Menu

Mode Gelap
PDM Pemalang Apresiasi Kemenag Gelar Nikah Massal, Sapto Suhendro: Semoga Membawa Berkah bagi Masyarakat Menteri Agama Tanam Pohon di Alun-alun Pemalang, Gaungkan Kepedulian terhadap Lingkungan Pemuda Pancasila Pemalang Siapkan Langkah Nyata Hadapi Maraknya Peredaran Obat Terlarang Bursa Bakal Calon Kepala Desa Danasari Mulai Bermunculan, Berikut Daftar Namanya PLN Pemalang Umumkan Pemadaman Listrik Terencana di Widuri dan Danasari, Kamis 25 Juni 2026 Bupati Anom: Tata Kelola Pokir DPRD Harus Transparan, Akuntabel, dan Berbasis Kebutuhan Masyarakat

Daerah

100 Hari Kerjanya Dinilai Lambat, Anom: Tak Ambil Pusing, Kita Tetap Bekerja Maksimal

badge-check


					Bupati Pemalang, Anom Widiyantoro Perbesar

Bupati Pemalang, Anom Widiyantoro

WARTA NASIONAL – Bupati Pemalang Anom Widiyantoro tidak ambil pusing kalaupun dalam 100 hari kerjanya ini bersama Nurkholes, masyarakat menilai kinerja pemerintahannya lambat.

“Ya monggoh, masyarakat menilai, kita tetap bekerja maksimal,” katanya kepada awak media di Pemalang, belum lama ini.

Anom menyebutkan jika kegiatan jumat bersih menjadi salah satu capaian dalam 100 hari. Namun, mustahil untuk melaksanakan itu semua dalam 100 hari.

Dikatakan Anom, dirinya pun ingin menjalankan semua misi RHAPSODI (Resik, Hijau, Apik, Peduli, Silaturahmi, Organisatoris, Digitalisasi, dan Ikhlas) yang digagasnya.

“Ya, kami ingin menjalankan semua misi tapi waktunya tidak memungkinkan, misi kan dijalankan dalam periode 5 tahun,” ujar Anom.

Meski demikian, kata Anom, setidaknya ada 3 misi yang sejauh ini sudah dijalankan pemerintahannya yaitu Resik, Hijau, Apik.

“Yang sudah kita kerjakan pastinya 3 misi kemarin, resik, hijau, apik. Kita selalu memulai sekarang, Setiap hari jumat kita membereskan, membersihkan, dan kerja bakti bareng-bareng agar wajah kota kita lebih baik.” ungkapnya.

Lanjut Anom, kedepan pemerintahannya akan fokus menangani masalah sampah dan infrastruktur yang masih menjadi PR di Pemalang.

Ia memastikan, pemerintah akan berusaha merampungkan PR itu, meskipun terkendala minimnya anggaran.

Seperti diketahui, tak lama lagi Anom Widiyantoro-Nurkholes, memasuki masa kerja 100 hari menjabat Bupati – Wakil Bupati Pemalang setelah keduanya dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta, pada 20 Februari 2025 lalu.

Namun, hingga kini masyarakat belum melihat jelas bagaimana implementasi 12 program prioritas yang diobral mereka saat Pilkada 2024 lalu. Mulai dari seragam sekolah dan LKS gratis, hingga santunan kematian Rp 3 juta. ***

Baca Lainnya

PDM Pemalang Apresiasi Kemenag Gelar Nikah Massal, Sapto Suhendro: Semoga Membawa Berkah bagi Masyarakat

26 Juni 2026 - 13:42 WIB

PDM Pemalang Beri Apresiasi Kemenag atas Suksesnya Program Nikah Massal Bimas Islam Mantu, Diharapkan Membawa Barokah

Menteri Agama Tanam Pohon di Alun-alun Pemalang, Gaungkan Kepedulian terhadap Lingkungan

26 Juni 2026 - 13:05 WIB

Menteri Agama Republik Indonesia, Prof. Nasaruddin Umar melakukan penanaman pohon di sebelah selatan Alun-alun Pemalang dalam rangkaian kunjungan kerjanya di Kabupaten Pemalang.

Pemuda Pancasila Pemalang Siapkan Langkah Nyata Hadapi Maraknya Peredaran Obat Terlarang

26 Juni 2026 - 11:13 WIB

Ketua MPC Pemuda Pancasila Kabupaten Pemalang

Bursa Bakal Calon Kepala Desa Danasari Mulai Bermunculan, Berikut Daftar Namanya

25 Juni 2026 - 20:45 WIB

Bursa Bakal Calon Kepala Desa Danasari Mulai Bermunculan, Berikut Daftar Namanya

Bupati Anom: Tata Kelola Pokir DPRD Harus Transparan, Akuntabel, dan Berbasis Kebutuhan Masyarakat

24 Juni 2026 - 19:55 WIB

Trending di Daerah