Menu

Mode Gelap
Pilkades Danasari 2026: Pendataan Pemilih Dimulai 17 September 2026, Warga Diminta Siapkan KK dan KTP Komisi Yudisial Kawal Implementasi UU TPKS, Tiga Perkara di Jateng Jadi Atensi FDK UIN Walisongo Bahas Ketahanan Keluarga Menuju Indonesia Emas 2045 Perumda Tirta Mulia Pemalang Perbaiki Pipa Bocor di Sirandu, Ini Wilayah Terdampak Pemilu: Dari Partisipatif Menuju Pragmatis, Benarkah ‘Ora Ono Duit Ora Nyoblos’? Kasus Anom Widiyantoro, KPK Panggil Mantan Kadisdikpora Supa’at dan Eks Dirut Perumda Tirta Mulia Slamet Efendi

Daerah

HPSN 2026, Bupati Pemalang Soroti Pentingnya Pengelolaan Sampah dari Lingkungan Terkecil

badge-check


					HPSN 2026, Bupati Pemalang Soroti Pentingnya Pengelolaan Sampah dari Lingkungan Terkecil Perbesar

HPSN 2026, Bupati Pemalang Soroti Pentingnya Pengelolaan Sampah dari Lingkungan Terkecil

WARTA NASIONAL – Pemerintah Kabupaten Pemalang mengikuti peringatan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) 2026 bersama 35 kabupaten/kota se-Jawa Tengah melalui zoom meeting, Selasa (24/2/2026).

Kegiatan tersebut dipusatkan secara luring di Pantai Jodo, Kabupaten Batang, dan dipimpin oleh Gubernur Jawa Tengah.

Usai kegiatan, Bupati Pemalang Anom Widiyantoro menegaskan bahwa persoalan sampah merupakan isu nasional yang harus ditangani secara sistematis dan berkelanjutan, dimulai dari lingkungan terkecil.

“Hari Peduli Sampah Nasional ini mengingatkan kita bahwa sampah adalah masalah nasional, tetapi penyelesaiannya harus dimulai dari diri sendiri, dari keluarga, RT, RW, hingga masyarakat luas,” ujarnya.

Dalam upaya memperkuat pengelolaan sampah, Pemkab Pemalang telah menjalin kerja sama regional dengan Kota dan Kabupaten Pekalongan. Selain itu, konsep pemilahan sampah dari sumbernya akan terus dimaksimalkan sebagai langkah awal pengurangan volume sampah.

Tak hanya itu, Pemalang juga menginisiasi pembangunan sumur resapan dan biopori untuk mereduksi sampah organik. Seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) telah diminta membuat minimal 5 hingga 10 sumur resapan di masing-masing kantor. Program tersebut akan dilanjutkan ke sekolah-sekolah hingga rumah tangga.

“Kita masifkan gerakan ini. OPD sudah mulai, nanti sekolah-sekolah dan masyarakat juga kita dorong agar membuat sumur resapan dan biopori di rumah masing-masing. Jika ini dilakukan bersama, beban pengelolaan sampah akan jauh lebih ringan,” jelasnya.

Sementara itu, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi dalam arahannya menyampaikan bahwa produksi sampah di Jawa Tengah mencapai hampir 6,4 juta ton per tahun, namun baru sekitar 60 persen yang dapat diproses. Ia meminta para bupati dan wali kota tidak berhenti pada penandatanganan MoU pengelolaan sampah, tetapi segera menindaklanjuti dengan aksi nyata serta penyampaian data yang akurat.

Menurutnya, target pemerintah pusat pada 2029 adalah tercapainya zero sampah, sehingga diperlukan sinergi kuat antara pemerintah daerah, instansi vertikal, serta partisipasi aktif masyarakat.

Dalam momentum tersebut juga dilakukan launching Gerakan Jawa Tengah ASRI yang melibatkan 35 kabupaten/kota. Gerakan ini diharapkan menjadi langkah konkret dalam membangun budaya bersih dan peduli lingkungan, bukan sekadar kegiatan seremonial.

Selain penanganan sampah, Gubernur juga menekankan pentingnya penghijauan di wilayah pesisir. Dengan panjang garis pantai Jawa Tengah mencapai 920 kilometer yang rawan rob, program penanaman mangrove dan tanaman pantai lainnya terus digencarkan sebagai langkah preventif mencegah bencana.

Launching Gerakan Jawa Tengah ASRI ditandai dengan pemukulan kentongan oleh Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Tengah bersama Forkopimda, Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, serta Bupati Batang sebagai simbol dimulainya gerakan kolektif menuju Jawa Tengah yang bersih, hijau, dan berkelanjutan.***

Baca Lainnya

Pilkades Danasari 2026: Pendataan Pemilih Dimulai 17 September 2026, Warga Diminta Siapkan KK dan KTP

17 September 2026 - 08:47 WIB

Komisi Yudisial Kawal Implementasi UU TPKS, Tiga Perkara di Jateng Jadi Atensi

17 September 2026 - 07:19 WIB

Sekda Pemalang Soroti Anggaran Perubahan 2026, OPD Diminta Utamakan Program Berdampak

7 September 2026 - 12:37 WIB

Semarak Hari Pelanggan Nasional 2026, BRI Unit Taman Hadirkan Pelayanan Bernuansa Budaya

4 September 2026 - 15:02 WIB

Semarak Hari Pelanggan Nasional 2026, BRI Unit Taman Hadirkan Pelayanan Bernuansa Budaya

Wakil Ketua DPRD Pemalang Aris Ismail Soroti Keluhan Atlet POPDA, Minta Hak Peserta Dipastikan

2 September 2026 - 14:44 WIB

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pemalang H. Aris Ismail, SAP
Trending di Daerah