Menu

Mode Gelap
Fraksi dan Pengurus DPC PDI Perjuangan Pemalang Ikuti Bimtek Nasional di Bali, Indianto: Perkuat Soliditas dan Kerja Kerakyatan Innalillahi! KAHMI Jateng Berduka, Dr. Masrifan Djamil Wafat, Tokoh Kesehatan dan Dakwah Kosgoro 1957 Jateng Dukung Sari Yuliati Jadi Ketua Umum pada Mubes V 2026 Hebat! 12 Mahasiswa UIN Walisongo Lolos Double Degree dan Magang Industri di Taiwan Pertamina Patra Niaga Tingkatkan Keselamatan Operasional Melalui Simulasi Darurat Terpadu Penuh Kehangatan, Bupati Anom Widiyantoro Jenguk Mantan Bupati Junaedi yang Dirawat di RSI Al-Ikhlas Pemalang

Daerah

Pemkab Pemalang dan Kemenag Luncurkan Program Pemberdayaan Ekonomi Umat

badge-check


					Pemkab Pemalang dan Kemenag Luncurkan Program Pemberdayaan Ekonomi Umat Perbesar

Pemkab Pemalang dan Kemenag Luncurkan Program Pemberdayaan Ekonomi Umat

WARTA NASIONAL – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pemalang bekerja sama dengan Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Pemalang dan PC Ansor melaunching Program Pemberdayaan Ekonomi Umat untuk mendorong perkembangan UMKM.

Kegiatan peresmian itu dilakukan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kakanwil Kemenag) Provinsi Jawa Tengah Saiful Mujab yang disaksikan Bupati Pemalang Anom Widiyantoro, Kepala Kemenag Kabupaten Pemalang Sarif Hidayat dan Ketua PCNU Pemalang Abu Joharudin Bahry di Desa Penakir Kecamatan Pulosari, Rabu (7/1/2026).

Saiful Mujab mengatakan, kerangka berfikir Kementerian Agama ke depan adalah membangun ekonomi keumatan, sehingga salah satu programnya adalah pemberdayaan ekonomi umat dengan bekerja sama dengan Baznas dan PWI.

Hal itu dalam rangka untuk mendorong agar para mustahik (penerima zakat) di Kabupaten Pemalang bisa menjadi muzakki (orang yang mengeluarkan zakat).

“Ini tentunya hal yang luar biasa yang patut kita apresiasi dan inilah kehadiran Menteri Agama di tengah-tengah masyarakat berkolaborasi bersama Pemerintah Daerah,” ucap Saiful.

Saiful menuturkan, melalui Kemenag Kabupaten Pemalang pihaknya berharap terus bisa berjalan mengawal perekonomian dan mengembangkan ekonomi umat melalui Baznas, wakaf produktif dan kegiatan-kegiatan lain yang sesuai dengan regulasi untuk mendorong agar umat yang beragama bisa hidup sejahtera, dan akhirnya menjadi muzakki.

Sebelumnya, Bupati Anom mengungkapkan bahwa program Kemenag ini memiliki semangat yang sama dengan yang dikembangkan di Pemerintah Kabupaten, yaitu dalam rangka mendorong perkembangan UMKM dan tentunya tujuan utamanya adalah pemberdayaan untuk kemandirian.

“Sangat-sangat ambisius, tapi kemandirian ini adalah mutlak supaya masyarakat keluar dari kemiskinan,” ujar Anom.

Ia menjelaskan bahwa angka kemiskinan di Kabupaten Pemalang masih cukup besar yaitu 13 persen dan masih jauh diatas provinsi dan nasional yang hanya 9 persen.

“Jadi, kita sangat antusias dengan program-program pemberdayaan ekonomi yang tujuannya untuk kemandirian,” katanya.

“Kemandirian umat ini tentunya tanggung jawab yang paling besar ada di semua yang hadir pada sore hari ini seperti rekan Ansor, pengurus NU dan kami di Pemerintah Kabupaten,” imbuhnya.

Anom berharap sinergi ini tidak berhenti di sini, tapi terus berkembang dan ia juga mengapresiasi pihaknya bisa menjadi bagian dari pemberdayaan ekonomi antara Kemenag dengan PC Ansor.

“Nanti kami akan kembangkan di wilayah lain di Kabupaten Pemalang yang angka kemiskinannya masih cukup tinggi,” tegas Anom.

Sementara itu Kepala Kemenag Kabupaten Pemalang Sarif Hidayat menyatakan komitmen pihaknya untuk mendorong agar kegiatan-kegiatan, baik keormasan maupun pada level yang paling bawah, adalah kegiatan dalam rangka upaya peningkatan ekonomi produktif.

“Sementara yang didorong kegiatan dari Baznas mulai dari pentasyarufannya (red-kegiatan penyaluran dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) dari amil (pengumpul) kepada mustahik (penerima yang berhak), sesuai dengan syariat Islam, dengan tujuan memastikan dana tersebut tepat sasaran, meringankan beban ekonomi, serta memperkuat solidaritas sosial)   adalah untuk kegiatan ekonomi produktif, harapannya yang tadinya mustahik nantinya menjadi muzakki,” harapnya.

Dia menyampaikan bahwa penyuluhnya di setiap KUA ada sekitar 5 – 10 orang, dan sekarang sudah mulai bergerak di pasar-pasar mencari pedagang-pedagang yang paling kecil.

“Di samping kita bantu dengan financial, tetapi kita berikan juga pencerahan untuk bagaimana bisa menjadi kaya dengan pesugihan yang bersyariat,” ucapnya.

Sarif menjelaskan, pesugihan bersyariat yaitu dengan cara diberikan tips-tips bagaimana untuk berdagang yang baik sesuai dengan tuntutan syariat.

“Semoga apa yang kami lakukan benar-benar menjadi keberkahan dan ikut membantu kemajuan Kabupaten Pemalang,” harapnya.

Dalam acara tersebut dilakukan penandatanganan MoU antara Bupati, Kemenag dan PC GP Ansor Pemalang dalam Program Pemberdayaan Ekonomi Umat dan penyerahan bantuan 100 ekor kambing dari Kemenag kepada PC GP Ansor, yang diserahkan oleh Kakanwil Kemenag Provinsi Jawa Tengah serta bantuan secara simbolis oleh Bupati kepada PC GP Ansor.***

Baca Lainnya

Fraksi dan Pengurus DPC PDI Perjuangan Pemalang Ikuti Bimtek Nasional di Bali, Indianto: Perkuat Soliditas dan Kerja Kerakyatan

5 Juni 2026 - 10:47 WIB

Innalillahi! KAHMI Jateng Berduka, Dr. Masrifan Djamil Wafat, Tokoh Kesehatan dan Dakwah

5 Juni 2026 - 08:06 WIB

Pertamina Patra Niaga Tingkatkan Keselamatan Operasional Melalui Simulasi Darurat Terpadu

3 Juni 2026 - 18:27 WIB

Pertamina Patra Niaga Tingkatkan Keselamatan Operasional Melalui Simulasi Darurat Terpadu

Penuh Kehangatan, Bupati Anom Widiyantoro Jenguk Mantan Bupati Junaedi yang Dirawat di RSI Al-Ikhlas Pemalang

3 Juni 2026 - 16:32 WIB

Rakor Kepala Desa Pemalang 2026, Bupati Anom Tegaskan Kondusivitas dan Netralitas Pilkades

2 Juni 2026 - 21:40 WIB

Rakor Kepala Desa Pemalang 2026, Bupati Anom Tegaskan Kondusivitas dan Netralitas Pilkades
Trending di Daerah