Menu

Mode Gelap
Terpuruk! IPM Pemalang Peringkat Buncit, Pemerataan Pembangunan Dipertanyakan Mohammad Saleh: NU Harus Konsisten Kawal Pembangunan Jateng INSIP Siap Jadi Universitas Islam Pemalang Pasca Bencana Tanah Bergerak di Desa Padasari, LPBI NU MWC Jatinegara Bantu Air Bersih 24.000 liter Kunjungan Perpustakaan Jateng Capai 4,3 Juta Orang, Mohammad Saleh Minta Aktivitas Literasi Digeliatkan FTIK USM Perkuat Literasi Digital Berbasis Gender bagi Perempuan Pesisir Tambakrejo

Daerah

Masalah UHC hingga Sampah, DPRD Nilai Kinerja Bupati Pemalang Buruk

badge-check


					Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Heru Kundhimiarso Perbesar

Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Heru Kundhimiarso

WARTA NASIONAL – Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Heru Kundhimiarso, melontarkan kritik tajam terhadap kinerja Bupati Pemalang, Anom Widiyantoro, dalam kurun satu tahun terakhir.

Ia menilai kinerja kepala daerah tersebut layak mendapat “rapor merah”.

Pernyataan itu disampaikan Heru usai Rapat Paripurna Pembentukan Panitia Khusus (Pansus) LKPJ Bupati Pemalang Akhir Tahun Anggaran 2025 yang digelar Jumat (27/3/2026).

Anggota Komisi A Bidang Pemerintahan DPRD Pemalang tersebut menegaskan, penilaian yang ia sampaikan merupakan bentuk evaluasi terhadap jalannya pemerintahan daerah selama setahun terakhir.

“Muncul pertanyaan: apa penilaiannya sebagai wakil rakyat atas setahun kinerja bupati? Jawabannya jelas: rapor merah!” tegasnya.

Menurut Heru, penilaian tersebut didasarkan pada berbagai persoalan krusial yang dinilai belum tertangani dengan baik di Kabupaten Pemalang. Ia menyoroti kisruh program Universal Health Coverage (UHC) serta persoalan tenaga honorer yang dinilai dipaksakan melalui skema outsourcing.

“Dari kisruh UHC, carut-marutnya honorer memaksa sistem outsourcing, dan itu berpotensi bermasalah hukum seperti yang terjadi di Pekalongan,” ujarnya.

Selain itu, ia juga mengkritik kondisi infrastruktur yang dinilai masih buruk, terutama pada sektor drainase dan sungai yang disebut menjadi salah satu penyebab banjir di sejumlah wilayah Pemalang. Permasalahan sampah yang belum terselesaikan turut menjadi perhatian serius.

Heru juga mengungkapkan bahwa berbagai rekomendasi yang telah disampaikan DPRD Pemalang kepada pihak eksekutif kerap tidak dijalankan.

“Bahkan banyak rekomendasi DPRD tidak pernah dijalankan, diabaikan, dan dianggap angin lalu. Kalau DPRD saja tidak dianggap, apalagi suara rakyatnya?” pungkasnya.***

Baca Lainnya

Terpuruk! IPM Pemalang Peringkat Buncit, Pemerataan Pembangunan Dipertanyakan

21 April 2026 - 21:51 WIB

IPM Jawa Tengah 2025 Capai 74,77, Pemalang Terendah di Posisi 35

Mohammad Saleh: NU Harus Konsisten Kawal Pembangunan Jateng

21 April 2026 - 08:10 WIB

Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Tengah Mohammad Saleh menghadiri acara “Halalbihalal Ngumpulke Balung Pisah Warga NU se-Jateng” yang digelar di Hotel Pandanaran, Kota Semarang pada Minggu, 19 April 2026 malam.

Pasca Bencana Tanah Bergerak di Desa Padasari, LPBI NU MWC Jatinegara Bantu Air Bersih 24.000 liter

19 April 2026 - 10:42 WIB

Ketua Lembaga Penanggulan Bencana dan Iklim Nahdatu Ulama (LPBI NU) MWC NU Jatinegara Rereb Kanthi Pangestu saat Menyalurkan air bersih

Kunjungan Perpustakaan Jateng Capai 4,3 Juta Orang, Mohammad Saleh Minta Aktivitas Literasi Digeliatkan

19 April 2026 - 09:16 WIB

Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh,

FTIK USM Perkuat Literasi Digital Berbasis Gender bagi Perempuan Pesisir Tambakrejo

18 April 2026 - 16:08 WIB

FTIK USM Perkuat Literasi Digital Berbasis Gender bagi Perempuan Pesisir Tambakrejo
Trending di Daerah