WARTA NASIONAL – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Pemalang mengirimkan 54 pelari untuk berpartisipasi dalam Soekarno Run SOC 2026 yang digelar di Kota Solo, Minggu (28/6/2026).
Dari jumlah tersebut, 10 pelari mengikuti kategori 5K, sedangkan 44 peserta lainnya ambil bagian dalam kategori Fun Run sebagai bentuk dukungan terhadap kegiatan yang memadukan olahraga, semangat kebangsaan, dan gaya hidup sehat.
Mengusung tagline “Berlari di Atas Kaki Sendiri”, Soekarno Run SOC 2026 diikuti sebanyak 7.789 peserta dari berbagai daerah di Indonesia.
Event ini tidak hanya menjadi ajang olahraga lari, tetapi juga menjadi ruang untuk menghidupkan kembali nilai-nilai perjuangan Bung Karno, khususnya semangat berdikari atau berdiri di atas kaki sendiri.
Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Pemalang, Indianto, SH, mengatakan keikutsertaan puluhan pelari dari Pemalang merupakan wujud nyata dukungan terhadap kegiatan yang menggabungkan olahraga dengan semangat nasionalisme.
“Soekarno Run bukan sekadar ajang olahraga, tetapi menjadi momentum untuk menanamkan kembali semangat berdikari, gotong royong, dan persatuan sebagaimana yang diajarkan Bung Karno. Kami mengirimkan 54 peserta, terdiri dari 10 pelari kategori 5K dan 44 peserta Fun Run, sebagai bentuk dukungan terhadap kegiatan yang menginspirasi masyarakat untuk hidup sehat sekaligus mencintai nilai-nilai kebangsaan,” ujar Indianto.
Keikutsertaan kontingen DPC PDI Perjuangan Kabupaten Pemalang juga membuahkan hasil membanggakan. Salah satu atletnya, Raden Rasya O, berhasil menyelesaikan lomba kategori 5K di posisi ke-18.
Hasil tersebut mengantarkannya masuk dalam 50 besar peserta terbaik dan berhak menerima hadiah sebesar Rp500 ribu dari panitia.

DPC PDI Perjuangan Pemalang Kirim 54 Pelari ke Soekarno Run 2026, Raden Rasya O Finis Posisi 18 dan Masuk 50 Besar
Indianto mengapresiasi capaian tersebut dan berharap prestasi itu menjadi motivasi bagi generasi muda di Kabupaten Pemalang untuk semakin aktif berolahraga sekaligus berani berkompetisi secara sportif.
“Alhamdulillah, salah satu atlet kami berhasil masuk 50 besar. Ini menjadi kebanggaan bagi DPC PDI Perjuangan Kabupaten Pemalang sekaligus bukti bahwa semangat berlatih dan kerja keras akan membuahkan hasil. Semoga prestasi ini menjadi motivasi bagi atlet-atlet muda lainnya untuk terus mengharumkan nama daerah,” katanya.
Menurut Indianto, tema “Berlari di Atas Kaki Sendiri” memiliki makna yang sangat relevan dengan kondisi bangsa saat ini. Semangat berdikari yang diwariskan Bung Karno harus terus ditanamkan kepada seluruh elemen masyarakat, terutama generasi muda, agar mampu menghadapi tantangan zaman dengan mengandalkan kemampuan sendiri tanpa meninggalkan budaya gotong royong.
Selain mengajak masyarakat menerapkan pola hidup sehat, penyelenggaraan Soekarno Run SOC 2026 juga diharapkan mampu menggerakkan sektor pariwisata, ekonomi kreatif, dan UMKM di Kota Solo.
Ribuan peserta yang datang dari berbagai daerah dinilai memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi lokal.
Panitia pun mengajak seluruh peserta untuk menjunjung tinggi sportivitas, menjaga ketertiban, serta menciptakan suasana yang aman, nyaman, dan penuh semangat kebersamaan.
Soekarno Run SOC 2026 membuktikan bahwa olahraga bukan hanya tentang siapa yang tercepat mencapai garis finis, tetapi juga tentang keberanian untuk terus melangkah, menjaga persatuan, serta mengamalkan semangat perjuangan Bung Karno.
Bagi DPC PDI Perjuangan Kabupaten Pemalang, keikutsertaan 54 pelari dan prestasi yang diraih Raden Rasya O. menjadi bukti bahwa semangat “Berlari di Atas Kaki Sendiri” tidak hanya menjadi slogan, tetapi juga diwujudkan dalam tindakan nyata.***















