WARTA NASIONAL — Kepergian MH (7), siswa kelas 2 SD asal Kelurahan Kebondalem, Kabupaten Pemalang, meninggalkan duka mendalam bagi keluarga dan masyarakat.
MH meninggal dunia pada Kamis (1/10/2026) setelah diduga menjadi korban kekerasan atau perundungan (bullying) oleh kakak kelasnya.
Ketua Umum Ikatan Masyarakat Pemalang (IKMAL JAYA), H. Abdul Khalim, turut menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya MH.
Ia menyebut peristiwa tersebut menjadi keprihatinan bersama, terlebih korban masih berusia tujuh tahun.
“Atas nama pribadi dan keluarga besar IKMAL JAYA, saya menyampaikan turut berbelasungkawa yang sedalam-dalamnya atas meninggalnya ananda MH. Semoga almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan serta ketabahan,” ujar Abdul Khalim.
Ia berharap dugaan peristiwa kekerasan atau perundungan yang dialami korban dapat ditangani secara serius dan objektif.
Menurutnya, setiap anak berhak mendapatkan perlindungan dan rasa aman, khususnya ketika berada di lingkungan pendidikan.
“Anak-anak harus mendapatkan rasa aman, baik di lingkungan sekolah maupun di lingkungan tempat tinggalnya. Kita tentu sangat prihatin jika ada anak yang harus kehilangan nyawa akibat dugaan tindakan kekerasan,” katanya.
Abdul Khalim juga mendorong agar seluruh pihak terkait dapat melakukan evaluasi terhadap upaya pencegahan kekerasan dan perundungan di lingkungan sekolah.
Peran orang tua, guru, sekolah, masyarakat dan pemerintah dinilai penting dalam menciptakan lingkungan yang aman bagi anak.
Ia menegaskan, penanganan kasus tersebut harus berdasarkan fakta dan ketentuan yang berlaku. Masyarakat juga diharapkan tidak mengambil kesimpulan sebelum proses pendalaman dilakukan oleh pihak berwenang.
“Harapan kami persoalan ini dapat diusut secara objektif dan transparan sesuai fakta. Yang terpenting, kepentingan terbaik bagi anak harus menjadi perhatian bersama,” tegasnya.
Abdul Khalim berharap tragedi yang menimpa MH menjadi momentum untuk memperkuat kepedulian dan perlindungan terhadap anak di Kabupaten Pemalang.
“Semoga ananda MH mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT. Untuk keluarga yang ditinggalkan, semoga diberikan ketabahan dan kekuatan. Dan semoga kejadian seperti ini tidak kembali terjadi,” pungkasnya.***














