Menu ✖

Mode Gelap
Datangi Keluarga Korban Bullying di Pemalang, MY Esti Wijayati Dorong RUU Sisdiknas Bakal Diperkuat Tring! Pegadaian Tembus 7,5 Juta Pengguna, Aries Aviani Dorong Literasi Digital Kasus Dugaan Perundungan Siswa SD di Pemalang, DP3AKB Jateng Langsung Bergerak Doni Akbar Sambangi Rumah Korban Perundungan di Pemalang, Desak Penanganan Serius Bangga! Ikna Rania Azzahra Bersinar di Kejuaraan Renang Kecamatan Pemalang, Borong Tiga Gelar Juara Info Loker! RSI PKU Muhammadiyah Pekajangan Buka Rekrutmen, Tujuh Formasi Dibuka

Khazanah

7 Fakta menarik tentang Kunir Asem, Nomor 5 Wajib Tahu Buat Pejuang Kesehatan Alami

badge-check


					Minuman Kunir Asem (Canva Pro) Perbesar

Minuman Kunir Asem (Canva Pro)

WARTA NASIONAL – Di balik kesederhanaannya, kunir asem atau jamu kunyit asam menyimpan warisan budaya, kesehatan, dan filosofi hidup masyarakat Nusantara.

Minuman tradisional ini bukan cuma menyegarkan, tapi juga simbol kearifan lokal yang diwariskan lintas generasi.

Kabar baiknya, kunir asem makin mudah ditemukan di pasar tradisional, warung jamu keliling, hingga UMKM lokal yang menjual secara daring.

Berikut tujuh fakta menarik tentang kunir asem yang patut Anda ketahui:

1. Warisan Leluhur Sejak Zaman Kerajaan
Kunir asem sudah dikenal sejak era Majapahit dan Mataram. Konon, para putri keraton rutin meminumnya untuk menjaga kebugaran dan kecantikan.

Ramuan ini menjadi bagian dari tradisi jamu yang diakui sebagai warisan budaya tak benda oleh UNESCO.

2. Perpaduan Dua Rasa: Segar dan Sehat
Campuran kunyit yang hangat dan asam jawa yang menyegarkan menciptakan rasa unik. Cocok diminum dingin di siang hari atau hangat saat pagi. Rasanya bukan hanya nikmat, tapi juga menyegarkan tubuh.

3. Ampuh Meredakan Nyeri Haid dan Detoks Alami
Kandungan kurkumin dalam kunyit dikenal sebagai anti-inflamasi alami, sementara asam jawa membantu melancarkan pencernaan dan membersihkan racun tubuh.

Banyak perempuan mengandalkan jamu ini untuk mengurangi nyeri haid secara alami.

4. Simbol Perlawanan terhadap Modernisasi Instan
Di tengah gempuran minuman instan dan minuman kekinian, kunir asem hadir sebagai bentuk perlawanan halus—mengajak kita kembali ke yang alami, sehat, dan tradisional. Ini bukan sekadar jamu, tapi juga pernyataan gaya hidup.

5. Ikon Gerakan Hidup Sehat ala Lokal
Banyak komunitas dan influencer kesehatan mulai mengampanyekan kembali jamu kunir asem sebagai alternatif alami untuk gaya hidup sehat.

Mulai dari urban farming hingga workshop meracik jamu, kunir asem jadi bintang utamanya.

6. Sering Disuguhkan di Acara Adat dan Ruwahan
Di berbagai daerah, kunir asem tak absen dari sajian saat ruwahan, mitoni, hingga selametan.

Kehadirannya bukan hanya simbol kesehatan, tapi juga penghormatan terhadap tradisi leluhur.

7. Kini Hadir dalam Kemasan Kekinian
Jangan bayangkan kunir asem cuma ada di botol kaca warung jamu. Kini, banyak UMKM lokal yang memproduksinya dalam bentuk serbuk instan, cold brew, atau bahkan ready-to-drink dengan kemasan modern tanpa mengurangi khasiatnya.

Dengan mengenal kunir asem lebih dekat, kita bukan hanya menjaga kesehatan, tapi juga ikut melestarikan kearifan lokal.

Temukan kunir asem di pasar tradisional, warung jamu, atau dukung UMKM yang menjualnya secara daring—sehatnya dapat, budayanya terjaga.(Rifqi Ma’arif)***

Baca Lainnya

Gus Faqih Juara 1 Tafsir MTQ Nasional, Bersiap Wakili Indonesia di MTQ Internasional Dubai 2027

21 September 2026 - 20:03 WIB

Gus Faqih Imam MAJT Juara 1 Tafsir Al-Qur’an Nasional, Ini Rekam Jejak Prestasinya

21 September 2026 - 08:24 WIB

Haflah Maulidurrasul 1448 H di MAJT, Ribuan Jemaah Larut dalam Lantunan Salawat

26 Agustus 2026 - 09:42 WIB

Haflah Maulidurrasul 1448 H di MAJT, Ribuan Jemaah Larut dalam Lantunan Salawat

​Aditya Padmanaba Ziarah ke Pusara Bung Karno, Teguhkan Semangat Persatuan dan Gotong Royong

13 Juli 2026 - 21:29 WIB

​Aditya Padmanaba Ziarah ke Pusara Bung Karno, Teguhkan Semangat Persatuan dan Gotong Royong

Bacaan Niat Sholat Idul Adha 2026 Lengkap Arab, Latin dan Artinya

26 Mei 2026 - 22:47 WIB

Orang sedang Sholat Berjamaah
Trending di Khazanah