Menu ✖

Mode Gelap
Ketua Golkar Jateng Soroti Riset CELIOS, Tegaskan Pentingnya Penilaian Berimbang Senator Abdul Kholik Serap Aspirasi Mahasiswa IVET Semarang, Dorong Penguatan Pertanian dan Maritim Aris Ismail Apresiasi Langkah KPK, Dukung Pemalang Lebih Bersih dan Berkeadilan RTH Bumiayu Mangkrak, Di Mana Keseriusan Pemkab dan DPRD Brebes? Fraksi Golkar DPRD Pemalang Ikuti Rakornis Nasional 2026 di Bandung, Perkuat Konsolidasi Pemenangan Pemilu Datangi Keluarga Korban Bullying di Pemalang, MY Esti Wijayati Dorong RUU Sisdiknas Bakal Diperkuat

Daerah

Duka Mendalam atas Kepergian MH, Ketua IKMAL JAYA Sampaikan Belasungkawa dan Soroti Dugaan Bullying

badge-check


					Ketua Umum IKMAL JAYA, Abdul Khalim Perbesar

Ketua Umum IKMAL JAYA, Abdul Khalim

WARTA NASIONAL — Kepergian MH (7), siswa kelas 2 SD asal Kelurahan Kebondalem, Kabupaten Pemalang, meninggalkan duka mendalam bagi keluarga dan masyarakat.

MH meninggal dunia pada Kamis (1/10/2026) setelah diduga menjadi korban kekerasan atau perundungan (bullying) oleh kakak kelasnya.

Ketua Umum Ikatan Masyarakat Pemalang (IKMAL JAYA), H. Abdul Khalim, turut menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya MH.

Ia menyebut peristiwa tersebut menjadi keprihatinan bersama, terlebih korban masih berusia tujuh tahun.

“Atas nama pribadi dan keluarga besar IKMAL JAYA, saya menyampaikan turut berbelasungkawa yang sedalam-dalamnya atas meninggalnya ananda MH. Semoga almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan serta ketabahan,” ujar Abdul Khalim.

Ia berharap dugaan peristiwa kekerasan atau perundungan yang dialami korban dapat ditangani secara serius dan objektif.

Menurutnya, setiap anak berhak mendapatkan perlindungan dan rasa aman, khususnya ketika berada di lingkungan pendidikan.

“Anak-anak harus mendapatkan rasa aman, baik di lingkungan sekolah maupun di lingkungan tempat tinggalnya. Kita tentu sangat prihatin jika ada anak yang harus kehilangan nyawa akibat dugaan tindakan kekerasan,” katanya.

Abdul Khalim juga mendorong agar seluruh pihak terkait dapat melakukan evaluasi terhadap upaya pencegahan kekerasan dan perundungan di lingkungan sekolah.

Peran orang tua, guru, sekolah, masyarakat dan pemerintah dinilai penting dalam menciptakan lingkungan yang aman bagi anak.

Ia menegaskan, penanganan kasus tersebut harus berdasarkan fakta dan ketentuan yang berlaku. Masyarakat juga diharapkan tidak mengambil kesimpulan sebelum proses pendalaman dilakukan oleh pihak berwenang.

“Harapan kami persoalan ini dapat diusut secara objektif dan transparan sesuai fakta. Yang terpenting, kepentingan terbaik bagi anak harus menjadi perhatian bersama,” tegasnya.

Abdul Khalim berharap tragedi yang menimpa MH menjadi momentum untuk memperkuat kepedulian dan perlindungan terhadap anak di Kabupaten Pemalang.

“Semoga ananda MH mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT. Untuk keluarga yang ditinggalkan, semoga diberikan ketabahan dan kekuatan. Dan semoga kejadian seperti ini tidak kembali terjadi,” pungkasnya.***

Baca Lainnya

Ketua Golkar Jateng Soroti Riset CELIOS, Tegaskan Pentingnya Penilaian Berimbang

14 Oktober 2026 - 21:47 WIB

Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh.

Aris Ismail Apresiasi Langkah KPK, Dukung Pemalang Lebih Bersih dan Berkeadilan

13 Oktober 2026 - 16:59 WIB

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pemalang, H Aris Ismail, SAP

Fraksi Golkar DPRD Pemalang Ikuti Rakornis Nasional 2026 di Bandung, Perkuat Konsolidasi Pemenangan Pemilu

12 Oktober 2026 - 15:41 WIB

Datangi Keluarga Korban Bullying di Pemalang, MY Esti Wijayati Dorong RUU Sisdiknas Bakal Diperkuat

10 Oktober 2026 - 21:23 WIB

Kasus Dugaan Perundungan Siswa SD di Pemalang, DP3AKB Jateng Langsung Bergerak

8 Oktober 2026 - 08:07 WIB

Trending di Daerah