Menu

Mode Gelap
Memotret Posisi Hukum Gus Yaqut, Taufik Ch: Abolisi Bisa Jadi Opsi Jika Kasus Dinilai Bernuansa Politik Pasokan LPG Dipastikan Aman, Pertamina Tambah Stok dan Siagakan Agen di Tiga Wilayah Isu Penjegalan Mencuat, Hengki Wijaya Pertanyakan Syarat Calon Ketua Umum KONI Pemalang Whoosh Kembali Normal 62 Perjalanan per Hari Mulai 14 Maret 2026 HMI Cabang Pekalongan Advokasi Korban Pelecehan Seksual Online, Diduga Foto Dimanipulasi dengan AI Perang Timur Tengah: Momentum Strategis Percepatan Legalisasi Sumur Rakyat di Jateng, Jatim, dan Sumatera

Daerah

Legislator Pemalang Tanggapi Serius soal LGBT, Kundhi: Ini Langgar Moral dan Hukum

badge-check


					Anggota Komisi A DPRD Pemalang, Heru Kundhimiarso Perbesar

Anggota Komisi A DPRD Pemalang, Heru Kundhimiarso

WARTA NASIONAL – Isu kampanye LGBT yang belakangan disampaikan secara terbuka oleh seorang influencer asal Pemalang menuai tanggapan serius dari kalangan anggota DPRD Kabupaten Pemalang.

Hal itu ditanggapi serius oleh Anggota DPRD Kabupaten Pemalang dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) daerah pemilihan (Dapil) Pemalang 1, yang juga menjabat sebagai anggota Komisi A Bidang Pemerintahan, menyatakan sikap tegas terhadap fenomena tersebut.

Kundhi menyampaikan bahwa pihaknya tidak memusuhi pribadi pelaku, namun dengan tegas menolak perilaku LGBT yang menurutnya jelas-jelas melanggar norma agama dan hukum yang berlaku di Indonesia.

“Kami tidak memusuhi orangnya, tapi memusuhi, menentang, dan melawan perilakunya yang jelas-jelas melanggar norma agama dan hukum di negeri ini,” tegasnya pada Jumat 4 Juli 2025.

Lebih lanjut, ia menyatakan bahwa perilaku LGBT bertentangan dengan etika, moral bangsa, dan nilai-nilai budaya lokal.

Menurutnya, kebebasan berekspresi dalam demokrasi harus tetap dibatasi oleh hukum, norma, dan nilai keagamaan.

“Demokrasi bukan berarti bebas berbicara dan melakukan apa saja. Demokrasi harus dibatasi oleh hukum, etika, moral, dan agama. Pemerintah harus melindungi bangsa dan rakyatnya dari perusakan moral,” tambahnya.

Sebagai bentuk langkah konkret, ia meminta agar influencer yang bersangkutan segera menarik semua konten yang mengkampanyekan LGBT, karena dinilai telah menimbulkan keresahan publik.

“Kami minta agar yang bersangkutan untuk secepatnya menarik semua konten yang mengkampanyekan LGBT karena sudah membuat kegaduhan dan meresahkan masyarakat,” pungkasnya.***

Baca Lainnya

Pasokan LPG Dipastikan Aman, Pertamina Tambah Stok dan Siagakan Agen di Tiga Wilayah

13 Maret 2026 - 09:40 WIB

Pasokan LPG Dipastikan Aman, Pertamina Tambah Stok dan Siagakan Agen di Tiga Wilayah

Isu Penjegalan Mencuat, Hengki Wijaya Pertanyakan Syarat Calon Ketua Umum KONI Pemalang

12 Maret 2026 - 19:30 WIB

HMI Cabang Pekalongan Advokasi Korban Pelecehan Seksual Online, Diduga Foto Dimanipulasi dengan AI

11 Maret 2026 - 23:34 WIB

Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Pekalongan melakukan advokasi dan pengawalan terhadap korban dugaan pelecehan seksual online yang terjadi melalui media sosial.

Ramadan Berkah, Anggota DPRD Pemalang Fahmidh Dhuha Berbagi Takjil Es Buah kepada Anak-anak dan Warga di Dusun Kamulyan

11 Maret 2026 - 12:09 WIB

Ramadan Berkah, Anggota DPRD Pemalang Fahmidh Dhuha Berbagi Takjil Es Buah kepada Anak-anak dan Warga di Dusun Kamulyan

Andi Rustono Soroti Pencalonan Pejabat dalam Bursa Ketua Umum KONI Pemalang, Ingatkan Pentingnya Independensi

10 Maret 2026 - 15:12 WIB

Andi Rustono Soroti Pencalonan Pejabat dalam Bursa Ketum KONI Pemalang
Trending di Daerah