Menu ✖

Mode Gelap
Pegadaian Kanwil XI Semarang Resmikan ATM Emas, Nasabah Bisa Cetak Emas Fisik 1–100 Gram IPW Jateng Apresiasi Komitmen Kapolres Pemalang, Kasus Perundungan SDN 01 Kebondalem Diminta Diusut Tuntas Ketua Golkar Jateng Soroti Riset CELIOS, Tegaskan Pentingnya Penilaian Berimbang Senator Abdul Kholik Serap Aspirasi Mahasiswa IVET Semarang, Dorong Penguatan Pertanian dan Maritim Aris Ismail Apresiasi Langkah KPK, Dukung Pemalang Lebih Bersih dan Berkeadilan RTH Bumiayu Mangkrak, Di Mana Keseriusan Pemkab dan DPRD Brebes?

Daerah

Nawal Arafah Dilantik Jadi Ketua TP PKK dan Ketua Tim Pembina Posyandu Jateng, Ini Prioritas Kerjanya

badge-check


					Nawal Arafah Yasin dilantik menjadi Ketua Tim Penggerak PKK dan Ketua Tim Pembina Posyandu Provinsi Jawa Tengah Periode 2025-2030 Perbesar

Nawal Arafah Yasin dilantik menjadi Ketua Tim Penggerak PKK dan Ketua Tim Pembina Posyandu Provinsi Jawa Tengah Periode 2025-2030

WARTANASIONAL.COM – Nawal Arafah Yasin dilantik menjadi Ketua Tim Penggerak PKK dan Ketua Tim Pembina Posyandu Provinsi Jawa Tengah Periode 2025-2030. Pelantikan dilakukan Ketua Umum TP PKK Tri Tito Karnavian, di Aryanusa Ballroom Menara Danareksa, Kamis (20/2/2025).

Hadir pula, Menteri Dalam Negeri RI Tito Karnavian, Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen, serta sejumlah kepala daerah.

Ketua TP PKK Jateng Nawal Arafah Yasin menyampaikan, banyak hal yang menjadi pekerjaan rumah PKK, untuk mewujudkan kesejahteraan keluarga di provinsi ini. Karenanya, pada kepemimpinannya, Nawal fokus untuk melakukan sejumlah program prioritas.

Pertama, pengasuhan keluarga yang berkeadilan gender, dengan memperhatikan penurunan angka kematian ibu, angka kematian bayi, maupun pencegahan stunting dan pernikahan pada anak. Kemudian penurunan angka kemiskinan, memperhatikan persoalan gizi, mendorong ketahanan pangan, dan sebagainya.

Tantangan lain, imbuh Nawal, bencana alam yang masih terjadi di Jateng, dampak perubahan iklim, termasuk rob. Dia juga menyoroti permasalahan kekerasan, baik kekerasan anak, kekerasan seksual, kasus trafficking, yang mesti dicegah dan ditangani.

“Di antara masalah-masalah itu, ada fokus toleransi, bagaimana Tim Penggerak PKK fokus membangun antarsuku, etnis, agama, bisa bersama-sama dalam melakukan perubahan, mewujudkan keluarga yang sejahtera,” beber Nawal.

Ditambahkan, kolaborasi dengan banyak pihak, bukan hanya TP PKK di 35 kabupaten/kota, tapi juga dengan pemerintah, organisasi masyarakat, dan sebagainya, akan terus diperkuat. Sebab, kolaborasi menjadi kunci membangun Jawa Tengah.

Dalam kesempatan itu, Ketua Umum TP PKK Tri Tito Karnavian meminta agar para ketua yang baru saja dilantik, tidak sekadar memiliki pemahaman terhadap program kerja PKK maupun Posyandu, tapi juga memiliki integritas, kepedulian, keteladanan, dan semangat gotong royong.

“Kita harus menjadi teladan dalam menggerakkan masyarakat, serta mendahulukan kepentingan bersama, di atas kepentingan lainnya,” tegasnya.

Ditambahkan, seluruh program yang disusun, harus fokus pada peningkatan kualitaa hidup masyarakat. Dan setiap program yang kita jalankan, harus bermuara pada terwujudnya keluarga yang sehat, cerdas, mandiri, dan berdaya saing. Menurut Tri Tito, kesejahteraan keluarga adalah pondasi bagi kemajuan bangsa.

Dia menekankan enam hal yang mesti dilakukan Ketua TP PKK dan Ketua Tim Pembina Posyandu.

Pertama, pemetaan prioritas program, dengan mengidentifikasi kebutuhan spesifik daerah, terutama yang terkait ketahanan pangan, pemberdayaan ekonomi keluarga, pemberian makanan bergizi.

Selain itu, peningkatan pelayanan posyandu enam bidang standar pelayanan minimal, meliputi pendidikan, kesehatan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketenteraman dan keterliban umum serta perlindungan masyarakat, dan sosial.

Kedua, penguatan kelembagaan kemitraan dan sinergi dengan mengoptimalkan potensi kerja sama.

Ketiga, peningkatan kapasitas kader PKK dan Posyandu, melalui pelatihan rutin terkait kesejahteraan keluarhga dan pemenuhan layanan dasar enam SPM Posyandu.

Keempat, inovasi dan digiaisasi dengan meningkatkan teknologi untuk efektivitas program seperti pemanfaatan platform edukasi daring, serta membangun sistem informasi yang efektif dan akuntabel.

Kelima, persiapan mengikuti Rakernas X TP PKK. Keenam, segera membentuk Tim Pembina Posyandu Tingkat Provinsi, dan memfasilitasi secara berjenjang sampai desa/ kelurahan.

“Saya yakin, dengan kepemimpinan yang kuat dan komitmen tinggi, kita semua mampu menjalankan tugas ini dengan sebaik-baiknya. Mari kita bersama-sama menjadikan PKK dan Posyandu sebagai kekuatan, yang membawa manfaat nyata bagi masyarakat Indonesia,” tandasnya.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

IPW Jateng Apresiasi Komitmen Kapolres Pemalang, Kasus Perundungan SDN 01 Kebondalem Diminta Diusut Tuntas

16 Oktober 2026 - 09:37 WIB

Ketua Golkar Jateng Soroti Riset CELIOS, Tegaskan Pentingnya Penilaian Berimbang

14 Oktober 2026 - 21:47 WIB

Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh.

Aris Ismail Apresiasi Langkah KPK, Dukung Pemalang Lebih Bersih dan Berkeadilan

13 Oktober 2026 - 16:59 WIB

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pemalang, H Aris Ismail, SAP

Fraksi Golkar DPRD Pemalang Ikuti Rakornis Nasional 2026 di Bandung, Perkuat Konsolidasi Pemenangan Pemilu

12 Oktober 2026 - 15:41 WIB

Datangi Keluarga Korban Bullying di Pemalang, MY Esti Wijayati Dorong RUU Sisdiknas Bakal Diperkuat

10 Oktober 2026 - 21:23 WIB

Trending di Daerah