Menu

Mode Gelap
Fahmidh Dhuha Tinjau Pembangunan Bendungan Irigasi di Dusun Bungin Danasari, Solusi Atasi Air Laut Masuk Sawah Pegadaian Kanwil XI Semarang dan TP PKK Jateng Teken MoU, Dorong Literasi Keuangan dan Sampah Jadi Emas BRI Peduli Aspal Jalan Dusun Benteng Desa Wanarata, Dukung Akses dan Aktivitas Warga Bantarbolang BRI Cabang Pemalang Realisasikan Pembangunan Ruang Kelas untuk MDA Walisongo Kebongede BRI Peduli Hadir di Desa Pakembaran, Halaman MDA Rodliyatul Uqul Kini Lebih Aman dan Nyaman GRIB Jaya Ancam Demo Besar dan Lapor Kejari Soal Tender RSUD Randudongkal

Daerah

Resmi Dicabut! Tunjangan Rumah dan Kunker Anggota DPRD Pemalang, Ini Alasannya

badge-check


					Foto Bersama- pimpinan dewan serta ketua fraksi dari seluruh partai politik di DPRD Pemalang, pada Selasa 2 September 2025. Perbesar

Foto Bersama- pimpinan dewan serta ketua fraksi dari seluruh partai politik di DPRD Pemalang, pada Selasa 2 September 2025.

WARTA NASIONAL – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pemalang resmi mencabut dua kebijakan yang selama ini menuai sorotan publik, yakni tunjangan perumahan dan kunjungan kerja (kunker) luar daerah.

Keputusan tersebut diumumkan usai rapat resmi yang melibatkan pimpinan dewan serta ketua fraksi dari seluruh partai politik di DPRD Pemalang, pada Selasa 2 September 2025.

Ketua DPRD Kabupaten Pemalang, Martono, menyampaikan bahwa kebijakan ini merupakan bentuk nyata respon dewan terhadap suara masyarakat.

“Pertama, yang kami respon bahwa DPRD Kabupaten Pemalang akan mengevaluasi tunjangan perumahan. Keputusan ini sudah melalui rapat pimpinan dewan dan ketua fraksi masing-masing,” ujarnya.

Lanjut Martono, pencabutan tunjangan perumahan berlaku efektif mulai bulan September 2025, keputusan ini tidak hanya sekadar penghentian hak, melainkan juga langkah pengalihan anggaran untuk kepentingan yang lebih luas,

“Ini adalah respon kami atas aspirasi yang muncul di masyarakat. Terhitung bulan ini (September), anggaran kami alokasikan ulang untuk kepentingan masyarakat yang lebih luas,” jelasnya.

Keputusan tersebut dipandang sebagai terobosan penting, karena selama ini tunjangan rumah bagi anggota dewan kerap menjadi isu sensitif di tengah kondisi ekonomi masyarakat Pemalang yang masih menghadapi berbagai tantangan.

Selain tunjangan rumah, DPRD Kabupaten Pemalang juga mengambil langkah tegas dengan menghapus kebijakan kunjungan kerja (kunker) ke luar daerah.

Martono memastikan tidak ada lagi perjalanan dinas dewan yang dilakukan ke luar provinsi, apalagi keluar Pulau Jawa,“Kunker juga kami evaluasi. Tidak ada lagi kunker luar daerah, luar provinsi ataupun luar Pulau Jawa,” tegasnya.

Langkah ini diambil untuk menekan pengeluaran yang dinilai kurang efektif sekaligus memastikan anggaran difokuskan pada program-program yang lebih berdampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat Pemalang.

Dalam kesempatan itu, Martono tidak sendiri. Ia didampingi oleh para wakil ketua DPRD Pemalang serta ketua fraksi dari seluruh partai politik.

Kehadiran para pimpinan tersebut menunjukkan adanya kesepakatan kolektif dalam mengambil kebijakan penting ini.
Kebijakan ini juga dipandang sebagai langkah transparan DPRD Kabupaten Pemalang dalam mengelola anggaran daerah.

Dengan adanya komitmen bersama, diharapkan masyarakat dapat melihat bahwa lembaga legislatif benar-benar mendengar aspirasi publik dan mengutamakan kepentingan rakyat di atas kepentingan pribadi maupun kelompok.

Pencabutan tunjangan rumah dan kunker diperkirakan akan menuai respon positif dari masyarakat. Selama ini, kritik publik kerap diarahkan kepada DPRD terkait besarnya anggaran perjalanan dinas dan tunjangan, sementara manfaatnya dianggap belum dirasakan langsung oleh warga.

“Dengan adanya kebijakan baru ini, masyarakat berharap anggaran yang dialihkan dapat dimanfaatkan secara nyata, misalnya untuk pembangunan infrastruktur, peningkatan layanan kesehatan, pendidikan, serta program sosial lain yang lebih menyentuh kebutuhan warga Pemalang,” pungkasnya.***

Baca Lainnya

Fahmidh Dhuha Tinjau Pembangunan Bendungan Irigasi di Dusun Bungin Danasari, Solusi Atasi Air Laut Masuk Sawah

20 Juli 2026 - 15:04 WIB

Anggota DPRD Kabupaten Pemalang, Fahmidh Dhuha, SM., MM., meninjau langsung pembangunan bendungan untuk irigasi di Dusun Bungin, Desa Danasari, Kabupaten Pemalang, pada Senin (20/7/2026).

Pegadaian Kanwil XI Semarang dan TP PKK Jateng Teken MoU, Dorong Literasi Keuangan dan Sampah Jadi Emas

20 Juli 2026 - 12:49 WIB

Pegadaian Kanwil XI Semarang dan TP PKK Jateng Teken MoU, Dorong Literasi Keuangan dan Sampah Jadi Emas

BRI Peduli Aspal Jalan Dusun Benteng Desa Wanarata, Dukung Akses dan Aktivitas Warga Bantarbolang

20 Juli 2026 - 12:40 WIB

penyerahan simbolis yang dilakukan oleh Rahman Hakim selaku Supervisor Penunjang Operasional (SPO) BRI Cabang Pemalang kepada Kepala Desa Wanarata, Elok Rakhmawati, SE pada Senin (29/6/2026).

BRI Cabang Pemalang Realisasikan Pembangunan Ruang Kelas untuk MDA Walisongo Kebongede

20 Juli 2026 - 12:36 WIB

Penyerahan secara simbolis bantuan program tersebut dilakukan oleh Rahman Hakim selaku Supervisor Penunjang Operasional (SPO) BRI Cabang Pemalang kepada Kepala MDA Walisongo Desa Kebongede, Mustofa pada Senin (29/6/2026).

BRI Peduli Hadir di Desa Pakembaran, Halaman MDA Rodliyatul Uqul Kini Lebih Aman dan Nyaman

20 Juli 2026 - 12:22 WIB

Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh Rahman Hakim selaku Supervisor Penunjang Operasional (SPO) BRI Branch Office Pemalang kepada Kepala MDA Rodliyatul Uqul, Sokhekhudin, pada Senin (29/6/2026).
Trending di Daerah