Batursari, Kecamatan Pulosari.
Agus mengatakan distribusi air bersih sejauh ini berjalan lancar dan mampu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat.
“Alhamdulillah distribusi berjalan dengan baik. Mudah-mudahan kebutuhan dasar masyarakat, seperti untuk minum, memasak, mandi, dan keperluan sehari-hari dapat terpenuhi,” ujarnya.
Ia mengimbau masyarakat menggunakan air secara bijaksana selama musim kemarau. Warga yang masih membutuhkan bantuan dapat mengajukan melalui kepala dusun, pemerintah desa dan kecamatan untuk kemudian diverifikasi BPBD.
Camat Belik Slamet Edy Riyanto menyebut dua desa, yakni Gombong dan Belik, telah terdampak kekeringan. Menurutnya, kondisi tersebut berpotensi meluas karena puncak musim kemarau diperkirakan terjadi Agustus hingga Oktober.
“Kami berharap bantuan dropping air bersih dapat terus ditingkatkan. Seluruh bantuan dari berbagai pihak juga perlu dikoordinasikan melalui BPBD agar distribusinya merata,” katanya.
Sementara itu, Camat Pulosari Seno Aji mengatakan kekeringan di wilayahnya mulai dirasakan sejak Mei 2026. Saat ini terdapat 67 titik terdampak di sembilan desa yang secara rutin mendapat distribusi air bersih.
“Dua unit truk tangki BPBD disiagakan di Kecamatan Pulosari dan setiap hari melaksanakan dropping sesuai jadwal ke 67 titik tersebut,” ujarnya.
Selain BPBD, distribusi air juga mendapat dukungan PMI, organisasi kemasyarakatan dan relawan. Pemkab Pemalang juga telah membantu penyediaan sarana air bersih melalui program Belik Welas Asih berupa 2.000 meter pipa dan dua tandon berkapasitas 5.000 liter untuk masyarakat di Jurangmangu dan Gunungsari.













