Menu

Mode Gelap
Prajurit Yonzipur 4/TK Raih UN Medal dalam Misi Perdamaian PBB di Afrika Tengah Anggaran BKKBN 2027 Naik Jadi Rp4,099 Triliun, Muh Haris Minta Dampaknya Dirasakan Keluarga KPK Sita Mobil Milik Wanita yang Diamankan Bareng Anom Widiyantoro saat OTT di Jakarta Pilkades Danasari 2026: Pendataan Pemilih Dimulai 17 September 2026, Warga Diminta Siapkan KK dan KTP Komisi Yudisial Kawal Implementasi UU TPKS, Tiga Perkara di Jateng Jadi Atensi FDK UIN Walisongo Bahas Ketahanan Keluarga Menuju Indonesia Emas 2045

Daerah

Bupati Anom Minta PPKBD Pemalang Sampaikan Materi PPA kepada Masyarakat

badge-check


					Bupati Anom saat membuka acara Jambore Bangga Kencana di Waterpark Comal Baru, Selasa (23/9/2025) Perbesar

Bupati Anom saat membuka acara Jambore Bangga Kencana di Waterpark Comal Baru, Selasa (23/9/2025)

WARTA NASIONAL –  Tidak hanya tentang Keluarga Berencana (KB), Pembantu Pembina Keluarga Berencana Desa (PPKBD) di Kabupaten Pemalang diharapkan juga menyampaikan materi tentang Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) saat melakukan kegiatan penyuluhan kepada masyarakat.

“Tak hanya tentang KB, PPA juga dijadikan materi dalam penyampaian bapak/ibu semua melakukan kegiatan penyuluhan,” ujar Bupati Anom saat membuka acara Jambore Bangga Kencana di Waterpark Comal Baru, Selasa (23/9/2025).

Menurut Anom, banyak sekali kasus-kasus PPA di Kabupaten Pemalang yang perlu mendapatkan atensi dan treatmentnya seperti apa termasuk juga panismennya serta jalan keluarnya seperti apa.

“Intinya ada treatment terhadap kasus PPA ini terutama anak, kepada bapak/ibu tolong yang harmonis, kalau ribut sedikit ya wajar lah yang penting jangan berkelanjutan karena yang jadi korban biasanya anak,” pesan Anom.

Sementara itu, Kepala Dinsos KBPP Pemalang Mu’minun melaporkan bahwa acara Jambore Bangga Kencana bertujuan untuk menjadikan wadah sarana berkumpul, bersilaturahmi dan bertukar pengalaman serta menambah wawasan pengetahuan.

“Selain itu, sekaligus memberikan penghargaan yang dapat memotivasi tenaga lini lapangan bangga kencana agar semakin meningkat kinerjanya,” kata Mu’minun.

Sebelumnya, perwakilan DPRD Provinsi Jawa Tengah Harun Abdul Hafiz menyampaikan bahwa semua anggota DPRD seluruh Fraksi mendukung program pengendalian penduduk dan keluarga berencana.

Menurutnya hal ini penting ditengah seluruh isu yang sedang berkembang di dunia mulai dari depopulasi seperti di Jepang dan lain sebagainya, maka program-program pengendalian penduduk di Indonesia ini juga menjadi makin penting.

“Karena hari ini orang ingin praktis hidupnya (kawin tidak punya anak) atau yang dikenal childfree,” ucap Harun.

Harun berpesan kepada temen-temen Ikatan Penyuluh Keluarga Berencana Indonesia (IpeKB), disamping bekerja mengendalikan jumlahnya tapi juga jangan sampai kemudian justru tidak menjadi bagian dari yang hadir menanggulangi urusan childfree.

“Kita tidak ingin bahwa Pemalang nanti justru kemudian malah penduduknya berkurang, tapi tetep harus terkendali tambah terus maka program 2 anak itu baik,” tandas Harun.***

Baca Lainnya

Pilkades Danasari 2026: Pendataan Pemilih Dimulai 17 September 2026, Warga Diminta Siapkan KK dan KTP

17 September 2026 - 08:47 WIB

Komisi Yudisial Kawal Implementasi UU TPKS, Tiga Perkara di Jateng Jadi Atensi

17 September 2026 - 07:19 WIB

Sekda Pemalang Soroti Anggaran Perubahan 2026, OPD Diminta Utamakan Program Berdampak

7 September 2026 - 12:37 WIB

Semarak Hari Pelanggan Nasional 2026, BRI Unit Taman Hadirkan Pelayanan Bernuansa Budaya

4 September 2026 - 15:02 WIB

Semarak Hari Pelanggan Nasional 2026, BRI Unit Taman Hadirkan Pelayanan Bernuansa Budaya

Wakil Ketua DPRD Pemalang Aris Ismail Soroti Keluhan Atlet POPDA, Minta Hak Peserta Dipastikan

2 September 2026 - 14:44 WIB

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pemalang H. Aris Ismail, SAP
Trending di Daerah