Menu ✖

Mode Gelap
Ketua DPD Golkar Jateng Mohammad Saleh Dorong AMPG Rangkul Seluruh Elemen Pemuda dan Bentuk Satgas Bencana Pegadaian Kanwil XI Semarang Hidupkan Semangat Berbagi Lewat Program Mengetuk Pintu Langit BRI Peduli TJSL Dukung Pembangunan Talud Saluran Irigasi Desa Banjarsari Pemalang BRI Pemalang Salurkan Program TJSL untuk Perbaikan Jalan Desa Danasari BRI Peduli TJSL Bangun Sarana Ibadah di Rutan Kelas IIB Pemalang, Dukung Pembinaan Spiritual Warga Binaan Rosi Alfon Nugroho hingga Novi Lailatul Faroh Dilantik, Ini Jabatan Barunya

Daerah

Festival Literasi Pemalang 2026 Resmi Dibuka, Dorong Generasi Muda Melek Digital dan Kritis

badge-check


					Festival Literasi Pemalang 2026 Resmi Dibuka, Dorong Generasi Muda Melek Digital dan Kritis Perbesar

Festival Literasi Pemalang 2026 Resmi Dibuka, Dorong Generasi Muda Melek Digital dan Kritis

WARTA NASIONAL — Festival Literasi Kabupaten Pemalang Tahun 2026 resmi dibuka, Rabu (29/7/2026), di Halaman GOR Kridanggo dan Gedung Dinperpuska Pemalang.

Kegiatan yang berlangsung hingga 4 Agustus 2026 ini mengusung tema “Literasi Digital Menuju Pemalang Bercahaya, Membaca, Berkarya, Berinovasi untuk Pemalang Bercahaya.”

Festival dibuka oleh Wakil Bupati Pemalang Nurkholes yang diwakili Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dinperpuska) Kabupaten Pemalang, Edy Susilo Temu Raharjo.

Beragam kegiatan digelar, mulai dari bedah buku, talkshow literasi dan kecerdasan buatan (AI), workshop AI, lomba literasi lintas usia, pentas budaya, hingga edukasi transaksi digital bersama Bank Indonesia.

Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Jawa Tengah, Rahmah Nur Hayati, mengapresiasi penyelenggaraan festival tersebut. Menurutnya, penguatan budaya literasi membutuhkan kolaborasi pemerintah, sekolah, keluarga dan masyarakat.

Ia mendorong agar perpustakaan tidak hanya tersedia di sekolah dan desa, tetapi juga dikembangkan sebagai pusat pembelajaran masyarakat hingga tingkat posyandu melalui pojok baca dan kegiatan edukatif.

Sementara itu, Edy Susilo Temu Raharjo menegaskan bahwa literasi tidak sebatas kemampuan membaca dan menulis, tetapi juga kemampuan untuk terus belajar, berpikir terbuka, memilah informasi serta memanfaatkan pengetahuan dan teknologi secara bijak.

Menurutnya, derasnya arus informasi digital menuntut masyarakat memiliki kemampuan berpikir kritis agar tidak mudah terpengaruh informasi yang keliru.

Pemkab Pemalang, lanjut Edy, terus memperkuat ekosistem literasi melalui peningkatan layanan perpustakaan, penguatan perpustakaan desa, transformasi perpustakaan berbasis inklusi sosial, serta perluasan literasi digital.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Unit Data, Statistik, dan Kehumasan Kantor Perwakilan Bank Indonesia Tegal, Agung Sukmohadi, menyampaikan pentingnya literasi keuangan digital. Hal tersebut seiring meningkatnya penggunaan transaksi digital melalui QRIS sekaligus maraknya penipuan digital.

Ia menilai masyarakat perlu memahami manfaat sekaligus risiko teknologi agar mampu menggunakan layanan digital secara aman dan produktif.

Festival Literasi Kabupaten Pemalang 2026 diharapkan menjadi ruang edukasi sekaligus mendorong masyarakat, khususnya generasi muda, untuk membaca, berkarya dan berinovasi dalam menghadapi perkembangan era digital.**

Baca Lainnya

Ketua DPD Golkar Jateng Mohammad Saleh Dorong AMPG Rangkul Seluruh Elemen Pemuda dan Bentuk Satgas Bencana

23 Oktober 2026 - 14:54 WIB

BRI Peduli TJSL Dukung Pembangunan Talud Saluran Irigasi Desa Banjarsari Pemalang

22 Oktober 2026 - 22:30 WIB

BRI Pemalang Salurkan Program TJSL untuk Perbaikan Jalan Desa Danasari

22 Oktober 2026 - 21:48 WIB

BRI Peduli TJSL Bangun Sarana Ibadah di Rutan Kelas IIB Pemalang, Dukung Pembinaan Spiritual Warga Binaan

22 Oktober 2026 - 20:05 WIB

Rosi Alfon Nugroho hingga Novi Lailatul Faroh Dilantik, Ini Jabatan Barunya

21 Oktober 2026 - 22:41 WIB

Trending di Daerah