Menu

Mode Gelap
Fahmidh Dhuha Tinjau Pembangunan Bendungan Irigasi di Dusun Bungin Danasari, Solusi Atasi Air Laut Masuk Sawah Pegadaian Kanwil XI Semarang dan TP PKK Jateng Teken MoU, Dorong Literasi Keuangan dan Sampah Jadi Emas BRI Peduli Aspal Jalan Dusun Benteng Desa Wanarata, Dukung Akses dan Aktivitas Warga Bantarbolang BRI Cabang Pemalang Realisasikan Pembangunan Ruang Kelas untuk MDA Walisongo Kebongede BRI Peduli Hadir di Desa Pakembaran, Halaman MDA Rodliyatul Uqul Kini Lebih Aman dan Nyaman GRIB Jaya Ancam Demo Besar dan Lapor Kejari Soal Tender RSUD Randudongkal

Daerah

Mohammad Saleh Minta Nasib 1.814 Guru Honorer Jateng Tetap Diprioritaskan Meski Ada Efisiensi Anggaran

badge-check


					Wakil Ketua DPRD Jateng, Mohammad Saleh Perbesar

Wakil Ketua DPRD Jateng, Mohammad Saleh

WARTA NASIONAL – Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh, meminta Pemerintah Provinsi Jawa Tengah tetap memprioritaskan penyelesaian nasib 1.814 guru honorer meski dihadapkan pada kebijakan efisiensi anggaran dan pemotongan dana Transfer ke Daerah (TKD) dari pemerintah pusat.

Menurut Saleh, keterbatasan fiskal yang dialami pemerintah daerah tidak boleh mengurangi perhatian terhadap sektor pendidikan, khususnya terkait kesejahteraan dan kepastian status para tenaga pendidik yang selama ini berperan penting dalam proses belajar mengajar.

“Pendidikan merupakan sektor yang sangat strategis. Karena itu, meskipun ada efisiensi anggaran, nasib guru honorer harus tetap menjadi perhatian pemerintah,” ujar Saleh.

Ia menjelaskan, pemotongan dana TKD sebesar Rp1,5 triliun memang memengaruhi ruang fiskal Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Namun, menurutnya, pengelolaan anggaran tetap harus mengutamakan kebutuhan dasar masyarakat, termasuk layanan pendidikan.

Saleh menilai keberadaan guru honorer masih sangat dibutuhkan untuk mendukung proses pembelajaran di berbagai sekolah di Jawa Tengah. Oleh sebab itu, ia meminta agar keterbatasan anggaran tidak sampai berdampak pada kualitas pendidikan.

“Jangan sampai keterbatasan anggaran berdampak pada kualitas layanan pendidikan. Kebutuhan tenaga pendidik harus tetap menjadi prioritas,” tegas Ketua DPD Partai Golkar Jawa Tengah tersebut.

Menurutnya, banyak guru honorer telah mengabdikan diri selama bertahun-tahun dan memberikan kontribusi besar terhadap penyelenggaraan pendidikan di daerah. Karena itu, pemerintah daerah perlu terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat guna mencari skema penyelesaian yang sesuai dengan ketentuan perundang-undangan serta kemampuan keuangan daerah.

Selain itu, Saleh juga mendorong agar proses penataan tenaga non-ASN di sektor pendidikan dilakukan secara transparan dengan mempertimbangkan masa pengabdian, kebutuhan sekolah, serta kompetensi masing-masing tenaga pendidik.

“Yang terpenting adalah bagaimana kebutuhan guru di sekolah tetap terpenuhi, sementara para tenaga honorer yang selama ini mengabdi juga mendapatkan kepastian dan perhatian yang layak,” katanya.

Ia berharap pemerintah dapat menemukan formulasi terbaik sehingga kebijakan efisiensi anggaran tidak berdampak pada kualitas pendidikan maupun kesejahteraan guru honorer di Jawa Tengah.

“Kita semua tentu ingin pendidikan di Jawa Tengah terus maju. Karena itu, keberadaan dan masa depan guru honorer harus menjadi bagian dari perhatian bersama,” pungkas Saleh.***

Baca Lainnya

Fahmidh Dhuha Tinjau Pembangunan Bendungan Irigasi di Dusun Bungin Danasari, Solusi Atasi Air Laut Masuk Sawah

20 Juli 2026 - 15:04 WIB

Anggota DPRD Kabupaten Pemalang, Fahmidh Dhuha, SM., MM., meninjau langsung pembangunan bendungan untuk irigasi di Dusun Bungin, Desa Danasari, Kabupaten Pemalang, pada Senin (20/7/2026).

Pegadaian Kanwil XI Semarang dan TP PKK Jateng Teken MoU, Dorong Literasi Keuangan dan Sampah Jadi Emas

20 Juli 2026 - 12:49 WIB

Pegadaian Kanwil XI Semarang dan TP PKK Jateng Teken MoU, Dorong Literasi Keuangan dan Sampah Jadi Emas

BRI Peduli Aspal Jalan Dusun Benteng Desa Wanarata, Dukung Akses dan Aktivitas Warga Bantarbolang

20 Juli 2026 - 12:40 WIB

penyerahan simbolis yang dilakukan oleh Rahman Hakim selaku Supervisor Penunjang Operasional (SPO) BRI Cabang Pemalang kepada Kepala Desa Wanarata, Elok Rakhmawati, SE pada Senin (29/6/2026).

BRI Cabang Pemalang Realisasikan Pembangunan Ruang Kelas untuk MDA Walisongo Kebongede

20 Juli 2026 - 12:36 WIB

Penyerahan secara simbolis bantuan program tersebut dilakukan oleh Rahman Hakim selaku Supervisor Penunjang Operasional (SPO) BRI Cabang Pemalang kepada Kepala MDA Walisongo Desa Kebongede, Mustofa pada Senin (29/6/2026).

BRI Peduli Hadir di Desa Pakembaran, Halaman MDA Rodliyatul Uqul Kini Lebih Aman dan Nyaman

20 Juli 2026 - 12:22 WIB

Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh Rahman Hakim selaku Supervisor Penunjang Operasional (SPO) BRI Branch Office Pemalang kepada Kepala MDA Rodliyatul Uqul, Sokhekhudin, pada Senin (29/6/2026).
Trending di Daerah