WARTA NASIONAL – PT Pegadaian resmi menjalin kolaborasi strategis dengan PT Bank Digital BCA (BCA Digital) untuk menghadirkan fitur bluInvest Emas di aplikasi blu by BCA Digital.
Kolaborasi tersebut memungkinkan masyarakat membeli emas digital Pegadaian secara mudah dan praktis melalui aplikasi blu.
Peluncuran kerja sama tersebut berlangsung di Jakarta, 18 September 2026.
Melalui fitur bluInvest Emas, pengguna dapat membuka rekening dan mulai melakukan transaksi tabungan emas dengan nilai awal hanya Rp10.000.
Kehadiran fitur tersebut diharapkan dapat membuka akses investasi emas yang lebih luas, khususnya bagi masyarakat dan generasi muda yang ingin mulai berinvestasi dengan modal terjangkau.
Direktur Teknologi Informasi dan Digital PT Pegadaian, Yos Imbang Jaya Dapu, mengatakan kolaborasi dengan BCA Digital merupakan bagian dari upaya memperluas akses investasi emas secara digital yang aman, praktis, dan terjangkau.
“Pembukaan rekening dan pembelian emas dapat dimulai dari Rp10.000. Itu luar biasa dan itu penting. Karena kita ingin mengubah persepsi, ini khusus untuk anak muda, investasi nggak harus nunggu punya uang banyak serta sangat mudah untuk memulai investasi emas,” ujarnya.
Yos juga menegaskan bahwa transaksi emas digital Pegadaian, termasuk melalui fitur bluInvest Emas, tetap didukung oleh emas fisik. Dengan demikian, emas yang dimiliki nasabah dapat dicetak secara fisik apabila diperlukan sesuai ketentuan yang berlaku.
“Bukan hanya sebagai tempat masyarakat membeli emas, Pegadaian akan selalu hadir bersama BCA Digital sebagai trusted gold institution bagi Indonesia. Membawa trust, membawa legalitas, dan dukungan stok emas kami selalu satu banding satu,” katanya.
Menurut Yos, keberhasilan bluInvest Emas tidak semata-mata diukur dari jumlah transaksi, tetapi juga dari terbentuknya kebiasaan finansial yang baik di tengah masyarakat.
“Pada akhirnya saya berharap keberhasilan bluInvest Emas tidak hanya kita ukur dari berapa banyak transaksi yang terjadi, tapi dari berapa banyak good financial habits yang kita mulai. Karena financial resilience tidak dibangun dalam satu hari,” tegasnya.
Direktur Bisnis BCA Digital, Aditya Wahyu Windarwo, mengatakan kerja sama dengan Pegadaian sejalan dengan komitmen BCA Digital menghadirkan solusi keuangan digital yang relevan dengan kebutuhan masyarakat, terutama generasi muda.
“Untuk produk terbaru ini merupakan salah satu komitmen dari kami, blu by BCA Digital, untuk menghadirkan solusi keuangan digital yang relevan dengan kebutuhan masyarakat, terutama untuk anak-anak muda, masyarakat muda, mulai menabung, mengatur keuangan, hingga berinvestasi,” terang Aditya.
Menurutnya, kehadiran bluInvest Emas diharapkan dapat membantu membentuk kebiasaan investasi sekaligus mendorong inklusi keuangan dan ketahanan finansial masyarakat secara berkelanjutan.
“Kami menilai terjadinya kemitraan strategis antara Pegadaian dan blu menjadi langkah yang tepat dalam menyediakan ekosistem digital yang terintegrasi,” pungkasnya.
Pemimpin Wilayah PT Pegadaian Kanwil XI Semarang, M Aries Aviani Nugroho, turut mengapresiasi kolaborasi antara Pegadaian dan BCA Digital tersebut.
Menurut Aries, hadirnya fasilitas investasi emas melalui aplikasi blu by BCA Digital dapat memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk mulai berinvestasi emas dengan nominal yang relatif terjangkau.
“Kami mengapresiasi kolaborasi antara PT Pegadaian dengan PT Bank Digital BCA Tbk. Dengan hadirnya fasilitas investasi emas melalui aplikasi blu by BCA Digital, diharapkan bisa memfasilitasi masyarakat untuk berinvestasi emas cukup dimulai dari Rp10.000,” ujar Aries.
Ia berharap kemudahan tersebut dapat mendorong semakin banyak masyarakat memiliki emas sekaligus memperkuat ekosistem emas di Indonesia.
“Saya juga berharap dengan adanya fasilitas investasi emas di aplikasi blu by BCA bisa meningkatkan jumlah kepemilikan emas di Indonesia dan terbentuk ekosistem emas yang bisa memperkuat pondasi ekonomi nasional,” pungkasnya.
Kolaborasi Pegadaian dan BCA Digital melalui bluInvest Emas menjadi salah satu upaya menghadirkan akses investasi emas berbasis digital yang lebih mudah dijangkau masyarakat, sekaligus mendorong terbentuknya kebiasaan investasi secara berkelanjutan.***















