Menu

Mode Gelap
Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Resmi Ditahan KPK, Jadi Tersangka Tunggal Kasus Pengadaan Barang dan Jasa PT Pegadaian Kanwil XI Semarang Berbagi Berkah Ramadan Lewat Program ‘Mengetuk Pintu Langit’ BREAKING NEWS! Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Terjaring OTT KPK di Bulan Ramadan 1447 H BPC HIPMI Pemalang Bentuk Basnom, Bupati Anom Tekankan Sinergitas dan Penguatan Ekonomi Daerah Sekjen HIMANU Apresiasi Langkah Menteri Agama Nasaruddin Umar dalam Kasus Dugaan Gratifikasi Perkuat Peran Pengusaha Muda, BPC HIPMI Pemalang Bakal Bentuk Badan Semi Otonom

Uncategorized

Tebar Kebaikan, UPZ MAJT Salurkan 516 Paket Zakat Fitrah dan Sembako untuk Dhuafa dan Yatama

badge-check


					Pengurus UPZ MAJT mentasarufkan ratusan paket sembako kepada dhuafa dan yatama Semarang, Jum'at (28/3/2025). Perbesar

Pengurus UPZ MAJT mentasarufkan ratusan paket sembako kepada dhuafa dan yatama Semarang, Jum'at (28/3/2025).

WARTANASIONAL.COM – Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT) kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap kaum dhuafa dan yatama.

Pada Jumat (28/3/2025), UPZ MAJT menyalurkan zakat fitrah dan paket sembako dalam acara pentasyarufan yang digelar di Aula MAJT.

Acara ini dihadiri oleh pengurus Pengelola Pelaksana (PP) MAJT, ratusan penerima manfaat, serta sejumlah tokoh agama.

Ketua UPZ MAJT, Dr H Wahab Zaenuri MM, mengatakan kegiatan ini merupakan bagian dari program rutin yang dilakukan sebelum dan selama bulan Ramadan.

“Sebelum Ramadan, kami sudah mendistribusikan dana bergulir untuk kegiatan produktif. Kami juga mengadakan pembinaan kepada para pedagang binaan agar mereka bisa lebih mandiri secara ekonomi. Sementara itu, hari ini kami menyalurkan zakat fitrah dan paket sembako sebanyak 516 paket,” kata Wahab Zaenuri.

Paket bantuan ini diberikan kepada berbagai kelompok penerima, termasuk panti asuhan, lembaga sosial, jamaah rutin MAJT, pedagang binaan, staf dan karyawan MAJT, pedagang kaki lima (PKL) di sekitar MAJT, serta warga sekitar.

Jika sebelumnya Lazisma MAJT mengunjungi panti asuhan untuk menyalurkan bantuan, tahun ini penerima manfaat diundang langsung ke MAJT.

Hal ini dilakukan untuk mempermudah distribusi dan memastikan bantuan diterima secara langsung oleh mereka yang membutuhkan.

Lebih dari sekadar memberikan bantuan konsumtif, UPZ MAJT juga berupaya mengedepankan konsep zakat produktif.

Wahab Zaenuri menegaskan bahwa zakat produktif bertujuan untuk mengubah mustahiq (penerima zakat) menjadi muzakki (pemberi zakat) di masa depan.

Pihaknya ingin agar penerima zakat di masa yang akan datang tidak selamanya bergantung pada bantuan, melainkan menjadi muzakki.

Oleh karena itu adanya pengguliran dana produktif tanpa bunga dan biaya administrasi, mereka bisa mendapatkan tambahan modal untuk usaha.

“Dana ini harus dikembalikan agar bisa digulirkan kepada penerima lainnya, sehingga manfaatnya terus berkelanjutan,” jelasnya.

Ia menekankan bahwa tanpa mekanisme pengembalian, ada risiko dana tersebut digunakan untuk kebutuhan konsumtif.

Oleh karena itu, dengan adanya kewajiban pengembalian, penerima akan lebih terdorong untuk mengembangkan usaha dan menjadi mandiri.

Sekretaris PP MAJT, KH Muhyiddin, turut hadir dalam acara ini dan menyampaikan bahwa Ramadan merupakan momen terbaik untuk berbagi.

Menurutnya, orang kaya itu sejatinya mereka yang memberi. Ada dua pekerjaan mulia dalam zakat.

Pertama, mengumpulkan zakat, yang bisa menjadi tantangan bagi sebagian orang karena mengeluarkan zakat bukan perkara mudah.

“Kedua, menyalurkan zakat, yang merupakan pekerjaan membanggakan karena membawa kebahagiaan bagi penerima,” tutur KH Muhyiddin.

Menurutnya, tidak ada orang yang tidak senang menerima bantuan, sehingga menyalurkan zakat adalah tugas yang mulia dan penuh berkah.

Acara ini juga dihadiri oleh pengurus MAJT lainnya, seperti KH Hadlor Ihsan dan H Istajib, yang turut memberikan dukungan terhadap program-program sosial MAJT dalam membantu masyarakat yang membutuhkan.

Melalui program pentasyarufan zakat fitrah dan sembako ini, diharapkan manfaatnya dapat dirasakan oleh para dhuafa dan yatama.

Selain itu menjadi bagian dari upaya membangun kemandirian ekonomi bagi masyarakat yang membutuhkan.***

Baca Lainnya

Cak Imin Kembali Jadi Sorotan Usai Sentil HMI, Ini Profil Lengkapnya

17 Juli 2025 - 06:29 WIB

Tradisi Santunan Muharram: Merawat Kepedulian untuk Anak Yatim

9 Juli 2025 - 04:17 WIB

Cek Disini! Fakta Menarik Aphelion Fenomena Langit yang Terjadi Setahun Sekali

3 Juli 2025 - 06:49 WIB

Ilustrasi - Aphelion Fenomena Langit yang Terjadi Setahun Sekali (Warta Nasional)

Penuh Makna, 29 Santri Ponpes Tahfidz MAJT-Baznas Jateng Khatam 30 Juz Setiap Hari

28 Maret 2025 - 07:09 WIB

Puluhan Santri Ponpes Tahfidz MAJT-Baznas Jateng Khatam 30 Juz Setiap Hari

Ketua PWI Jateng Sebut Ramadan Jadi Momen yang Memiliki Kekuatan untuk Menggerakkan Media

28 Maret 2025 - 07:00 WIB

Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Jawa Tengah Amir Machmud NS dalam Talkshow Ramadan hingga Magrib (Tarhim) di Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT), Kamis (27/3/2025)
Trending di Uncategorized