Menu

Mode Gelap
Wakil Ketua DPRD Pemalang Aris Ismail Monitoring Dampak Banjir di Desa Tambakrejo dan Wanamulya Kereta Ambarawa Ekspres Terlambat, Perkiraan Keterlambatan Capai 80 Menit Akibat Banjir Langkah Nyata Wakil Rakyat, Doni Akbar Datangi Lokasi Pascabencana di Jembatan Mendelem dan Desa Wisnu Sukses! WN Network Gelar Diskusi HPN 2026 Hadirkan Lima Narasumber Bahas Literasi, Hukum, Teknologi dan Disrupsi Media Baru 1 Menit, Kode Redeem FF Hari Ini Kamis 12 Februari 2026, Dapatkan Hadiah di reward.ff.garena.com Jadwal Lokasi Samsat Keliling Semarang, Hari Ini Rabu 11 Februari 2026: Buka Dilokasi Ini!

Daerah

Resmi Dicabut! Tunjangan Rumah dan Kunker Anggota DPRD Pemalang, Ini Alasannya

badge-check


					Foto Bersama- pimpinan dewan serta ketua fraksi dari seluruh partai politik di DPRD Pemalang, pada Selasa 2 September 2025. Perbesar

Foto Bersama- pimpinan dewan serta ketua fraksi dari seluruh partai politik di DPRD Pemalang, pada Selasa 2 September 2025.

WARTA NASIONAL – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pemalang resmi mencabut dua kebijakan yang selama ini menuai sorotan publik, yakni tunjangan perumahan dan kunjungan kerja (kunker) luar daerah.

Keputusan tersebut diumumkan usai rapat resmi yang melibatkan pimpinan dewan serta ketua fraksi dari seluruh partai politik di DPRD Pemalang, pada Selasa 2 September 2025.

Ketua DPRD Kabupaten Pemalang, Martono, menyampaikan bahwa kebijakan ini merupakan bentuk nyata respon dewan terhadap suara masyarakat.

“Pertama, yang kami respon bahwa DPRD Kabupaten Pemalang akan mengevaluasi tunjangan perumahan. Keputusan ini sudah melalui rapat pimpinan dewan dan ketua fraksi masing-masing,” ujarnya.

Lanjut Martono, pencabutan tunjangan perumahan berlaku efektif mulai bulan September 2025, keputusan ini tidak hanya sekadar penghentian hak, melainkan juga langkah pengalihan anggaran untuk kepentingan yang lebih luas,

“Ini adalah respon kami atas aspirasi yang muncul di masyarakat. Terhitung bulan ini (September), anggaran kami alokasikan ulang untuk kepentingan masyarakat yang lebih luas,” jelasnya.

Keputusan tersebut dipandang sebagai terobosan penting, karena selama ini tunjangan rumah bagi anggota dewan kerap menjadi isu sensitif di tengah kondisi ekonomi masyarakat Pemalang yang masih menghadapi berbagai tantangan.

Selain tunjangan rumah, DPRD Kabupaten Pemalang juga mengambil langkah tegas dengan menghapus kebijakan kunjungan kerja (kunker) ke luar daerah.

Martono memastikan tidak ada lagi perjalanan dinas dewan yang dilakukan ke luar provinsi, apalagi keluar Pulau Jawa,“Kunker juga kami evaluasi. Tidak ada lagi kunker luar daerah, luar provinsi ataupun luar Pulau Jawa,” tegasnya.

Langkah ini diambil untuk menekan pengeluaran yang dinilai kurang efektif sekaligus memastikan anggaran difokuskan pada program-program yang lebih berdampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat Pemalang.

Dalam kesempatan itu, Martono tidak sendiri. Ia didampingi oleh para wakil ketua DPRD Pemalang serta ketua fraksi dari seluruh partai politik.

Kehadiran para pimpinan tersebut menunjukkan adanya kesepakatan kolektif dalam mengambil kebijakan penting ini.
Kebijakan ini juga dipandang sebagai langkah transparan DPRD Kabupaten Pemalang dalam mengelola anggaran daerah.

Dengan adanya komitmen bersama, diharapkan masyarakat dapat melihat bahwa lembaga legislatif benar-benar mendengar aspirasi publik dan mengutamakan kepentingan rakyat di atas kepentingan pribadi maupun kelompok.

Pencabutan tunjangan rumah dan kunker diperkirakan akan menuai respon positif dari masyarakat. Selama ini, kritik publik kerap diarahkan kepada DPRD terkait besarnya anggaran perjalanan dinas dan tunjangan, sementara manfaatnya dianggap belum dirasakan langsung oleh warga.

“Dengan adanya kebijakan baru ini, masyarakat berharap anggaran yang dialihkan dapat dimanfaatkan secara nyata, misalnya untuk pembangunan infrastruktur, peningkatan layanan kesehatan, pendidikan, serta program sosial lain yang lebih menyentuh kebutuhan warga Pemalang,” pungkasnya.***

Baca Lainnya

Wakil Ketua DPRD Pemalang Aris Ismail Monitoring Dampak Banjir di Desa Tambakrejo dan Wanamulya

16 Februari 2026 - 19:40 WIB

Wakil Ketua DPRD Pemalang Aris Ismail Monitoring Dampak Banjir di Desa Tambakrejo dan Wanamulya

Kereta Ambarawa Ekspres Terlambat, Perkiraan Keterlambatan Capai 80 Menit Akibat Banjir

16 Februari 2026 - 16:35 WIB

Langkah Nyata Wakil Rakyat, Doni Akbar Datangi Lokasi Pascabencana di Jembatan Mendelem dan Desa Wisnu

16 Februari 2026 - 11:45 WIB

Anggota Komisi VI DPR RI dari Fraksi Partai Golkar, Doni Akbar saat Tinjau Lokasi Bencana di Jembatan Mendelem dan Desa Wisnu

Sukses! WN Network Gelar Diskusi HPN 2026 Hadirkan Lima Narasumber Bahas Literasi, Hukum, Teknologi dan Disrupsi Media

12 Februari 2026 - 12:23 WIB

Suasana Focus Group Discussion (FGD) dalam rangka memperingati Hari Pers Nasional (HPN) 2026 yang dikemas dalam program Jagongan Bareng Media sukses digelar dengan penuh antusiasme, bertempat di Kantor MG Seven Law Firm Pemalang, pada Rabu 11 Februri 2026

Jadwal Lokasi Samsat Keliling Semarang, Hari Ini Rabu 11 Februari 2026: Buka Dilokasi Ini!

11 Februari 2026 - 07:46 WIB

Informasi Samsat Keliling
Trending di Daerah