Menu ✖

Mode Gelap
Datangi Keluarga Korban Bullying di Pemalang, MY Esti Wijayati Dorong RUU Sisdiknas Bakal Diperkuat Tring! Pegadaian Tembus 7,5 Juta Pengguna, Aries Aviani Dorong Literasi Digital Kasus Dugaan Perundungan Siswa SD di Pemalang, DP3AKB Jateng Langsung Bergerak Doni Akbar Sambangi Rumah Korban Perundungan di Pemalang, Desak Penanganan Serius Bangga! Ikna Rania Azzahra Bersinar di Kejuaraan Renang Kecamatan Pemalang, Borong Tiga Gelar Juara Info Loker! RSI PKU Muhammadiyah Pekajangan Buka Rekrutmen, Tujuh Formasi Dibuka

Daerah

Pimpin Upacara Peringatan Hari Pahlawan Ke-80 Tahun 2025, Ini Pesan Bupati Pemalang

badge-check


					Pimpin Upacara Peringatan Hari Pahlawan Ke-80 Tahun 2025 Perbesar

Pimpin Upacara Peringatan Hari Pahlawan Ke-80 Tahun 2025

WARTA NASIONAL – Bupati Pemalang Anom Widiyantoro memimpin Upacara Peringatan Hari Pahlawan Ke-80 Tahun 2025 di Halaman Pendopo Kabupaten pada Senin, (10/11/2025).

Saat membacakan amanat Menteri Sosial Republik Indonesia, Bupati Anom menyampaikan pentingnya meneladani sifat dari para pahlawan, salah satunya yakni kesabaran, sabar menempuh ilmu, sabar menyusun strategi, sabar menunggu momentum, dan sabar membangun kebersamaan di tengah segala keterbatasan, mereka tetap bersabar meski menghadapi perbedaan pandangan dan jalan perjuangan.

Selain kesabaran, menurut Mensos sifat yang dapat diteladani dari para pahlawan adalah mengutamakan kepentingan bangsa diatas kepentingan pribadi, hal itu dibuktikan setelah kemerdekaan diraih, para pahlawan tidak berebut jabatan, tidak menuntut balasan, tidak mengincar apa yang ditinggalkan penjajah namun para pahlawan justru kembali ke rakyat, mengajar, membangun, menanam, dan melanjutkan pengabdian.

“Di situlah letak kehormatan sejati, bukan pada posisi yang dimiliki, tetapi pada manfaat yang ditinggalkan,” sambungnya.

Berikutnya, yakni sifat berpikir jauh kedepan. Para pahlawan berjuang untuk generasi yang akan datang, untuk kemakmuran bangsa yang mereka cintai dan menjadikan perjuangan sebagai bagian dari ibadah, darah dan air mata mereka adalah doa yang tak pernah padam.

“Menyerah berarti meninggalkan amanah kemanusiaan,” pungkasnya.

Upacara yang berlangsung dengan khidmat dan penuh makna itu dihadiri Wakil Bupati Nurkholes, Forkopimda Pemalang, para Kepala OPD Pemkab, dan peserta upacara terdiri dari unsur TNI/Polri, ASN, Guru, Mahasiswa, Pelajar, dan organisasi kemasyarakatan.***

Baca Lainnya

Datangi Keluarga Korban Bullying di Pemalang, MY Esti Wijayati Dorong RUU Sisdiknas Bakal Diperkuat

10 Oktober 2026 - 21:23 WIB

Kasus Dugaan Perundungan Siswa SD di Pemalang, DP3AKB Jateng Langsung Bergerak

8 Oktober 2026 - 08:07 WIB

Doni Akbar Sambangi Rumah Korban Perundungan di Pemalang, Desak Penanganan Serius

6 Oktober 2026 - 09:40 WIB

Hadiri Upacara HUT ke-81 TNI di Makodim Pemalang, Aris Ismail: Bersatu, Berjuang, dan Mengabdi untuk Indonesia

5 Oktober 2026 - 10:24 WIB

Pertamina dan IKA UNAIR Hadirkan ‘Senyum Sehat untuk Anak Istimewa’ bagi Anak Berkebutuhan Khusus di Semarang

5 Oktober 2026 - 09:39 WIB

Trending di Daerah