WARTA NASIONAL — Pemalang Wedding Fair 2026 kembali digelar dengan melibatkan 105 vendor dan menargetkan transaksi sedikitnya Rp20 miliar.
Ajang tahunan tersebut berlangsung di Gedung RGP Pemalang, Kamis (1/5/2026).
Bupati Pemalang Anom Widiyantoro menyebut Pemalang Wedding Fair menjadi ajang yang dinantikan masyarakat, khususnya calon pengantin dan keluarga yang tengah mempersiapkan pernikahan.
“Pemalang Wedding Fair ini sudah kesekian kali dan selalu menjadi ajang yang ditunggu-tunggu, terutama oleh keluarga dan pemuda-pemudi yang mau menikah,” ujar Anom.
Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi pusat informasi dan transaksi kebutuhan pernikahan, tetapi juga membuka peluang bagi pelaku ekonomi kreatif. Industri wedding dinilai mampu memadukan unsur budaya dan kesenian lokal dengan berbagai kebutuhan pernikahan.
Pemkab Pemalang, lanjut Anom, berkomitmen mendukung pengembangan kegiatan serupa agar produk dan kesenian lokal semakin dikenal, termasuk melalui event berskala lebih luas.
Sementara itu, Ketua Panitia Ali Amasko mengatakan Pemalang Wedding Fair 2026 merupakan penyelenggaraan tahun ketiga. Jumlah peserta meningkat dibanding 2025 yang hanya melibatkan 80 vendor dengan 240 billing senilai Rp15 miliar.
“Tahun ini ada 105 vendor dengan target minimal 300 billing. Harapannya target ekonomi yang kita capai ke depan kurang lebih sekitar Rp20 miliar,” katanya.
Sebanyak 105 vendor menawarkan berbagai kebutuhan pernikahan dari hulu hingga hilir, mulai bunga, tenda, dekorasi, tata rias pengantin (MUA), hingga undangan digital dan fisik.
Untuk menarik minat pengunjung, panitia juga menyediakan base price khusus serta diskon kompetitif dibandingkan harga di galeri masing-masing vendor.**













