Menu

Mode Gelap
Menjaga Denyut Ekonomi Pesisir Pemalang, BRILink Dekatkan Layanan Keuangan di TPI Tanjungsari Semarak Hari Pelanggan Nasional 2026, BRI Unit Taman Hadirkan Pelayanan Bernuansa Budaya Masa Pengabdian Berakhir, KKN MIT Ke-22 Posko 103 Resmi Ditarik dari Desa Karangrowo POPDA Jateng 2026 Cabor Tenis Meja Resmi Dibuka, PTMSI Dorong Lahirnya Atlet Muda Berprestasi Wakil Ketua DPRD Pemalang Aris Ismail Soroti Keluhan Atlet POPDA, Minta Hak Peserta Dipastikan Pilkades Danasari 2026: Lima Bakal Calon Sudah Serahkan Berkas Pendaftaran

Daerah

Pemkab Pemalang Percepat Tracing TBC, Sasar 239 Lokus di 25 Puskesmas

badge-check


					Pemkab Pemalang Percepat Tracing TBC, Sasar 239 Lokus di 25 Puskesmas Perbesar

Pemkab Pemalang Percepat Tracing TBC, Sasar 239 Lokus di 25 Puskesmas

WARTA NASIONAL — Pemerintah Kabupaten Pemalang memperkuat upaya penanggulangan tuberkulosis (TBC) melalui Tracing TBC Terintegrasi yang dibuka Bupati Pemalang Anom Widiyantoro di Kantor Lurah Mulyoharjo, Senin (27/7/2026).

Kegiatan diawali sosialisasi pencegahan dan penanggulangan TBC, kemudian dilanjutkan layanan Cek Kesehatan Gratis (CKG) oleh Puskesmas Mulyoharjo.

Anom menegaskan penanganan TBC harus dilakukan sejak dini, mulai dari menemukan kasus, memberikan pengobatan hingga memastikan pasien sembuh dan menyelesaikan pengobatan.

“Kita ingin menemukan penderita TBC sedini mungkin agar segera mendapatkan pengobatan. Negara hadir bukan hanya untuk menemukan, tetapi juga memastikan pasien menjalani pengobatan sampai sembuh,” ujar Anom.

Ia meminta masyarakat tidak takut mengikuti pemeriksaan maupun tracing. Menurutnya, pemeriksaan justru penting untuk mengetahui penyakit lebih awal sehingga penanganan dapat segera dilakukan.

Anom juga mengingatkan pasien TBC agar disiplin menjalani pengobatan hingga tuntas meski kondisi tubuh sudah membaik.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Pemalang Wiji Mulyati mengatakan Tracing TBC Terintegrasi dilaksanakan di 239 lokus pada 25 puskesmas mulai Juli hingga November 2026.

Capaian investigasi kontak juga menunjukkan peningkatan. Dari sekitar 17 persen pada 2021, kini capaian tersebut telah mendekati 30 persen.

“Tujuan utama kegiatan ini adalah menemukan kasus TBC sedini mungkin agar penderita segera mendapatkan pengobatan, mempercepat proses penyembuhan, sekaligus mencegah penularan di lingkungan sekitarnya,” jelas Wiji.

Kepala Puskesmas Mulyoharjo Nofie menambahkan, kegiatan perdana di Kelurahan Mulyoharjo merupakan bagian dari 16 lokus di wilayah kerja puskesmas tersebut yang mencakup empat kelurahan dan satu desa. Setiap lokus menargetkan 100 peserta.

Sasaran utama tracing adalah masyarakat yang memiliki kontak erat dengan pasien TBC. Peserta menjalani skrining melalui CKG dan pemeriksaan lanjutan menggunakan X-ray mobile atau pemeriksaan dahak bila diperlukan.

Pada pelaksanaan perdana, sebanyak 100 peserta mengikuti sosialisasi dan layanan CKG.

Pemkab Pemalang berharap program tersebut mampu mempercepat penemuan kasus, memutus rantai penularan serta meningkatkan kesadaran masyarakat pentingnya deteksi dini TBC.**

Baca Lainnya

Semarak Hari Pelanggan Nasional 2026, BRI Unit Taman Hadirkan Pelayanan Bernuansa Budaya

4 September 2026 - 15:02 WIB

Semarak Hari Pelanggan Nasional 2026, BRI Unit Taman Hadirkan Pelayanan Bernuansa Budaya

Wakil Ketua DPRD Pemalang Aris Ismail Soroti Keluhan Atlet POPDA, Minta Hak Peserta Dipastikan

2 September 2026 - 14:44 WIB

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pemalang H. Aris Ismail, SAP

Pilkades Danasari 2026: Lima Bakal Calon Sudah Serahkan Berkas Pendaftaran

1 September 2026 - 20:05 WIB

Ratusan Warga Wanarejan Selatan Ikuti Jalan Sehat HUT ke-81 RI, Ini Pesan Plt Bupati Pemalang

30 Agustus 2026 - 15:10 WIB

Pasar Belik Kembali Terbakar, Nurkholes: Pemkab Upayakan Relokasi dan Pembangunan Kembali

29 Agustus 2026 - 22:14 WIB

Trending di Daerah