WARTA NASIONAL – Koordinator Presidium MD KAHMI Pemalang, Lukmanul Hakim, turut angkat bicara menanggapi keluhan pengunjung terkait kondisi dan pengelolaan Pantai Widuri.
Menurutnya, persoalan harga di kawasan wisata pada dasarnya masih dapat dimaklumi selama sebanding dengan kualitas layanan yang diberikan.
“Kalau tentang harga, mahal di tempat wisata sepertinya masih wajar ya, mas. Sayangnya pelayanan dan fasilitas yang tidak terawat, khususnya kebersihan, menjadi sangat ironis karena setiap kali masuk dikenakan biaya,” ujarnya.

Tampak banyak sampah yang berserakan di area Pantai Widuri Pemalang Jadi Sorotan
Ia juga menyoroti aspek pengelolaan yang dinilai belum optimal. Menurutnya, petugas di lapangan seharusnya tidak hanya berfokus pada penarikan retribusi, tetapi juga bertanggung jawab dalam menjaga kebersihan dan kenyamanan kawasan.
“Apakah tenaga kerjanya bekerja hanya memungut biaya tanpa memikirkan bagaimana menjaga kebersihan,” tambahnya.
Di sisi lain, ia juga mengingatkan pentingnya kesadaran pengunjung dalam menjaga lingkungan. Perilaku membuang sampah sembarangan dinilai turut memperburuk kondisi kawasan wisata.
“Selain itu, pengunjung juga jangan manja, masih banyak yang buang sampah sembarangan,” tegasnya.
Ia berharap adanya evaluasi menyeluruh dari pihak pengelola agar Pantai Widuri dapat kembali menjadi destinasi yang nyaman, bersih, dan layak dikunjungi masyarakat.*














