Menu

Mode Gelap
Pilkades Danasari 2026: Lima Bakal Calon Sudah Serahkan Berkas Pendaftaran PTMSI Wonogiri Audiensi dengan Pengprov PTMSI Jateng, Perkuat Sinergi Pembinaan Tenis Meja Ratusan Warga Wanarejan Selatan Ikuti Jalan Sehat HUT ke-81 RI, Ini Pesan Plt Bupati Pemalang Bangga! Ikna Rania Azzahra dari SDN 02 Kebondalem Masuk Tim Renang POPDA Jateng 2026 211 Wisudawan INSIP Pemalang Resmi Sandang Gelar Sarjana, Nurkholes: Wisuda Bukan Akhir Perjalanan Pasar Belik Kembali Terbakar, Nurkholes: Pemkab Upayakan Relokasi dan Pembangunan Kembali

Daerah

Tanamkan Rasa Kebersamaan, KKN UIN Walisongo Posko 74 Sosialisasikan Anti Bullying di SD Negeri Butuh 01

badge-check


					Tanamkan Rasa Kebersamaan, KKN UIN Walisongo Posko 74 Sosialisasikan Anti Bullying di SD Negeri Butuh 01 Perbesar

Tanamkan Rasa Kebersamaan, KKN UIN Walisongo Posko 74 Sosialisasikan Anti Bullying di SD Negeri Butuh 01

WARTA NASIONAL – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Mandiri Inisiatif Terprogram (MIT) Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang Posko 74 Desa Butuh Kecamatan Semarang mengadakan sosialisasi anti-bullying Sekolah Dasar Negeri (SDN) Butuh 01, pada Selasa (22/7/2025).

Sosialisasi dilakukan dengan menggunakan metode yang lebih menyenangkan dan menampilkan materi menggunakan animasi serta video pembelajaran. Sosialisasi anti-bullying diberikan kepada siswa kelas 1, 2, dan 3.

Kepala Sekolah SDN Butuh 01, Rubini menyambut dengan senang hati program kerja dari mahasiswa KKN MIT UIN Walisongo posko 74 Desa Butuh.

“Mengucapkan terima kasih kepada KKN UIN Walisongo Semarang yang sudah berkenan untuk bergabung terkait dengan KKN-nya di bidang pendidikan dan Alhamdulillah mau sharing atau memberikan informasi terkait program bimbingan konseling ataupun anti-bullying,” jelasnya.

Ia juga mengatakan kegiatan kali ini menjadi momen untuk mahasiswa dapat mengimplementasikan ilmu yang didapatkan di lingkungan perkuliahan.

“Alhamdulillah berbagi ilmu yang didapatkan mahasiswa dan mahasiswi untuk bisa diaplikasikan dan dituang di SDN Butuh 01 bersama dengan peserta didik, Insha Allah itu sangat positif dan kami merespon dengan baik,” katanya.

Rubini meyakini kegiatan sosialisasi ini memiliki manfaat tidak hanya kepada peserta didik, tetapi juga pada mahasiswa-mahasiswa KKN MIT UIN Walisongo posko 74 Desa Butuh itu sendiri.

“Dengan kegiatan ini, mahasiswa siap belajar di tingkat masyarakat dan di bidang pendidikan dari pihak kami pun sangat welcome dan sangat senang karena berbagi ilmu itu didapatkan dari mana mana saja dan Insha Allah sangat berguna sekali untuk keluarga besar SDN Butuh 01, khususnya peserta didik kami,” ujarnya.

Koordinator Divisi Pendidikan dan Keagamaan Posko 74 Desa Butuh, Muhammad Nur Ramdani mengatakan kegiatan ini akan berfokus pada definisi dan ruang lingkup anti-bullying.

“Fokus utamanya pada pengajaran dan sosialisasi bullying karena kita ketahui terkadang anak-anak ketika bermain, tidak dapat membedakan mana porsi bermain dan mana yang akhirnya jatuh kepada porsi membully,” jelasnya.

Ia juga mengatakan sosialisasi anti-bullying harus diberikan sedini mungkin.

“Kami mengetahui bahwa anak-anak belum dapat membedakan mana bercanda atau tidak,” ujarnya.

Dani menekankan nilai kebersamaan harus mulai dibentuk sedari anak-anak.

“Tentu karena anak-anak mungkin bukan orang jauh dan rumahnya berdekatan, maka nilai kebersaman harus mulai dibentuk agar terus berteman dan berkomunikasi hingga besar nanti,” katanya.

Salah satu anggota Divisi Pendidikan dan Keagamaan, Aizza Latho’iva Sania menjelaskan sosialisasi anti-bullying akan dikonsepkan seperti pengajaran biasa dengan metode yang lebih variatif.

“Seminggu dua kali dan akan dilaksanakan selama dua minggu, dengan materi anti-bullying dan bijak bermedia sosial. Nanti kami akan berikan informasi tidak seperti belajar, tetapi menggunakan metode yang lebih ringan dan agar lebih mudah dipahami,” katanya.

Ia berharap dengan adanya sosialisasi anti-bullying dari mahasiswa KKN MIT UIN Walisongo posko 74 Desa Butuh dapat memberikan dampak walaupun mungkin kecil.

“Kami sadari bahwa dengan hanya 2 minggu dan 4 kali pertemuan mungkin saja tidak memberikan dampak yang signifikan, tetapi kami tetap meyakini akan hasilnya walaupun sedikit,” jelasnya. (Gojali / Posko 74 Desa Butuh)***

Baca Lainnya

Pilkades Danasari 2026: Lima Bakal Calon Sudah Serahkan Berkas Pendaftaran

1 September 2026 - 20:05 WIB

Ratusan Warga Wanarejan Selatan Ikuti Jalan Sehat HUT ke-81 RI, Ini Pesan Plt Bupati Pemalang

30 Agustus 2026 - 15:10 WIB

Pasar Belik Kembali Terbakar, Nurkholes: Pemkab Upayakan Relokasi dan Pembangunan Kembali

29 Agustus 2026 - 22:14 WIB

PDI Perjuangan Pemalang Gelar Musran-Musanran Serentak, 692 Pengurus Ranting dan Anak Ranting se-Kecamatan Pemalang Dikukuhkan

29 Agustus 2026 - 18:45 WIB

Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Pemalang, Indianto, SH,

Kirab Budaya Slumpring Festival Cibuyur 2026, Dorong Pelestarian Tradisi dan Ekonomi Kreatif

29 Agustus 2026 - 17:36 WIB

Trending di Daerah