Menu

Mode Gelap
FDK UIN Walisongo Bahas Ketahanan Keluarga Menuju Indonesia Emas 2045 Perumda Tirta Mulia Pemalang Perbaiki Pipa Bocor di Sirandu, Ini Wilayah Terdampak Pemilu: Dari Partisipatif Menuju Pragmatis, Benarkah ‘Ora Ono Duit Ora Nyoblos’? Kasus Anom Widiyantoro, KPK Panggil Mantan Kadisdikpora Supa’at dan Eks Dirut Perumda Tirta Mulia Slamet Efendi INFO LOKER! Kospin Jasa Buka Lowongan Kerja Kasir Keliling, Penempatan Pemalang dan Sekitarnya Harpelnas 2026, Dirut Perumda Tirta Mulia Pemalang Turun Langsung Temui Pelanggan dari Rumah ke Rumah

Daerah

Legislator PKB Minta Pemkab Tak Anggap Remeh Soal Seleksi PPPK Disparpora Pemalang

badge-check


					Anggota Komisi A DPRD Kabupaten Pemalang, Heru Kundhimiarso, Perbesar

Anggota Komisi A DPRD Kabupaten Pemalang, Heru Kundhimiarso,

WARTA NASIONAL – Anggota Komisi A Bidang Pemerintahan DPRD Pemalang, Heru Kundhimiarso, meminta Pemkab Pemalang tak menganggap remeh dugaan pelanggaran dalam seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Dirinya menegaskan, Komisi A DPRD Pemalang bakal mendukung penuh perjuangan para tenaga honorer untuk mendapatkan keadilan.

Bahkan siap melakukan pendampingan jika mereka akan menempuh jalur hukum.

Sosok yang akrab disapa Kundhi itu, mengingatkan Pemerintah Kabupaten Pemalang, khususnya Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disparpora) dan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) tak main-main dalam persoalan ini.

“Persoalan ini menyangkut integritas pemerintah dan bisa berimplikasi pada hukum. Harus ada penyelesaian yang jelas dan transparan.” kata Kundhi dalam keterangan persnya, Jumat (13/6/2025).

Kundhi pun menegaskan, Komisi A DPRD Pemalang akan mendukung penuh perjuangan tenaga honorer Unit Pengelola Objek Wisata (UPOW) Disparpora Pemalang untuk menuntut dan memperjuangkan hak nya.

“Kami akan melakukan pendampingan terhadap mereka. Bahkan jika diperlukan, kami siapkan bantuan hukum jika akan ditempuh jalur hukum.” tegasnya.

Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu meminta BKD dan Disparpora Kabupaten Pemalang untuk bertanggung jawab menyelesaikan kekisruhan dalam seleksi PPPK itu.

Sebelumnya, kericuhan nyaris terjadi saat tenaga honorer Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Pemalang mempertanyakan dugaan pelanggaran administrasi dalam seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Para tenaga honorer tersulut emosi usai tersinggung dengan jawaban dan nada bicara salah seorang pegawai Badan Kepegawaian Daerah (BKD) di tengah forum audiensi yang dikemas sosialiasi di Aula Kantor Disparpora Pemalang, Kamis (12/6/2025).

Kedatangan para tenaga honorer Unit Pengelola Objek Wisata (UPOW) Disparpora sendiri untuk mempertanyakan lolosnya 14 tenaga honorer di lingkungan Kantor Disparpora Pemalang dalam seleksi PPPK tahap I, yang diduga sarat kecurangan dan pelanggaran administrasi.

Dimana 14 tenaga honorer tersebut bisa lolos dalam seleksi PPPK lantaran pada tahun 2020 silam mereka tercatat digaji dengan skema Belanja Pegawai.

Catatan tersebut pun menjadi modal utama mereka bisa lolos administrasi dalam seleksi tahap I PPPK.

Padahal, sejak tahun 2010 pemerintah tak lagi menggaji tenaga honorer dengan skema Belanja Pegawai, melainkan harus dengan skema Barang dan Jasa.***

Baca Lainnya

Sekda Pemalang Soroti Anggaran Perubahan 2026, OPD Diminta Utamakan Program Berdampak

7 September 2026 - 12:37 WIB

Semarak Hari Pelanggan Nasional 2026, BRI Unit Taman Hadirkan Pelayanan Bernuansa Budaya

4 September 2026 - 15:02 WIB

Semarak Hari Pelanggan Nasional 2026, BRI Unit Taman Hadirkan Pelayanan Bernuansa Budaya

Wakil Ketua DPRD Pemalang Aris Ismail Soroti Keluhan Atlet POPDA, Minta Hak Peserta Dipastikan

2 September 2026 - 14:44 WIB

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pemalang H. Aris Ismail, SAP

Pilkades Danasari 2026: Lima Bakal Calon Sudah Serahkan Berkas Pendaftaran

1 September 2026 - 20:05 WIB

Ratusan Warga Wanarejan Selatan Ikuti Jalan Sehat HUT ke-81 RI, Ini Pesan Plt Bupati Pemalang

30 Agustus 2026 - 15:10 WIB

Trending di Daerah