Menu ✖

Mode Gelap
Pererat Silaturahmi, Kapolsek Pangkah Rutin Gelar Sarapan Bersama Pensiunan ASN, Polri, TNI dan Masyarakat Kabar Gembira! Perumda Air Minum Tirta Mulia Pemalang Beri Promo Sambungan Air Bersih, Cukup DP Rp500 Ribu Kapolres Pemalang Kunjungi ITB ADIAS, Perkuat Sinergi Pendidikan dan Kamtibmas Update! Klasemen Sementara Porprov XVII Jateng 2026: Pemalang Raih 6 Medali, Tempati Peringkat ke-33 Memaknai Sumpah Pemuda di Era Gen Z dan Alpha: Jangan Hanya Mewarisi Sejarah, Beranilah Menentukan Masa Depan Muhammad Indaka Berjuang Harumkan Pemalang di Porprov XVII Jawa Tengah, Turun di Cabor Taekwondo

Ekonomi

Pertamina Patra Niaga Tingkatkan Keselamatan Operasional Melalui Simulasi Darurat Terpadu

badge-check


					Pertamina Patra Niaga Tingkatkan Keselamatan Operasional Melalui Simulasi Darurat Terpadu Perbesar

Pertamina Patra Niaga Tingkatkan Keselamatan Operasional Melalui Simulasi Darurat Terpadu

WARTA NASIONAL – PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga keselamatan operasional dengan menggelar Simulasi Keadaan Darurat Terintegrasi di Integrated Terminal (IT) Semarang.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya perusahaan untuk memastikan kesiapan personel, sistem, dan koordinasi lintas instansi dalam menghadapi berbagai kemungkinan kondisi darurat.

Simulasi dimulai dengan skenario terjadinya tekanan berlebih (overpressure) pada jalur penerimaan di IT Semarang yang memaksa penghentian sementara operasional sebagai langkah pengamanan. Kondisi tersebut kemudian berkembang menjadi kebocoran pada block valve di kawasan Hutan Mangrove Tambakrejo serta fasilitas Single Point Mooring (SPM) 50.000 DWT.

Menghadapi situasi tersebut, tim tanggap darurat Pertamina langsung melakukan langkah-langkah penanganan, mulai dari pemasangan oil boom, penyekatan area terdampak, hingga pengendalian tumpahan minyak guna meminimalkan dampak terhadap lingkungan.

Skenario kemudian berkembang dengan adanya aktivitas nelayan yang berada di sekitar lokasi kejadian. Dalam simulasi tersebut, sebuah kapal nelayan mengalami kebakaran setelah sumber api dari rokok bersentuhan dengan material yang mudah terbakar.

Salah satu nelayan yang terjatuh ke laut berhasil diselamatkan oleh petugas dan segera mendapatkan pertolongan pertama sebelum dievakuasi ke fasilitas kesehatan untuk penanganan lanjutan.

Pelaksanaan simulasi melibatkan berbagai pihak, mulai dari Basarnas, TNI, Polri, BPBD, tenaga kesehatan, instansi pemerintah, hingga masyarakat sekitar. Keterlibatan berbagai unsur tersebut menjadi bagian penting dalam membangun sistem respons darurat yang cepat, terkoordinasi, dan efektif.

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah, Taufiq Kurniawan, mengatakan bahwa latihan semacam ini merupakan agenda rutin yang wajib dilakukan di setiap instalasi operasional Pertamina.

Menurutnya, keberhasilan penanganan keadaan darurat tidak hanya ditentukan oleh peralatan dan prosedur, tetapi juga oleh kemampuan seluruh pihak dalam berkoordinasi dan berkomunikasi secara cepat dan tepat.

“Dalam situasi darurat, koordinasi menjadi faktor utama. Simulasi ini penting agar seluruh pihak terbiasa bekerja dalam satu komando dan memahami tugas masing-masing sehingga ketika menghadapi kondisi nyata, penanganan dapat dilakukan secara efektif dan efisien,” ujar Taufiq.

Ia menambahkan bahwa kegiatan tersebut juga menjadi sarana evaluasi untuk memastikan seluruh prosedur tanggap darurat berjalan sesuai standar yang telah ditetapkan.

Sementara itu, Koordinator Lapangan BPBD Kota Semarang, Afgan Ilham Widiatmoko, menilai kegiatan tersebut memberikan manfaat besar dalam meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat yang berada di sekitar wilayah operasional Pertamina.

“Kami melihat adanya komitmen kuat dari Pertamina untuk terus membangun ketangguhan masyarakat dan memperkuat sinergi dengan BPBD, pemerintah daerah, serta warga sekitar dalam menghadapi potensi bencana maupun keadaan darurat,” katanya.

Apresiasi juga disampaikan oleh Rescuer Terampil Kantor SAR Semarang, Fajar Kurnianto. Ia menilai simulasi berjalan lancar berkat kerja sama yang baik antar seluruh unsur yang terlibat.

“Seluruh tahapan evakuasi dan penanganan korban dapat dilakukan dengan baik. Ini menunjukkan bahwa koordinasi antarlembaga sudah berjalan efektif dan perlu terus dipertahankan,” ungkapnya.

Melalui simulasi terpadu yang dilakukan secara berkala, Pertamina Patra Niaga berharap dapat terus meningkatkan budaya keselamatan kerja, memperkuat perlindungan lingkungan, menjaga keamanan aset perusahaan, serta memastikan distribusi energi kepada masyarakat tetap berjalan dengan aman dan andal.***

Baca Lainnya

Kabar Gembira! Perumda Air Minum Tirta Mulia Pemalang Beri Promo Sambungan Air Bersih, Cukup DP Rp500 Ribu

28 Oktober 2026 - 14:51 WIB

Pegadaian Kanwil XI Semarang Hidupkan Semangat Berbagi Lewat Program Mengetuk Pintu Langit

23 Oktober 2026 - 14:09 WIB

Pegadaian Kanwil XI Semarang Resmikan ATM Emas, Nasabah Bisa Cetak Emas Fisik 1–100 Gram

16 Oktober 2026 - 18:28 WIB

Tring! Pegadaian Tembus 7,5 Juta Pengguna, Aries Aviani Dorong Literasi Digital

9 Oktober 2026 - 17:57 WIB

Pegadaian dan BCA Digital Hadirkan Investasi Emas Mulai Rp10.000 di Aplikasi Blu

22 September 2026 - 13:27 WIB

Trending di Ekonomi