WARTA NASIONAL – Pegiat lingkungan yang juga pengurus LSM Sahabat Alam Indonesia, Romi Indiarto, menyoroti kondisi Pantai Widuri yang dinilai mengalami penurunan dari sisi kebersihan dan citra sebagai destinasi unggulan.
Menurutnya, Pantai Widuri selama ini dikenal sebagai ikon utama pariwisata di Kabupaten Pemalang.
Namun, ia menyebut kesan yang diterima wisatawan, khususnya dari luar daerah, justru cenderung negatif.
“Pantai Widuri adalah ikon nomor satu objek wisata Pemalang. Tetapi rata-rata teman dari luar kota yang berkunjung justru merasa kurang nyaman, bahkan terkesan kotor dan kumuh,” ujarnya.
Selain persoalan kebersihan, Romi juga menyoroti adanya dugaan penyalahgunaan sejumlah warung di kawasan pantai.
“Beberapa warung bahkan terindikasi menjadi tempat mesum, ini tentu sangat merusak citra kawasan wisata,” tegasnya.
Tak hanya itu, ia juga mengaku kerap menemukan pelajar yang masih mengenakan seragam sekolah berada di lokasi wisata pada jam belajar.
“Saya sering melihat anak sekolah masih memakai seragam berada di lokasi pada jam sekolah. Ini perlu perhatian bersama, baik dari pihak sekolah maupun orang tua,” tambahnya.
Ia menilai, berbagai persoalan tersebut harus segera ditangani secara serius oleh pihak terkait agar Pantai Widuri dapat kembali menjadi destinasi wisata yang bersih, aman, dan ramah bagi semua kalangan.
Romi berharap adanya pengawasan yang lebih ketat, penertiban kawasan, serta peningkatan kesadaran bersama dalam menjaga lingkungan wisata agar tetap nyaman dan berdaya saing.***















