Menu

Mode Gelap
Percasi dan Kodim 0711/Pemalang Bakal Gelar Turnamen Catur Dandim Cup 2026, Catat Tanggalnya! Haflah Maulidurrasul 1448 H di MAJT, Ribuan Jemaah Larut dalam Lantunan Salawat Fahmidh Dhuha Soroti Wacana “Percepatan Sejarah”, Minta Elite Politik Hormati Konstitusi RSU Siaga Medika Pemalang Buka Rekrutmen Staf HRD, Pendaftaran Ditutup 29 Agustus 2026 Ketum PTMSI Jateng Silaturahmi ke Bupati Jepara, Bangun Sinergitas untuk Peningkatan Prestasi Atlet Tenis Meja Cegah Stunting Sejak Dini, Pegadaian dan POGI Gelar Sosialisasi di Slawi dan Gunungkidul

Daerah

Wakil Ketua DPRD Jateng Mohammad Saleh Apresiasi Realokasi Rp200 Miliar untuk Percepatan Perbaikan Jalan Provinsi

badge-check


					Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh Perbesar

Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh

WARTA NASIONAL – Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh, mengapresiasi langkah cepat Pemerintah Provinsi Jawa Tengah yang merealokasikan anggaran sekitar Rp200 miliar pada tahun 2026 untuk mempercepat perbaikan ruas-ruas jalan provinsi yang mengalami kerusakan.

Realokasi anggaran tersebut dilakukan melalui penyusunan Peraturan Kepala Daerah (Perkada), sehingga proses pergeseran anggaran dapat dilaksanakan lebih cepat tanpa harus menunggu pembahasan APBD Perubahan yang baru dijadwalkan pada September 2026.

Menurut Saleh, kebijakan tersebut mencerminkan komitmen pemerintah daerah dalam merespons kebutuhan masyarakat secara cepat, khususnya pada sektor infrastruktur yang memiliki peran strategis dalam menunjang mobilitas warga dan pertumbuhan ekonomi daerah.

“Kebijakan ini menunjukkan keberpihakan pemerintah terhadap kebutuhan masyarakat. Infrastruktur jalan yang baik sangat penting untuk mendukung aktivitas masyarakat dan pertumbuhan ekonomi daerah,” ujar Saleh.

Ketua DPD Partai Golkar Jawa Tengah itu menilai percepatan perbaikan jalan memang sudah menjadi kebutuhan mendesak. Pasalnya, sejumlah ruas jalan provinsi mengalami kerusakan yang cukup parah dan telah lama menjadi keluhan masyarakat.

Salah satu ruas yang menjadi perhatian publik adalah jalan Randublatung–Cepu di Kabupaten Blora yang beberapa waktu lalu sempat viral di media sosial akibat kondisi jalannya yang rusak dan dinilai membahayakan pengguna jalan.

Menurut Saleh, keputusan pemerintah memprioritaskan perbaikan pada ruas-ruas jalan dengan tingkat kerusakan berat merupakan langkah yang tepat karena dampaknya akan langsung dirasakan masyarakat.

“Prioritas perbaikan pada ruas jalan yang rusak berat sudah tepat karena manfaatnya akan langsung dirasakan masyarakat,” tegasnya.

Selain percepatan pelaksanaan, Saleh juga mengingatkan agar kualitas pekerjaan tetap menjadi perhatian utama. Ia berharap pembangunan jalan dilakukan sesuai standar teknis sehingga hasilnya lebih awet, aman, dan mampu memberikan manfaat dalam jangka panjang.

“Harapan kami, perbaikan ini dapat segera terealisasi sehingga masyarakat dapat menikmati infrastruktur yang lebih aman, nyaman, dan mendukung aktivitas ekonomi di berbagai daerah,” katanya.

Lebih lanjut, Saleh menegaskan DPRD Jawa Tengah akan terus memberikan dukungan terhadap berbagai kebijakan Pemerintah Provinsi yang berorientasi pada peningkatan pelayanan publik, percepatan pembangunan, serta pemerataan infrastruktur di seluruh wilayah Jawa Tengah.

Di sisi lain, DPRD Jawa Tengah saat ini juga tengah membahas Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Penyelenggaraan Standarisasi Jalan sebagai pembaruan atas Peraturan Daerah Nomor 8 Tahun 2016.

Raperda tersebut disiapkan untuk memastikan pembangunan jalan provinsi memiliki standar kualitas, keamanan, dan kelayakan teknis yang lebih baik sehingga mampu menjawab kebutuhan masyarakat sekaligus meningkatkan keselamatan pengguna jalan.

“Kami ingin pembangunan jalan di Jawa Tengah tidak hanya cepat, tetapi juga memenuhi standar kualitas dan keselamatan yang baik. Karena itu, Raperda Standarisasi Jalan diharapkan dapat menjadi landasan untuk mewujudkan infrastruktur jalan yang lebih berkualitas, aman, dan berkelanjutan,” pungkas Saleh.

Dengan adanya realokasi anggaran dan penguatan regulasi melalui Raperda Standarisasi Jalan, diharapkan pembangunan infrastruktur jalan di Jawa Tengah tidak hanya berlangsung lebih cepat, tetapi juga menghasilkan kualitas yang lebih baik sehingga mampu mendukung pertumbuhan ekonomi daerah serta meningkatkan kenyamanan dan keselamatan masyarakat dalam beraktivitas.***

Baca Lainnya

Fahmidh Dhuha Soroti Wacana “Percepatan Sejarah”, Minta Elite Politik Hormati Konstitusi

26 Agustus 2026 - 08:52 WIB

Anggota DPRD Kabupaten Pemalang, Fahmidh Dhuha, SM., MM

Cegah Stunting Sejak Dini, Pegadaian dan POGI Gelar Sosialisasi di Slawi dan Gunungkidul

24 Agustus 2026 - 21:21 WIB

Cegah Stunting Sejak Dini, Pegadaian dan POGI Gelar Sosialisasi di Slawi dan Gunungkidul

Plt Bupati Nurkholes Apresiasi Semangat Warga Pemalang Peringati HUT ke-81 RI, Olahraga dan Ruang Publik Jadi Penggerak Ekonomi Desa

23 Agustus 2026 - 17:14 WIB

Penjabat Bupati Pemalang, Nurkholes, menyampaikan apresiasi tinggi atas antusiasme dan kebersamaan warga dalam memeriahkan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Plt Bupati Nurkholes Apresiasi Obor Comal Estafet 2026: Semangat Lari Simbol Langkah Bersama Bangun Pemalang

23 Agustus 2026 - 05:23 WIB

kemeriahan lomba lari malam membawa obor di Jalan Gatot Subroto, Kelurahan Purwoharjo, Kecamatan Comal, pada Sabtu (22/8/2026)

Muhammadiyah Pemalang Tolak Keras Toko Miras Berkedok Restoran di Pantura Ampelgading

22 Agustus 2026 - 15:02 WIB

Ketua PDM Kabupaten Pemalang, Sapto Suhendro,
Trending di Daerah