Menu

Mode Gelap
Berbagi Berkah Ramadan, GOW dan PKK Pemalang Bagikan Takjil untuk Masyarakat Jadwal Acara TRANS7 dan TRANS TV Minggu, 8 Maret 2026: Ada Lapor Pak! hingga Bioskop Trans TV Hadiri Pengukuhan Serikat Pelaut LPS Pemalang, Aris Ismail Dorong Solidaritas Pelaut Migran Gus Harun Ucapkan Selamat atas Gelar Doktor Ketua Golkar Jateng Mohammad Saleh INFO! Perumda Air Minum Tirta Mulia Pemalang Bakal Perbaiki PVC 16 Inci, Ini Wilayah yang Terdampak Sekjen HIMANU Serukan Presiden Keluar dari BoP Jika Tak Mampu Ambil Peran Signifikan

Nasional

KAI Dukung Ketahanan Pangan Nasional Lewat Distribusi Pupuk yang Efisien dan Tepat Waktu

badge-check


					KAI Dukung Ketahanan Pangan Nasional Lewat Distribusi Pupuk yang Efisien dan Tepat Waktu Perbesar

KAI Dukung Ketahanan Pangan Nasional Lewat Distribusi Pupuk yang Efisien dan Tepat Waktu

WARTANASIONAL.COM – PT Kereta Api Indonesia (Persero) terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung Asta Cita Pemerintah, salah satunya terkait ketahanan pangan dan swasembada pangan nasional melalui layanan angkutan logistik. Sebagai bagian dari upaya tersebut adalah angkutan pupuk dari Stasiun Cilacap menuju beberapa stasiun tujuan.

“Angkutan pupuk ini merupakan hasil kerjasama antara KAI dengan PT Pupuk Indonesia (Persero), melalui anak usahanya PT Pupuk Sriwidjaja Palembang (PUSRI) yang sudah dimulai sejak Tahun 1975. Kerjasama ini kembali dimulai lagi tahun 2023 dengan total angkutan pupuk mencapai 18.480 ton per tahun. Kemudian naik di tahun 2024 dengan jumlah angkutan pupuk mencapai 24.180 ton per tahun ,” ungkap Vice President Public Relation KAI, Anne Purba.

Angkutan pupuk tersebut berangkat dari Stasiun Cilacap menuju beberapa stasiun di Jawa Tengah dan Yogyakarta yang memiliki gudang penyimpanan pupuk seperti Stasiun Gombong di Kebumen, Stasiun Maguwo di Yogyakarta dan Stasiun Ceper di Klaten.

Pada Januari 2025, total pupuk yang sudah diangkut sebanyak 3.810 ton, jumlah tersebut meningkat 442 persen dibanding Januari 2024 yang hanya mengangkat 690 ton. Dengan frekuensi perjalanan seminggu sekali, membawa 15 gerbong yang memuat 450 ton pupuk dalam setiap perjalanannya, adanya KA angkutan pupuk ini turut mengurangi kepadatan lalu lintas dan potensi kerusakan jalan akiban beban yang berat.

“Untuk memastikan kondisi pupuk tetap baik mulai dari keberangkatan hingga tiba di tujuan, KAI melayani angkutan pupuk ini dengan menggunakan sarana jenis gerbong tertutup,” jelasnya.

Penggunaan gerbong tertutup dalam pengangkutan pupuk ini bertujuan untuk menjaga kualitas dan keamanan pupuk selama perjalanan. Selain itu, moda transportasi kereta api juga memberikan keuntungan dari sisi efisiensi waktu dan biaya dibandingkan moda transportasi darat lainnya.

“KAI mendukung penuh program ketahanan pangan nasional dan swasembada pangan dengan menghadirkan solusi logistik yang andal dan efisien. Melalui angkutan pupuk ini, KAI berupaya memastikan pasokan pupuk bagi petani dapat terpenuhi dengan baik, sehingga produktivitas pertanian dapat meningkat,” terangnya.

Langkah ini merupakan bagian dari upaya KAI dalam mendukung distribusi logistik berbasis transportasi berkelanjutan. Dengan menggunakan kereta api sebagai sarana angkutan, distribusi pupuk menjadi lebih ramah lingkungan karena mampu mengurangi jejak karbon dibandingkan angkutan berbasis kendaraan darat karena kapasitas angkut kereta api yang besar dalam setiap perjalannya.

“KAI terus meningkatkan layanan angkutan barang guna mendukung berbagai sektor strategis nasional, termasuk sektor pertanian, demi terwujudnya swasembada pangan yang berkelanjutan sejalan dengan Asta Cita yang telah ditetapkan oleh pemerintah,” pungkas Anne.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Sekjen HIMANU Serukan Presiden Keluar dari BoP Jika Tak Mampu Ambil Peran Signifikan

7 Maret 2026 - 11:31 WIB

Sekretaris Jenderal Himpunan Advokat Nahdlatul Ulama (HIMANU) Imam Taufik CH, SH, MH

Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Resmi Ditahan KPK, Jadi Tersangka Tunggal Kasus Pengadaan Barang dan Jasa

4 Maret 2026 - 15:27 WIB

Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Resmi Ditahan KPK, Jadi Tersangka Tunggal Kasus Pengadaan Barang dan Jasa

Sekjen HIMANU Apresiasi Langkah Menteri Agama Nasaruddin Umar dalam Kasus Dugaan Gratifikasi

1 Maret 2026 - 11:42 WIB

Sekretaris Jenderal Himpunan Advokat Nahdlatul Ulama (HIMANU), Taufik CH

Angkutan Lebaran 2026, KAI Daop 1 Jakarta Operasikan 86 KA Jarak Jauh per Hari

27 Februari 2026 - 07:54 WIB

Angkutan Lebaran 2026, KAI Daop 1 Jakarta Operasikan 86 KA Jarak Jauh per Hari

Peserta JKN Nonaktif Capai 63,3 Juta, Anggota Komisi IX DPR RI Muh. Haris Dorong Perbaikan Data Nasional

27 Februari 2026 - 06:55 WIB

Anggota DPR RI Fraksi PKS, Muh. Haris
Trending di Nasional