Menu

Mode Gelap
Fahmidh Dhuha Tinjau Pembangunan Bendungan Irigasi di Dusun Bungin Danasari, Solusi Atasi Air Laut Masuk Sawah Pegadaian Kanwil XI Semarang dan TP PKK Jateng Teken MoU, Dorong Literasi Keuangan dan Sampah Jadi Emas BRI Peduli Aspal Jalan Dusun Benteng Desa Wanarata, Dukung Akses dan Aktivitas Warga Bantarbolang BRI Cabang Pemalang Realisasikan Pembangunan Ruang Kelas untuk MDA Walisongo Kebongede BRI Peduli Hadir di Desa Pakembaran, Halaman MDA Rodliyatul Uqul Kini Lebih Aman dan Nyaman GRIB Jaya Ancam Demo Besar dan Lapor Kejari Soal Tender RSUD Randudongkal

Daerah

Mohammad Saleh Minta Pemda Antisipasi Inflasi Usai Kenaikan BBM Non-Subsidi

badge-check


					Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh Perbesar

Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh

WARTA NASIONAL – Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh, mengingatkan pemerintah daerah (pemda) untuk segera mengambil langkah antisipatif menyusul kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) non-subsidi yang mulai diberlakukan pada Juni 2026.

Menurutnya, kenaikan harga BBM berpotensi mendorong meningkatnya biaya transportasi dan distribusi barang sehingga dapat berdampak pada kenaikan harga sejumlah kebutuhan pokok di masyarakat.

“Pemerintah daerah harus bergerak cepat mengantisipasi dampak kenaikan BBM agar tidak memicu inflasi yang tinggi dan mengurangi daya beli masyarakat,” ujar Saleh di Semarang.

Ia menjelaskan, kenaikan harga BBM umumnya akan berdampak pada sektor logistik yang menjadi penopang distribusi barang dan jasa. Jika biaya distribusi meningkat, maka harga komoditas di tingkat konsumen berpotensi ikut mengalami kenaikan.

Berdasarkan kebijakan terbaru yang berlaku mulai 10 Juni 2026, harga Pertamax (RON 92) ditetapkan menjadi Rp16.250 per liter dari sebelumnya Rp12.300 per liter. Sementara Pertamax Green 95 naik menjadi Rp17.000 per liter dari Rp12.900 per liter.

Saleh menilai kondisi tersebut perlu mendapat perhatian serius dari pemerintah daerah melalui pengawasan harga secara intensif di pasar-pasar tradisional maupun pusat distribusi pangan.

Selain itu, ia mendorong pemerintah daerah memperkuat program pengendalian inflasi melalui operasi pasar, pasar murah, serta menjaga kelancaran distribusi komoditas strategis agar pasokan tetap tersedia dan harga tidak melonjak.

“Stabilitas harga harus menjadi prioritas. Jangan sampai masyarakat menghadapi beban ganda akibat kenaikan biaya transportasi dan naiknya harga kebutuhan pokok,” katanya.

Ia juga meminta Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota meningkatkan koordinasi dan melakukan pemantauan secara berkala terhadap perkembangan harga barang di lapangan.

Menurut Saleh, keberhasilan menjaga inflasi akan berpengaruh langsung terhadap kondisi ekonomi masyarakat, terutama kelompok berpenghasilan rendah yang paling rentan terdampak kenaikan harga.

“Pengendalian inflasi membutuhkan kerja sama seluruh pihak. Pemerintah daerah harus memastikan kebutuhan masyarakat tetap terjangkau meski terjadi kenaikan harga BBM,” pungkasnya.***

Baca Lainnya

Fahmidh Dhuha Tinjau Pembangunan Bendungan Irigasi di Dusun Bungin Danasari, Solusi Atasi Air Laut Masuk Sawah

20 Juli 2026 - 15:04 WIB

Anggota DPRD Kabupaten Pemalang, Fahmidh Dhuha, SM., MM., meninjau langsung pembangunan bendungan untuk irigasi di Dusun Bungin, Desa Danasari, Kabupaten Pemalang, pada Senin (20/7/2026).

Pegadaian Kanwil XI Semarang dan TP PKK Jateng Teken MoU, Dorong Literasi Keuangan dan Sampah Jadi Emas

20 Juli 2026 - 12:49 WIB

Pegadaian Kanwil XI Semarang dan TP PKK Jateng Teken MoU, Dorong Literasi Keuangan dan Sampah Jadi Emas

BRI Peduli Aspal Jalan Dusun Benteng Desa Wanarata, Dukung Akses dan Aktivitas Warga Bantarbolang

20 Juli 2026 - 12:40 WIB

penyerahan simbolis yang dilakukan oleh Rahman Hakim selaku Supervisor Penunjang Operasional (SPO) BRI Cabang Pemalang kepada Kepala Desa Wanarata, Elok Rakhmawati, SE pada Senin (29/6/2026).

BRI Cabang Pemalang Realisasikan Pembangunan Ruang Kelas untuk MDA Walisongo Kebongede

20 Juli 2026 - 12:36 WIB

Penyerahan secara simbolis bantuan program tersebut dilakukan oleh Rahman Hakim selaku Supervisor Penunjang Operasional (SPO) BRI Cabang Pemalang kepada Kepala MDA Walisongo Desa Kebongede, Mustofa pada Senin (29/6/2026).

BRI Peduli Hadir di Desa Pakembaran, Halaman MDA Rodliyatul Uqul Kini Lebih Aman dan Nyaman

20 Juli 2026 - 12:22 WIB

Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh Rahman Hakim selaku Supervisor Penunjang Operasional (SPO) BRI Branch Office Pemalang kepada Kepala MDA Rodliyatul Uqul, Sokhekhudin, pada Senin (29/6/2026).
Trending di Daerah