Menu

Mode Gelap
Ketum PTMSI Jateng Silaturahmi ke Bupati Jepara, Bangun Sinergitas untuk Peningkatan Prestasi Atlet Tenis Meja Cegah Stunting Sejak Dini, Pegadaian dan POGI Gelar Sosialisasi di Slawi dan Gunungkidul Ketika Kampus Negeri Tersandung, Kemana Jatidiri UNSOED (JDU)? Plt Bupati Nurkholes Apresiasi Semangat Warga Pemalang Peringati HUT ke-81 RI, Olahraga dan Ruang Publik Jadi Penggerak Ekonomi Desa Plt Bupati Nurkholes Apresiasi Obor Comal Estafet 2026: Semangat Lari Simbol Langkah Bersama Bangun Pemalang Dari RT hingga Kecamatan, PTMSI Jateng Dorong Pembinaan Tenis Meja Masif di Karanganyar

Daerah

Mohammad Saleh Dorong Kemudahan Permodalan UMKM untuk Perkuat Ekonomi Jawa Tengah

badge-check


					Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh Perbesar

Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh

WARTA NASIONAL – Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh, mendorong kemudahan akses permodalan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sebagai upaya memperkuat daya saing sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Menurut Saleh, sektor UMKM memiliki peran yang sangat strategis dalam menopang perekonomian Jawa Tengah.

Dengan jumlah pelaku usaha yang telah mencapai lebih dari empat juta unit, UMKM menjadi salah satu penyangga utama pertumbuhan ekonomi sekaligus penyerap tenaga kerja terbesar di provinsi tersebut.

“UMKM merupakan tulang punggung ekonomi daerah. Karena itu, akses permodalan harus terus diperluas agar pelaku usaha bisa berkembang dan naik kelas,” ujar Saleh di Kota Semarang.

Ketua DPD Partai Golkar Jawa Tengah itu menilai, salah satu langkah konkret yang perlu terus diperkuat adalah memperluas akses Kredit Usaha Rakyat (KUR) dengan bunga yang terjangkau. Menurutnya, skema pembiayaan tersebut telah terbukti membantu pelaku usaha memperoleh tambahan modal untuk mengembangkan bisnisnya.

Ia mengatakan, keterbatasan modal masih menjadi kendala utama yang dihadapi banyak pelaku UMKM, terutama dalam meningkatkan kapasitas produksi, memperluas jaringan pemasaran, hingga melakukan inovasi produk agar mampu bersaing di pasar.

“Skema KUR dengan bunga rendah perlu terus didorong karena sangat membantu UMKM dalam mengembangkan usaha tanpa terbebani biaya pembiayaan yang tinggi,” katanya.

Selain memperluas akses KUR, Saleh juga mendorong perbankan, termasuk Bank Jateng, agar semakin memperkuat dukungan terhadap sektor UMKM melalui program pembiayaan yang mudah diakses, cepat, dan sesuai dengan kebutuhan pelaku usaha.

Menurutnya, kondisi keuangan Bank Jateng saat ini cukup kuat untuk memperbesar pembiayaan produktif. Hingga Maret 2026, Bank Jateng mencatat aset sebesar Rp93,97 triliun, dana pihak ketiga (DPK) mencapai Rp75,80 triliun, serta penyaluran kredit sebesar Rp63,66 triliun. Sementara itu, rasio kecukupan modal (Capital Adequacy Ratio/CAR) berada di level 22 persen.

“Fondasi permodalan Bank Jateng yang kuat harus dimanfaatkan untuk memperluas pembiayaan kepada sektor produktif, khususnya UMKM yang memberikan kontribusi besar terhadap pertumbuhan ekonomi daerah,” ujarnya.

Saleh menegaskan bahwa penguatan permodalan saja tidak cukup. Pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan juga perlu memberikan pendampingan kepada pelaku UMKM, mulai dari peningkatan kualitas produk, penguatan manajemen usaha, digitalisasi pemasaran, hingga perluasan akses pasar.

Menurutnya, sinergi antara pemerintah, perbankan, dan pelaku usaha menjadi kunci agar UMKM mampu naik kelas dan memiliki daya saing yang lebih tinggi, baik di tingkat nasional maupun internasional.

Ia juga optimistis prospek pengembangan UMKM di Jawa Tengah masih sangat besar. Hal itu didukung oleh kondisi ekonomi daerah yang terus menunjukkan tren positif.

Berdasarkan data triwulan I tahun 2026, ekonomi Jawa Tengah tumbuh sebesar 5,89 persen, lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan ekonomi nasional yang mencapai 5,61 persen. Pada periode yang sama, tingkat pengangguran terbuka juga menurun menjadi 4,24 persen.

“Momentum pertumbuhan ekonomi ini harus dimanfaatkan untuk memperkuat sektor UMKM. Jika UMKM tumbuh kuat, maka ekonomi daerah juga akan semakin kokoh,” pungkas Saleh.***

Baca Lainnya

Cegah Stunting Sejak Dini, Pegadaian dan POGI Gelar Sosialisasi di Slawi dan Gunungkidul

24 Agustus 2026 - 21:21 WIB

Cegah Stunting Sejak Dini, Pegadaian dan POGI Gelar Sosialisasi di Slawi dan Gunungkidul

Plt Bupati Nurkholes Apresiasi Semangat Warga Pemalang Peringati HUT ke-81 RI, Olahraga dan Ruang Publik Jadi Penggerak Ekonomi Desa

23 Agustus 2026 - 17:14 WIB

Penjabat Bupati Pemalang, Nurkholes, menyampaikan apresiasi tinggi atas antusiasme dan kebersamaan warga dalam memeriahkan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Plt Bupati Nurkholes Apresiasi Obor Comal Estafet 2026: Semangat Lari Simbol Langkah Bersama Bangun Pemalang

23 Agustus 2026 - 05:23 WIB

kemeriahan lomba lari malam membawa obor di Jalan Gatot Subroto, Kelurahan Purwoharjo, Kecamatan Comal, pada Sabtu (22/8/2026)

Muhammadiyah Pemalang Tolak Keras Toko Miras Berkedok Restoran di Pantura Ampelgading

22 Agustus 2026 - 15:02 WIB

Ketua PDM Kabupaten Pemalang, Sapto Suhendro,

Sidak Outlet HWG Pemalang, Anggota DPR RI Rizal Bawazier Desak Satpol PP dan Kapolres Segera Bertindak

22 Agustus 2026 - 12:12 WIB

Anggota Komisi VI DPR RI, Rizal Bawazier, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sebuah toko minuman keras berkedok Outlet HWG yang berlokasi di jalur Pantura Ampelgading, Kabupaten Pemalang.
Trending di Daerah