Menu ✖

Mode Gelap
Ketua Golkar Jateng Meyakini Pengangkatan Bahlil Lahadalia Percepat Kemandirian Energi Kekerasan Anak di Pemalang, Titien Dorong Penguatan Sekolah dan Ketahanan Keluarga Yayasan Baitul Mal BRI Pemalang Salurkan Bantuan Perlengkapan Sekolah untuk 40 Siswa Kurang Mampu Hari Kesaktian Pancasila 2026, Aris Ismail Ajak Masyarakat Perkuat Nilai Pancasila untuk Dukung Pembangunan Berkelanjutan Ketua Cabang SH Terate Pemalang Bantah Kewajiban Bayar Rp5 Juta per Tahun Anggota DPRD Pemalang Fahmidh Dhuha Salurkan Bantuan MCK ke Wisata Susukan

Daerah

Ketua Golkar Jateng Meyakini Pengangkatan Bahlil Lahadalia Percepat Kemandirian Energi

badge-check


					Ketua DPD Partai Golkar Jawa Tengah, Mohammad Saleh Perbesar

Ketua DPD Partai Golkar Jawa Tengah, Mohammad Saleh

WARTA NASIONAL — Ketua DPD Partai Golkar Jawa Tengah, Mohammad Saleh, meyakini penetapan Bahlil Lahadalia sebagai Menteri Koordinator (Menko) Hilirisasi dan Transisi Energi sekaligus Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dapat mempercepat terwujudnya kemandirian energi nasional.

Menurut Saleh yang juga Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, penugasan tersebut merupakan keputusan strategis Presiden Prabowo Subianto.

Rangkap jabatan dinilai dapat mempermudah koordinasi antara kebijakan strategis dengan pelaksanaan teknis di sektor energi.

“Dinamika sektor energi di dunia membutuhkan pengambilan keputusan yang cepat dan tepat. Karenanya, keputusan Presiden dalam konteks ini sangat tepat,” ujar Mohammad Saleh, kepada awak media pada Kamis (1/10/2026).

Saleh menilai kemandirian energi nasional memiliki urgensi yang sama dengan program swasembada pangan. Terlebih, situasi geopolitik global saat ini menghadirkan ketidakpastian yang dapat berdampak terhadap ketahanan energi dan pangan.

“Kemandirian energi nasional sangat urgent untuk diwujudkan. Sama mendesaknya dengan program swasembada pangan,” kata Saleh yang saat ini menempuh pendidikan doktor bidang energi di Sekolah Pascasarjana Undip.

Ia menambahkan, Indonesia perlu memperkuat kemampuan memenuhi kebutuhan energi secara mandiri di tengah dinamika dunia yang sulit diprediksi.

“Kita sulit memprediksi kapan perang berakhir. Kebijakan masing-masing negara juga tidak mudah diperkirakan. Untuk menghadapinya, kemandirian nasional bidang energi dan pangan tak bisa ditawar,” tegasnya.

Dalam reshuffle tersebut, sejumlah pejabat juga mendapat penugasan baru. Di antaranya Sarmuji sebagai Menteri Perindustrian, Sugiono sebagai Menko PMK, Arrmanatha Nasir sebagai Menteri Luar Negeri, Listyo Sigit Prabowo sebagai Kepala KSP, Dudung Abdurachman sebagai Menko Polkam, serta Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri.

Saleh menyambut positif perombakan kabinet tersebut. Ia berharap Kabinet Merah Putih semakin solid dan mampu bergerak lebih cepat dalam menjalankan agenda pemerintahan, khususnya program hilirisasi dan transisi energi.

Saleh yang mengaku mengenal Bahlil secara dekat juga berharap penugasan tersebut dapat dijalankan secara maksimal. Menurutnya, percepatan program energi menjadi hal yang penting bagi kepentingan nasional.

“Harapan kami, penugasan Presiden Prabowo untuk Pak Bahlil yang juga Ketua Umum Partai Golkar bisa terlaksana secara maksimal. Kita tidak bisa menunggu terlalu lama. Semoga programnya melesat cepat,” pungkasnya. ***

Baca Lainnya

Kekerasan Anak di Pemalang, Titien Dorong Penguatan Sekolah dan Ketahanan Keluarga

1 Oktober 2026 - 19:20 WIB

Hari Kesaktian Pancasila 2026, Aris Ismail Ajak Masyarakat Perkuat Nilai Pancasila untuk Dukung Pembangunan Berkelanjutan

1 Oktober 2026 - 07:11 WIB

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pemalang, Aris Ismail, S.AP.,

Ketua Cabang SH Terate Pemalang Bantah Kewajiban Bayar Rp5 Juta per Tahun

30 September 2026 - 14:32 WIB

Slamet Efendi

Anggota DPRD Pemalang Fahmidh Dhuha Salurkan Bantuan MCK ke Wisata Susukan

30 September 2026 - 10:24 WIB

Pegadaian Kanwil XI Semarang dan UIN Salatiga Teken MoU, Perkuat Literasi Keuangan dan Kompetensi Mahasiswa

29 September 2026 - 13:56 WIB

Trending di Daerah