WARTA NASIONAL – Ketua Umum Ikatan Masyarakat Pemalang (IKMAL JAYA), H. Abdul Khalim, menyampaikan keprihatinannya atas berbagai keluhan pengunjung terkait kondisi dan pengelolaan Pantai Widuri yang ramai diperbincangkan di media sosial.
Menurutnya, keluhan yang disampaikan masyarakat tidak boleh dianggap sepele, melainkan harus menjadi bahan evaluasi serius bagi pihak pengelola maupun pemerintah daerah.
“Pantai Widuri ini merupakan salah satu ikon wisata Kabupaten Pemalang. Sudah seharusnya dikelola dengan baik agar memberikan kenyamanan bagi pengunjung,” ujarnya.
Ia menilai, sejumlah persoalan seperti kebersihan, kenyamanan, penataan kawasan, hingga transparansi tarif perlu segera dibenahi secara menyeluruh.
Hal ini penting untuk menjaga kepercayaan masyarakat sekaligus meningkatkan daya tarik wisata daerah.

Tampak banyak sampah yang berserakan di area Pantai Widuri Pemalang Jadi Sorotan
Selain itu, Abdul Khalim juga menyoroti perlunya pengawasan yang lebih ketat terhadap aktivitas di kawasan pantai, termasuk penertiban parkir dan pengendalian kebisingan yang dikeluhkan pengunjung.
“Kalau tidak segera dibenahi, dikhawatirkan akan berdampak pada menurunnya minat wisatawan untuk berkunjung,” katanya kepada wartanasional.com pada Selasa 28 April 2026..
Ia juga mendorong adanya sinergi antara pemerintah daerah, pengelola, dan masyarakat dalam melakukan pembenahan serta pengembangan kawasan wisata.
Menurutnya, dengan pengelolaan yang baik, Pantai Widuri memiliki potensi besar untuk menjadi destinasi unggulan yang mampu mendongkrak perekonomian masyarakat sekitar.
“Ini aset bersama. Harus dijaga dan dikelola secara profesional agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” tegasnya.
IKMAL JAYA berharap, berbagai masukan dari masyarakat dapat segera ditindaklanjuti sebagai langkah konkret dalam meningkatkan kualitas layanan dan fasilitas di kawasan wisata tersebut.*














