WARTA NASIONAL — Plt. Bupati Pemalang Nurkholes meninjau langsung penanganan tanggap darurat kebakaran di Pasar Belik, Kecamatan Belik, Sabtu malam (29/8/2026).
Peninjauan dilakukan setelah api berhasil dipadamkan dan petugas masih melakukan proses pendinginan.
Nurkholes mengatakan, pemadaman dilakukan secara cepat dan terpadu dengan melibatkan Diskumdak, BPBD, Satpol PP, serta para relawan dari Pemalang dan Purbalingga.
“Alhamdulillah, selama dua setengah jam sudah bisa dipadamkan dan ini dalam proses pendinginan,” ujarnya.
Setelah pendinginan selesai, pemerintah akan melakukan evakuasi dan pendataan kondisi pasar, termasuk menghitung kerugian akibat kebakaran.
Nurkholes memastikan Pemkab Pemalang akan hadir membantu masyarakat dan pedagang yang terdampak.
“Kita pastikan dulu pendataan di dalam pasar, termasuk kerugiannya. Yang pasti, pemerintah akan hadir di situ untuk membantu hidup dan penghidupan dari kebencanaan ini,” tuturnya.
Ia menyebut dalam waktu 3 x 24 jam pemerintah akan menentukan status kebencanaan. Hasil pendataan tersebut selanjutnya menjadi dasar untuk menentukan langkah penanganan, termasuk kemungkinan pemberian bantuan sosial kepada warga terdampak.
Kebakaran Pasar Belik kali ini juga menjadi perhatian karena kejadian serupa pernah terjadi di lokasi yang sama sekitar dua tahun lalu. Karena itu, Pemkab Pemalang akan mengupayakan relokasi pasar serta pembangunan kembali agar aktivitas perdagangan masyarakat dapat kembali berjalan.
Nurkholes turut mengapresiasi kerja keras petugas dan relawan yang terlibat dalam pemadaman.
“Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada rekan-rekan semua yang sudah berjuang untuk memadamkan api kebakaran ini. Alhamdulillah, dua setengah jam kelihatannya tadi sudah bisa teratasi. Yang dari Purbalingga maupun dari Pemalang, ini kerja sama yang sangat baik sekali,” ungkapnya.
Ia berharap setelah proses pendinginan selesai, kondisi Pasar Belik segera dinyatakan aman dan tidak terjadi lagi percikan api yang dapat memicu kebakaran susulan.***














