Menu

Mode Gelap
Prajurit Yonzipur 4/TK Raih UN Medal dalam Misi Perdamaian PBB di Afrika Tengah Anggaran BKKBN 2027 Naik Jadi Rp4,099 Triliun, Muh Haris Minta Dampaknya Dirasakan Keluarga KPK Sita Mobil Milik Wanita yang Diamankan Bareng Anom Widiyantoro saat OTT di Jakarta Pilkades Danasari 2026: Pendataan Pemilih Dimulai 17 September 2026, Warga Diminta Siapkan KK dan KTP Komisi Yudisial Kawal Implementasi UU TPKS, Tiga Perkara di Jateng Jadi Atensi FDK UIN Walisongo Bahas Ketahanan Keluarga Menuju Indonesia Emas 2045

Daerah

Bupati Anom Sebut Pemalang Jadi Prioritas Nomor Satu Pembangunan Sekolah Rakyat

badge-check


					Bupati Pemalang Anom Widiyantoro saat mengikuti rapat koordinasi dengan Jajaran PTPN I Regional 3 Perbesar

Bupati Pemalang Anom Widiyantoro saat mengikuti rapat koordinasi dengan Jajaran PTPN I Regional 3

WARTA NASIONAL – Kabupaten Pemalang menjadi prioritas nomor satu dalam pembangunan Sekolah Rakyat yang diinisiasi oleh Presiden Prabowo Subianto melalui Kementerian Sosial (Kemensos) Republik Indonesia.

Hal itu diungkapkan Bupati Pemalang Anom Widiyantoro saat mengikuti rapat koordinasi dengan Jajaran PTPN I Regional 3 mengenai rencana pelepasan aset PTPN I Regional 3 untuk Sekolah Rakyat Kabupaten Pemalang. Rapat bertempat di Ruang Gadri Rumah Dinas Bupati, Kamis (18/9/2025) malam.

“Pak Sekjen Kemensos RI menyampaikan langsung ke kami bahwa Pemalang mendapatkan prioritas nomor satu untuk segera dibangun (Sekolah Rakyat),” ungkapnya.

Lebih lanjut Bupati Anom menyebut, bahwa pihaknya juga telah mempersiapkan segala sesuatu yang dibutuhkan sebagai rintisan untuk mempersiapkan pendirian Sekolah Rakyat di Pemalang.

“Kami mengamati juga proses pengajuan kami di Kemensos dan Kementerian PU PR, alhamdulillah disetujui dan Insyaallah tahun depan (2026) kita akan mempersiapkan segala sesuatunya dan sebagai rintisan juga kami sudah mempersiapkan properti untuk nantinya digunakan untuk sekolah rakyat,” sambungnya.

Melalui Sekolah Rakyat, Bupati Anom berharap dapat menekan angka Anak Tidak Sekolah (ATS) di wilayahnya.

“Kami mempunyai motivasi melalui Sekolah Rakyat ini, kami ingin memberikan kesempatan pendidikan bagi seluruh warga Kabupaten Pemalang khususnya bagi warga yang kurang mampu, angka anak tidak sekolah di Pemalang masih cukup tinggi sehingga bisa menjadi jalan keluar di bidang pendidikan,” harapnya.

Sejalan dengan Bupati, Kepala Dinsos KBPP Mu’minun juga menyampaikan hal yang sama, ia menyebut bahwa Kabupaten Pemalang mendapatkan urutan pertama dalam pembangunan Sekolah Rakyat tahap kedua.

“Pak Dirjen menyampaikan bahwa lahannya (calon Sekolah Rakyat) sangat bagus, sehinga kami (Pemalang) dinilai bahwa untuk tahap kedua pembangunan Sekolah Rakyat menempati urutan yang pertama,” katanya.***

Baca Lainnya

Pilkades Danasari 2026: Pendataan Pemilih Dimulai 17 September 2026, Warga Diminta Siapkan KK dan KTP

17 September 2026 - 08:47 WIB

Komisi Yudisial Kawal Implementasi UU TPKS, Tiga Perkara di Jateng Jadi Atensi

17 September 2026 - 07:19 WIB

Sekda Pemalang Soroti Anggaran Perubahan 2026, OPD Diminta Utamakan Program Berdampak

7 September 2026 - 12:37 WIB

Semarak Hari Pelanggan Nasional 2026, BRI Unit Taman Hadirkan Pelayanan Bernuansa Budaya

4 September 2026 - 15:02 WIB

Semarak Hari Pelanggan Nasional 2026, BRI Unit Taman Hadirkan Pelayanan Bernuansa Budaya

Wakil Ketua DPRD Pemalang Aris Ismail Soroti Keluhan Atlet POPDA, Minta Hak Peserta Dipastikan

2 September 2026 - 14:44 WIB

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pemalang H. Aris Ismail, SAP
Trending di Daerah