Menu

Mode Gelap
Kunjungi Pos Penampungan Pengungsi di SD Karangjompo Tirto, Gus Harun Salurkan Bantuan Hari Jadi ke-451, Aris Ismail Ajak Masyarakat Wujudkan Pemalang Menyala, Bercahaya, dan Sejahtera PDI Perjuangan Pemalang Nyatakan Sikap Tetap Dukung Pilkada Langsung, Indianto: Ini Wujud Kedaulatan Rakyat Hari Jadi ke-451 Kabupaten Pemalang Bertema Menyala, Bercahaya dan Sejahtera, Ini Kata Aditya Padmanaba PKS Pemalang Hadir untuk Warga Terdampak Banjir di Desa Limbangan BRI Peduli Dukung Pembangunan Rabat Beton Jalan di Dusun Margalangu Desa Watukumpul Pemalang

Daerah

Prof Suharnomo Sebut Orang yang Memiliki Hafalan Itu Pasti Kemampuan Beragama yang Bagus

badge-check


					Rektor Undip Prof Dr Suharnomo SE MSi Tengah) Perbesar

Rektor Undip Prof Dr Suharnomo SE MSi Tengah)

WARTANASIONAL.COM – Universitas Diponegoro (Undip) memberikan kesempatan bagi penghafal Al-Qur’an untuk menjadi calon mahasiswa Undip melalui Seleksi Bibit Unggul Berprestasi (SBUB) jalur keagamaan.

Rektor Undip Prof Dr Suharnomo SE MSi mengatakan, pendaftaran SBUB ini telah dibuka sejak Februari hingga 5 Mei 2025.

“Undip memiliki jalur keagamaan minimal 20 juz. Alhamdulillah setiap tahun pendaftarnya banyak juga, hingga ratusan,” kata Prof Suharnomo dalam Talkshow Ramadan di Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT) dengan tema ‘Beasiswa Tahfidz di Undip’ pada Selasa (18/3/2025).

Diterangkan Prof Suharnomo, calon mahasiswa Undip jalur SBUB keagamaan dapat bebas memilih program studi.

“Jadi yang memiliki hafalan 20 juz bisa mendaftar ke Undip seluruh prodi melalui SBUB,” ucapnya.

Ia meyakini para penghafal Al-Qur’an ini memiliki korelasi yang positif dengan menjalani mata kuliah yang dipilih. Jalur SBUB keagamaan ini juga merupakan sebuah apresiasi bagi para penghafal Al-Qur’an.

“Kami percaya selain barokahnya itu sendiri dari Al-Qur’an, juga itu menunjukkan kompetensi. Menghafal ratusan halaman itu pasti sangat tidak mudah, setidaknya mereka itu memiliki talenta,” jelasnya.

Selain itu menurut Rektor Undip, jalur keagamaan bagi penghafal Al-Qur’an ini diharapkan dapat mengitegrasikan ilmu agama dan ilmu umum.

“Orang yang memiliki hafalan itu pasti memiliki kemampuan beragama yang bagus, kalau ditambah ilmu umum itu luar biasa,” katanya.

“Secara praktis, hafalan Al-Qur’an dan MTQ itu dilombakan secara nasional, jadi kita juga harus mencari bibit-bibit yang bisa ikut berlomba di event-event nasional,” tambahnya.

Selama bulan ramadan ini jelas rektor Undip, di masjid kampus Undip hampir semua imam adalah teman-teman alumni SBUB jalur penghafal Al Qur’an.

Calon mahasiswa jalur SBUB keagamaan, selain akan diseleksi secara administrasi, juga akan dilakukan tes untuk mengecek hafalannya.

“Menunjukan bahwa dia betul-betul memiliki hafalan 20 juz sesuai prodi yang dipilihnya,” ungkapnya.

Universitas Diponegoro menerima mahasiswa bidikmisi minimal 20 persen, dengan rata-rata mahasiswa yang diterima dari jalur bidikmisi sebesar 23 persen.

“Kalau satu kali penerimaan itu 10 ribu mahasiswa, Undip itu ada mahasiswa bidikmisi 2500 diseluruh jurusan,” tambahnya.

Talkshow Ramadhan yang dipandu oleh Fadjar Tri Utami ini, dihadiri Sekretaris PP MAJT Drs KH Muhyiddin MAg, para santri Tahfidz MAJT- Baznas Jateng, dan para siswa yang berasal dari SMAN 14 Semarang dan SMKN 5 Semarang.***

Baca Lainnya

KAI Sebut Jalur Hulu Pekalongan–Sragi Kembali Dapat Dilalui, Kecepatan KA Terbatas

17 Januari 2026 - 17:05 WIB

Genangan Air di Petak Pekalongan–Sragi, KAI Berlakukan Rekayasa Pola Operasi

17 Januari 2026 - 14:01 WIB

DPRD Pemalang Minta Penataan PKL di City Walk, Aris Ismail: Utamakan Hak Pejalan Kaki

15 Januari 2026 - 14:34 WIB

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pemalang, H Aris Ismail, SAP

Kendaraan Dinas Milik Pemkab Pemalang Diduga Tunggak Pajak Tetap Beroperasi di Jalan Umum, Jadi Sorotan Publik

14 Januari 2026 - 12:23 WIB

Kendaraan Dinas Milik Pemkab Pemalang Diduga Tunggak Pajak Tetap Beroperasi di Jalan Umum

MAJT dan KPID Jateng Bersinergi, Syiar Ramadan Dibawa Lebih Dekat ke Anak Muda

13 Januari 2026 - 15:24 WIB

Panitia Ramadan Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT) melakukan audiensi dengan Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Jawa Tengah, pada Selasa (13/1/2026).
Trending di Daerah