Menu ✖

Mode Gelap
Ketua Golkar Jateng Soroti Riset CELIOS, Tegaskan Pentingnya Penilaian Berimbang Senator Abdul Kholik Serap Aspirasi Mahasiswa IVET Semarang, Dorong Penguatan Pertanian dan Maritim Aris Ismail Apresiasi Langkah KPK, Dukung Pemalang Lebih Bersih dan Berkeadilan RTH Bumiayu Mangkrak, Di Mana Keseriusan Pemkab dan DPRD Brebes? Fraksi Golkar DPRD Pemalang Ikuti Rakornis Nasional 2026 di Bandung, Perkuat Konsolidasi Pemenangan Pemilu Datangi Keluarga Korban Bullying di Pemalang, MY Esti Wijayati Dorong RUU Sisdiknas Bakal Diperkuat

Pendidikan

Siswa SDN 01 Kebondalem Meninggal, Mendikdasmen Abdul Mu’ti Pastikan Kasus Ditindaklanjuti

badge-check


					Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Prof. Dr. Abdul Mu'ti, M.Ed. Perbesar

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Prof. Dr. Abdul Mu'ti, M.Ed.

WARTA NASIONAL — Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti menyatakan pihaknya tengah menelusuri kasus kematian siswa kelas 2 SD Negeri 01 Kebondalem, Kabupaten Pemalang, yang diduga berkaitan dengan perundungan oleh kakak kelas.

Abdul Mu’ti mengatakan, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) telah meminta laporan dari Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Jawa Tengah dan Dinas Pendidikan setempat untuk mendapatkan informasi secara lengkap mengenai peristiwa tersebut.

“Kami akan tindaklanjuti, kami minta laporan dari BPMP Jawa Tengah dan juga dari Dinas Pendidikan setempat untuk bisa memberikan laporan yang lengkap,” kata Abdul Mu’ti kepada awak media, pada Jumat 2 Oktober 2026, kemarin.

Menurutnya, laporan secara menyeluruh diperlukan agar pemerintah dapat melihat kasus berdasarkan fakta yang objektif. Ia mengingatkan, informasi awal yang berkembang di lapangan belum tentu menggambarkan keseluruhan kondisi yang sebenarnya.

Karena itu, Kemendikdasmen akan melakukan pemantauan secara seksama dan menghindari kesimpulan terburu-buru. Sementara itu, kasus tersebut juga tengah ditangani dan diselidiki oleh aparat kepolisian bersama Pemerintah Kabupaten Pemalang.

Peristiwa tersebut melibatkan siswa berinisial MHA, berusia tujuh tahun. Sebelum meninggal dunia, korban disebut sempat mengeluhkan sakit pada bagian perut dan mengalami kesulitan berjalan.

Abdul Mu’ti menegaskan, perlindungan terhadap peserta didik merupakan bagian dari komitmen pemerintah sebagaimana diatur dalam Permendikdasmen Nomor 6 Tahun 2026. Satuan pendidikan diharapkan mampu menghadirkan lingkungan yang aman, baik secara fisik, sosial, digital maupun spiritual.

“Intinya begini, kami berkomitmen sesuai dengan Permendikdasmen Nomor 6 Tahun 2026,” tegasnya.

Ia menambahkan, setiap dugaan kekerasan di lingkungan pendidikan harus ditangani melalui investigasi yang menyeluruh untuk mengetahui penyebab dan faktor yang melatarbelakanginya.

Penanganan juga harus dilakukan dengan pendekatan humanis serta tidak menggunakan hukuman fisik terhadap peserta didik.

Menurut Abdul Mu’ti, karakter dan kondisi psikologis setiap anak berbeda sehingga pendekatan pendidikan perlu disesuaikan dengan kebutuhan peserta didik.

Pencegahan kekerasan juga tidak dapat hanya dibebankan kepada sekolah, tetapi membutuhkan keterlibatan keluarga, masyarakat dan berbagai pemangku kepentingan.

“Kami memerlukan dukungan dari semua pihak untuk bagaimana menciptakan sekolah yang aman dan nyaman. Untuk kasus di Pemalang itu tadi nanti kami akan tindak lanjuti,” tutur Abdul Mu’ti.**

Baca Lainnya

Senator Abdul Kholik Serap Aspirasi Mahasiswa IVET Semarang, Dorong Penguatan Pertanian dan Maritim

14 Oktober 2026 - 21:26 WIB

Pemda Pemalang Diminta Bertanggung Jawab terhadap Perundungan di Sekolah

4 Oktober 2026 - 00:01 WIB

Ketua Yayasan Peduli Pendidikan Indonesia (YAPPENDI), Untung Budiarso

Yayasan Baitul Mal BRI Pemalang Salurkan Bantuan Perlengkapan Sekolah untuk 40 Siswa Kurang Mampu

1 Oktober 2026 - 13:25 WIB

USIP Jalin Kerja Sama dengan Pampanga State University Filipina di ASEAN Festival 2026

25 September 2026 - 19:49 WIB

USIP Jalin Kerja Sama dengan Batangas State University Filipina, Pertukaran Mahasiswa Dimulai 2027

24 September 2026 - 13:04 WIB

Trending di Pendidikan