Menu

Mode Gelap
LSP UIN Walisongo Perkuat Kolaborasi, Studi Banding ke LSP UI untuk Tingkatkan Kualitas Sertifikasi Viral di Medsos, Pengunjung Pantai Widuri Pemalang Keluhkan Soal Harga Makanan hingga Parkir Liar Info Loker! RSU Siaga Medika Pemalang Buka Lowongan Radiografer, Ini Syaratnya Meriah, Kanwil Kemenkum Jateng Jemput Bola Layanan KI di CFD Simpang Lima Semarang Muscab II PERADI Pemalang Digelar, Misbakhul Munir Unggul Perolehan Suara Peringati Hari Kartini ke-147, GOW Pemalang Luncurkan Buku 10 Program PKK Perspektif Islam

Daerah

H Aris Ismail Gelar Reses, Warga Keluhkan Infrastruktur dan Penyaluran Bansos Tak Tepat Sasaran

badge-check


					H Aris Ismail Gelar Reses, Warga Keluhkan Infrastruktur dan Penyaluran Bansos Tak Tepat Sasaran Perbesar

H Aris Ismail Gelar Reses, Warga Keluhkan Infrastruktur dan Penyaluran Bansos Tak Tepat Sasaran

WARTA NASIONAL – Anggota DPRD Kabupaten Pemalang dari Fraksi Golkar, H. Aris Ismail, SAP, melaksanakan kegiatan reses masa sidang 2024-2025 di wilayah Widuri, kecamatan Pemalang, pada Sabtu 29 November 2025.

Dalam kegiatan tersebut, warga menyampaikan sejumlah persoalan yang masih dirasakan, terutama terkait penyaluran bantuan sosial (bansos) yang belum merata serta kondisi infrastruktur jalan yang rusak di berbagai titik.

Dalam dialog terbuka, warga mengeluhkan bahwa pendataan penerima bansos dinilai tidak tepat sasaran. Ada warga yang seharusnya layak menerima bantuan tetapi belum terdaftar, sementara di sisi lain terdapat penerima yang dinilai tidak memenuhi kriteria.

“Kami berharap ada pemeriksaan ulang terhadap data bansos. Banyak warga yang benar-benar membutuhkan tetapi tidak mendapat bantuan,” kata salah seorang warga.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pemalang itu menegaskan komitmennya untuk mendorong perbaikan sistem pendataan dan distribusi bantuan sosial agar lebih transparan dan tepat sasaran.

Ia juga berjanji akan menyampaikan aspirasi ini kepada dinas terkait dan pemerintah kabupaten (Pemkab) Pemalang.

Selain itu, warga juga menyoroti kerusakan jalan lingkungan dan akses antar-desa yang semakin parah, terutama saat musim hujan. Jalan berlubang dan kurangnya drainase menjadi keluhan utama yang menghambat aktivitas ekonomi warga.

“Infrastruktur jalan adalah kebutuhan dasar. Jika jalan rusak, ekonomi warga ikut terhambat,” ujarnya.

Politisi Golkar itu menambahkan bahwa pihaknya akan memperjuangkan peningkatan anggaran untuk perbaikan jalan pada pembahasan APBD mendatang.

Ia menekankan bahwa pembangunan infrastruktur yang merata adalah salah satu fokus Fraksi Golkar dalam memperjuangkan aspirasi masyarakat.

Kegiatan reses yang berlangsung tersebut dihadiri oleh tokoh masyarakat, RT/RW, serta ratusan warga. Suasana dialog berlangsung aktif dan penuh harapan.

Ditambahkan Aris, bahwa masukan masyarakat akan menjadi dasar dalam penyusunan rekomendasi kebijakan agar program pemerintah dapat lebih efektif dan menyentuh seluruh lapisan masyarakat.***

Baca Lainnya

Viral di Medsos, Pengunjung Pantai Widuri Pemalang Keluhkan Soal Harga Makanan hingga Parkir Liar

28 April 2026 - 12:51 WIB

Tampak banyak sampah yang berserakan di area Pantai Widuri  Pemalang Jadi Sorotan

Meriah, Kanwil Kemenkum Jateng Jemput Bola Layanan KI di CFD Simpang Lima Semarang

26 April 2026 - 11:37 WIB

CFD Simpang Lima Semarang Meriah, Kanwil Kemenkum Jateng Jemput Bola Layanan KI di Hari Sedunia

Muscab II PERADI Pemalang Digelar, Misbakhul Munir Unggul Perolehan Suara

25 April 2026 - 16:30 WIB

Muscab II PERADI Pemalang Digelar, Misbakhul Munir Unggul Perolehan Suara

Peringati Hari Kartini ke-147, GOW Pemalang Luncurkan Buku 10 Program PKK Perspektif Islam

25 April 2026 - 14:50 WIB

Peringati Hari Kartini ke-147, GOW Pemalang Luncurkan Buku 10 Program PKK Perspektif Islam

Dampingi Kunker Menteri Wihaji, Mohammad Saleh Tekankan Program MBG 3B di Pemalang Harus Tepat Sasaran

25 April 2026 - 10:42 WIB

Dampingi Kunker Menteri Wihaji, Mohammad Saleh Tekankan Program MBG 3B Harus Tepat Sasaran
Trending di Daerah