Menu

Mode Gelap
Video Call Sambil Julurkan Lidah saat Rapat DPR Viral, Moreno Soeprapto Akhirnya Buka Suara Azka Aqila Saputra Raih Emas Kejurnas Taekwondo Piala Panglima TNI 2026, Bawa Nama Pemalang untuk Jawa Tengah Prajurit Yonzipur 4/TK Raih UN Medal dalam Misi Perdamaian PBB di Afrika Tengah Anggaran BKKBN 2027 Naik Jadi Rp4,099 Triliun, Muh Haris Minta Dampaknya Dirasakan Keluarga KPK Sita Mobil Milik Wanita yang Diamankan Bareng Anom Widiyantoro saat OTT di Jakarta Pilkades Danasari 2026: Pendataan Pemilih Dimulai 17 September 2026, Warga Diminta Siapkan KK dan KTP

Daerah

100 Hari Kerjanya Dinilai Lambat, Anom: Tak Ambil Pusing, Kita Tetap Bekerja Maksimal

badge-check


					Bupati Pemalang, Anom Widiyantoro Perbesar

Bupati Pemalang, Anom Widiyantoro

WARTA NASIONAL – Bupati Pemalang Anom Widiyantoro tidak ambil pusing kalaupun dalam 100 hari kerjanya ini bersama Nurkholes, masyarakat menilai kinerja pemerintahannya lambat.

“Ya monggoh, masyarakat menilai, kita tetap bekerja maksimal,” katanya kepada awak media di Pemalang, belum lama ini.

Anom menyebutkan jika kegiatan jumat bersih menjadi salah satu capaian dalam 100 hari. Namun, mustahil untuk melaksanakan itu semua dalam 100 hari.

Dikatakan Anom, dirinya pun ingin menjalankan semua misi RHAPSODI (Resik, Hijau, Apik, Peduli, Silaturahmi, Organisatoris, Digitalisasi, dan Ikhlas) yang digagasnya.

“Ya, kami ingin menjalankan semua misi tapi waktunya tidak memungkinkan, misi kan dijalankan dalam periode 5 tahun,” ujar Anom.

Meski demikian, kata Anom, setidaknya ada 3 misi yang sejauh ini sudah dijalankan pemerintahannya yaitu Resik, Hijau, Apik.

“Yang sudah kita kerjakan pastinya 3 misi kemarin, resik, hijau, apik. Kita selalu memulai sekarang, Setiap hari jumat kita membereskan, membersihkan, dan kerja bakti bareng-bareng agar wajah kota kita lebih baik.” ungkapnya.

Lanjut Anom, kedepan pemerintahannya akan fokus menangani masalah sampah dan infrastruktur yang masih menjadi PR di Pemalang.

Ia memastikan, pemerintah akan berusaha merampungkan PR itu, meskipun terkendala minimnya anggaran.

Seperti diketahui, tak lama lagi Anom Widiyantoro-Nurkholes, memasuki masa kerja 100 hari menjabat Bupati – Wakil Bupati Pemalang setelah keduanya dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta, pada 20 Februari 2025 lalu.

Namun, hingga kini masyarakat belum melihat jelas bagaimana implementasi 12 program prioritas yang diobral mereka saat Pilkada 2024 lalu. Mulai dari seragam sekolah dan LKS gratis, hingga santunan kematian Rp 3 juta. ***

Baca Lainnya

Pilkades Danasari 2026: Pendataan Pemilih Dimulai 17 September 2026, Warga Diminta Siapkan KK dan KTP

17 September 2026 - 08:47 WIB

Komisi Yudisial Kawal Implementasi UU TPKS, Tiga Perkara di Jateng Jadi Atensi

17 September 2026 - 07:19 WIB

Sekda Pemalang Soroti Anggaran Perubahan 2026, OPD Diminta Utamakan Program Berdampak

7 September 2026 - 12:37 WIB

Semarak Hari Pelanggan Nasional 2026, BRI Unit Taman Hadirkan Pelayanan Bernuansa Budaya

4 September 2026 - 15:02 WIB

Semarak Hari Pelanggan Nasional 2026, BRI Unit Taman Hadirkan Pelayanan Bernuansa Budaya

Wakil Ketua DPRD Pemalang Aris Ismail Soroti Keluhan Atlet POPDA, Minta Hak Peserta Dipastikan

2 September 2026 - 14:44 WIB

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pemalang H. Aris Ismail, SAP
Trending di Daerah