Menu

Mode Gelap
H Aris Ismail Gelar Reses, Warga Keluhkan Infrastruktur dan Penyaluran Bansos Tak Tepat Sasaran Gelar Konsolidasi, DPD NasDem Pemalang Perkuat Struktur Partai di Tingkat Kecamatan Ketum PWI Pusat Akhmad Munir Bakal Lantik Pengurus PWI Jateng Periode 2025-2030 pada Selasa 2 Desember 2025 Anggota Komisi VII DPR Yoyok Dorong Anak Muda Kembangkan Kewirausahaan saat Reses di Pemalang Senator DPD RI Abdul Kholik Dukung Penerapan Enam Hari Sekolah di Jateng Pemalang Perkuat Budaya Ramah Anak di Sekolah Lewat ‘My Day, My Rights’

Daerah

Nawal Arafah Dilantik Jadi Ketua TP PKK dan Ketua Tim Pembina Posyandu Jateng, Ini Prioritas Kerjanya

badge-check


					Nawal Arafah Yasin dilantik menjadi Ketua Tim Penggerak PKK dan Ketua Tim Pembina Posyandu Provinsi Jawa Tengah Periode 2025-2030 Perbesar

Nawal Arafah Yasin dilantik menjadi Ketua Tim Penggerak PKK dan Ketua Tim Pembina Posyandu Provinsi Jawa Tengah Periode 2025-2030

WARTANASIONAL.COM – Nawal Arafah Yasin dilantik menjadi Ketua Tim Penggerak PKK dan Ketua Tim Pembina Posyandu Provinsi Jawa Tengah Periode 2025-2030. Pelantikan dilakukan Ketua Umum TP PKK Tri Tito Karnavian, di Aryanusa Ballroom Menara Danareksa, Kamis (20/2/2025).

Hadir pula, Menteri Dalam Negeri RI Tito Karnavian, Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen, serta sejumlah kepala daerah.

Ketua TP PKK Jateng Nawal Arafah Yasin menyampaikan, banyak hal yang menjadi pekerjaan rumah PKK, untuk mewujudkan kesejahteraan keluarga di provinsi ini. Karenanya, pada kepemimpinannya, Nawal fokus untuk melakukan sejumlah program prioritas.

Pertama, pengasuhan keluarga yang berkeadilan gender, dengan memperhatikan penurunan angka kematian ibu, angka kematian bayi, maupun pencegahan stunting dan pernikahan pada anak. Kemudian penurunan angka kemiskinan, memperhatikan persoalan gizi, mendorong ketahanan pangan, dan sebagainya.

Tantangan lain, imbuh Nawal, bencana alam yang masih terjadi di Jateng, dampak perubahan iklim, termasuk rob. Dia juga menyoroti permasalahan kekerasan, baik kekerasan anak, kekerasan seksual, kasus trafficking, yang mesti dicegah dan ditangani.

“Di antara masalah-masalah itu, ada fokus toleransi, bagaimana Tim Penggerak PKK fokus membangun antarsuku, etnis, agama, bisa bersama-sama dalam melakukan perubahan, mewujudkan keluarga yang sejahtera,” beber Nawal.

Ditambahkan, kolaborasi dengan banyak pihak, bukan hanya TP PKK di 35 kabupaten/kota, tapi juga dengan pemerintah, organisasi masyarakat, dan sebagainya, akan terus diperkuat. Sebab, kolaborasi menjadi kunci membangun Jawa Tengah.

Dalam kesempatan itu, Ketua Umum TP PKK Tri Tito Karnavian meminta agar para ketua yang baru saja dilantik, tidak sekadar memiliki pemahaman terhadap program kerja PKK maupun Posyandu, tapi juga memiliki integritas, kepedulian, keteladanan, dan semangat gotong royong.

“Kita harus menjadi teladan dalam menggerakkan masyarakat, serta mendahulukan kepentingan bersama, di atas kepentingan lainnya,” tegasnya.

Ditambahkan, seluruh program yang disusun, harus fokus pada peningkatan kualitaa hidup masyarakat. Dan setiap program yang kita jalankan, harus bermuara pada terwujudnya keluarga yang sehat, cerdas, mandiri, dan berdaya saing. Menurut Tri Tito, kesejahteraan keluarga adalah pondasi bagi kemajuan bangsa.

Dia menekankan enam hal yang mesti dilakukan Ketua TP PKK dan Ketua Tim Pembina Posyandu.

Pertama, pemetaan prioritas program, dengan mengidentifikasi kebutuhan spesifik daerah, terutama yang terkait ketahanan pangan, pemberdayaan ekonomi keluarga, pemberian makanan bergizi.

Selain itu, peningkatan pelayanan posyandu enam bidang standar pelayanan minimal, meliputi pendidikan, kesehatan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketenteraman dan keterliban umum serta perlindungan masyarakat, dan sosial.

Kedua, penguatan kelembagaan kemitraan dan sinergi dengan mengoptimalkan potensi kerja sama.

Ketiga, peningkatan kapasitas kader PKK dan Posyandu, melalui pelatihan rutin terkait kesejahteraan keluarhga dan pemenuhan layanan dasar enam SPM Posyandu.

Keempat, inovasi dan digiaisasi dengan meningkatkan teknologi untuk efektivitas program seperti pemanfaatan platform edukasi daring, serta membangun sistem informasi yang efektif dan akuntabel.

Kelima, persiapan mengikuti Rakernas X TP PKK. Keenam, segera membentuk Tim Pembina Posyandu Tingkat Provinsi, dan memfasilitasi secara berjenjang sampai desa/ kelurahan.

“Saya yakin, dengan kepemimpinan yang kuat dan komitmen tinggi, kita semua mampu menjalankan tugas ini dengan sebaik-baiknya. Mari kita bersama-sama menjadikan PKK dan Posyandu sebagai kekuatan, yang membawa manfaat nyata bagi masyarakat Indonesia,” tandasnya.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Ketum PWI Pusat Akhmad Munir Bakal Lantik Pengurus PWI Jateng Periode 2025-2030 pada Selasa 2 Desember 2025

28 November 2025 - 20:07 WIB

Ketua Umum (Ketum) Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat Akhmad Munir

Anggota Komisi VII DPR Yoyok Dorong Anak Muda Kembangkan Kewirausahaan saat Reses di Pemalang

28 November 2025 - 17:22 WIB

Anggota Komisi VII DPR RI, Yoyok Riyo Sudibyo, menggelar kegiatan reses di Kecamatan Pemalang, Kabupaten Pemalang, pada Jumat 28 November 2025.

Senator DPD RI Abdul Kholik Dukung Penerapan Enam Hari Sekolah di Jateng

28 November 2025 - 08:37 WIB

Anggota DPD RI asal Jawa Tengah, Abdul Kholik

Pemalang Perkuat Budaya Ramah Anak di Sekolah Lewat ‘My Day, My Rights’

28 November 2025 - 08:04 WIB

Dinas Sosial KBPP Kabupaten Pemalang melalui Bidang PPPA melaksanakan kegiatan Forum Anak Goes To School (FAGTS)

Genjot PAD 2026, Sekda Sebut Pemprov Jateng Telah Siapkan Strategi

27 November 2025 - 21:32 WIB

Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jateng, Sumarno saat menyampaikan Nota Keuangan Rancangan APBD Provinsi Jawa Tengah tahun anggaran 2026, saat rapat paripurna DPRD Jawa Tengah, di Gedung Berlian Kota Semarang, Kamis, 27 November 2025.
Trending di Daerah
error: Content is protected !!