Menu

Mode Gelap
Pilkades Danasari 2026: Lima Bakal Calon Sudah Serahkan Berkas Pendaftaran PTMSI Wonogiri Audiensi dengan Pengprov PTMSI Jateng, Perkuat Sinergi Pembinaan Tenis Meja Ratusan Warga Wanarejan Selatan Ikuti Jalan Sehat HUT ke-81 RI, Ini Pesan Plt Bupati Pemalang Bangga! Ikna Rania Azzahra dari SDN 02 Kebondalem Masuk Tim Renang POPDA Jateng 2026 211 Wisudawan INSIP Pemalang Resmi Sandang Gelar Sarjana, Nurkholes: Wisuda Bukan Akhir Perjalanan Pasar Belik Kembali Terbakar, Nurkholes: Pemkab Upayakan Relokasi dan Pembangunan Kembali

Daerah

Masalah UHC hingga Sampah, DPRD Nilai Kinerja Bupati Pemalang Buruk

badge-check


					Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Heru Kundhimiarso Perbesar

Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Heru Kundhimiarso

WARTA NASIONAL – Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Heru Kundhimiarso, melontarkan kritik tajam terhadap kinerja Bupati Pemalang, Anom Widiyantoro, dalam kurun satu tahun terakhir.

Ia menilai kinerja kepala daerah tersebut layak mendapat “rapor merah”.

Pernyataan itu disampaikan Heru usai Rapat Paripurna Pembentukan Panitia Khusus (Pansus) LKPJ Bupati Pemalang Akhir Tahun Anggaran 2025 yang digelar Jumat (27/3/2026).

Anggota Komisi A Bidang Pemerintahan DPRD Pemalang tersebut menegaskan, penilaian yang ia sampaikan merupakan bentuk evaluasi terhadap jalannya pemerintahan daerah selama setahun terakhir.

“Muncul pertanyaan: apa penilaiannya sebagai wakil rakyat atas setahun kinerja bupati? Jawabannya jelas: rapor merah!” tegasnya.

Menurut Heru, penilaian tersebut didasarkan pada berbagai persoalan krusial yang dinilai belum tertangani dengan baik di Kabupaten Pemalang. Ia menyoroti kisruh program Universal Health Coverage (UHC) serta persoalan tenaga honorer yang dinilai dipaksakan melalui skema outsourcing.

“Dari kisruh UHC, carut-marutnya honorer memaksa sistem outsourcing, dan itu berpotensi bermasalah hukum seperti yang terjadi di Pekalongan,” ujarnya.

Selain itu, ia juga mengkritik kondisi infrastruktur yang dinilai masih buruk, terutama pada sektor drainase dan sungai yang disebut menjadi salah satu penyebab banjir di sejumlah wilayah Pemalang. Permasalahan sampah yang belum terselesaikan turut menjadi perhatian serius.

Heru juga mengungkapkan bahwa berbagai rekomendasi yang telah disampaikan DPRD Pemalang kepada pihak eksekutif kerap tidak dijalankan.

“Bahkan banyak rekomendasi DPRD tidak pernah dijalankan, diabaikan, dan dianggap angin lalu. Kalau DPRD saja tidak dianggap, apalagi suara rakyatnya?” pungkasnya.***

Baca Lainnya

Pilkades Danasari 2026: Lima Bakal Calon Sudah Serahkan Berkas Pendaftaran

1 September 2026 - 20:05 WIB

Ratusan Warga Wanarejan Selatan Ikuti Jalan Sehat HUT ke-81 RI, Ini Pesan Plt Bupati Pemalang

30 Agustus 2026 - 15:10 WIB

Pasar Belik Kembali Terbakar, Nurkholes: Pemkab Upayakan Relokasi dan Pembangunan Kembali

29 Agustus 2026 - 22:14 WIB

PDI Perjuangan Pemalang Gelar Musran-Musanran Serentak, 692 Pengurus Ranting dan Anak Ranting se-Kecamatan Pemalang Dikukuhkan

29 Agustus 2026 - 18:45 WIB

Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Pemalang, Indianto, SH,

Kirab Budaya Slumpring Festival Cibuyur 2026, Dorong Pelestarian Tradisi dan Ekonomi Kreatif

29 Agustus 2026 - 17:36 WIB

Trending di Daerah