Menu

Mode Gelap
PLN Pemalang Umumkan Pemadaman Listrik Terencana di Widuri dan Danasari, Kamis 25 Juni 2026 Bupati Anom: Tata Kelola Pokir DPRD Harus Transparan, Akuntabel, dan Berbasis Kebutuhan Masyarakat Mohammad Saleh Dukung Wisata Berbasis Aglomerasi untuk Dongkrak Ekonomi Daerah di Jateng Pegadaian Kanwil XI Semarang Gelar Khitan Massal Gratis 2 Juli 2026, Terbuka untuk Semua Usia Fahmidh Dhuha Usulkan Pembangunan SPBN di Danasari, Permudah Nelayan Dapatkan BBM Fahmidh Dhuha Usulkan Pembangunan SPBN di Danasari, Permudah Nelayan Dapatkan BBM

Daerah

H Aris Ismail Gelar Reses, Warga Keluhkan Infrastruktur dan Penyaluran Bansos Tak Tepat Sasaran

badge-check


					H Aris Ismail Gelar Reses, Warga Keluhkan Infrastruktur dan Penyaluran Bansos Tak Tepat Sasaran Perbesar

H Aris Ismail Gelar Reses, Warga Keluhkan Infrastruktur dan Penyaluran Bansos Tak Tepat Sasaran

WARTA NASIONAL – Anggota DPRD Kabupaten Pemalang dari Fraksi Golkar, H. Aris Ismail, SAP, melaksanakan kegiatan reses masa sidang 2024-2025 di wilayah Widuri, kecamatan Pemalang, pada Sabtu 29 November 2025.

Dalam kegiatan tersebut, warga menyampaikan sejumlah persoalan yang masih dirasakan, terutama terkait penyaluran bantuan sosial (bansos) yang belum merata serta kondisi infrastruktur jalan yang rusak di berbagai titik.

Dalam dialog terbuka, warga mengeluhkan bahwa pendataan penerima bansos dinilai tidak tepat sasaran. Ada warga yang seharusnya layak menerima bantuan tetapi belum terdaftar, sementara di sisi lain terdapat penerima yang dinilai tidak memenuhi kriteria.

“Kami berharap ada pemeriksaan ulang terhadap data bansos. Banyak warga yang benar-benar membutuhkan tetapi tidak mendapat bantuan,” kata salah seorang warga.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pemalang itu menegaskan komitmennya untuk mendorong perbaikan sistem pendataan dan distribusi bantuan sosial agar lebih transparan dan tepat sasaran.

Ia juga berjanji akan menyampaikan aspirasi ini kepada dinas terkait dan pemerintah kabupaten (Pemkab) Pemalang.

Selain itu, warga juga menyoroti kerusakan jalan lingkungan dan akses antar-desa yang semakin parah, terutama saat musim hujan. Jalan berlubang dan kurangnya drainase menjadi keluhan utama yang menghambat aktivitas ekonomi warga.

“Infrastruktur jalan adalah kebutuhan dasar. Jika jalan rusak, ekonomi warga ikut terhambat,” ujarnya.

Politisi Golkar itu menambahkan bahwa pihaknya akan memperjuangkan peningkatan anggaran untuk perbaikan jalan pada pembahasan APBD mendatang.

Ia menekankan bahwa pembangunan infrastruktur yang merata adalah salah satu fokus Fraksi Golkar dalam memperjuangkan aspirasi masyarakat.

Kegiatan reses yang berlangsung tersebut dihadiri oleh tokoh masyarakat, RT/RW, serta ratusan warga. Suasana dialog berlangsung aktif dan penuh harapan.

Ditambahkan Aris, bahwa masukan masyarakat akan menjadi dasar dalam penyusunan rekomendasi kebijakan agar program pemerintah dapat lebih efektif dan menyentuh seluruh lapisan masyarakat.***

Baca Lainnya

Bupati Anom: Tata Kelola Pokir DPRD Harus Transparan, Akuntabel, dan Berbasis Kebutuhan Masyarakat

24 Juni 2026 - 19:55 WIB

Mohammad Saleh Dukung Wisata Berbasis Aglomerasi untuk Dongkrak Ekonomi Daerah di Jateng

23 Juni 2026 - 16:41 WIB

Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh,

Gubernur Ahmad Luthfi Tegaskan Perizinan Kapal Nelayan Gratis, Minta Laporkan Jika Ada Pungutan

22 Juni 2026 - 14:10 WIB

Gubernur Ahmad Luthfi Tegaskan Perizinan Kapal Nelayan Gratis, Minta Laporkan Jika Ada Pungutan

368 Warga Baru PSHT Pemalang Resmi Disahkan, Bupati Anom Tekankan Persaudaraan dan Kedamaian

21 Juni 2026 - 13:30 WIB

Sebanyak 368 calon warga Tingkat I Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Cabang Pemalang Pusat Madiun resmi disahkan dalam prosesi yang berlangsung di Gedung Serbaguna Pemalang, Sabtu (20/6/2026).

Mohammad Saleh Gandeng Kosgoro 1957 Pemalang Gelar Kegiatan Peningkatan Kualitas Kebijakan Publik Melalui Media Tradisonal

20 Juni 2026 - 15:12 WIB

Trending di Daerah