Menu

Mode Gelap
Pegadaian Kanwil XI Semarang dan TP PKK Jateng Teken MoU, Dorong Literasi Keuangan dan Sampah Jadi Emas BRI Peduli Aspal Jalan Dusun Benteng Desa Wanarata, Dukung Akses dan Aktivitas Warga Bantarbolang BRI Cabang Pemalang Realisasikan Pembangunan Ruang Kelas untuk MDA Walisongo Kebongede BRI Peduli Hadir di Desa Pakembaran, Halaman MDA Rodliyatul Uqul Kini Lebih Aman dan Nyaman GRIB Jaya Ancam Demo Besar dan Lapor Kejari Soal Tender RSUD Randudongkal GRIB Jaya Pemalang Cium Aroma Tak Sedap di Balik Pergantian Pemenang Tender RS Tipe D Randudongkal

Daerah

Innalillahi! KAHMI Jateng Berduka, Dr. Masrifan Djamil Wafat, Tokoh Kesehatan dan Dakwah

badge-check


					Innalillahi! KAHMI Jateng Berduka, Dr. Masrifan Djamil Wafat, Tokoh Kesehatan dan Dakwah Perbesar

WARTA NASIONAL – Keluarga besar Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Jawa Tengah berduka atas wafatnya Dr. dr. H. Masrifan Djamil, M.P.H., M.M.R., Koordinator Presidium Majelis Wilayah (MW) KAHMI Jawa Tengah, pada Jumat (5/6/2026) sekitar pukul 05.00 WIB.

Kabar duka tersebut disampaikan Sekretaris MW KAHMI Jawa Tengah, Sapto Widodo, melalui pesan yang beredar di kalangan keluarga besar KAHMI.

“Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Telah meninggal Bang Masrifan Djamil, Koorpres MW KAHMI Jateng tadi sekitar jam 05.00,” tulis Sapto.

Kepergian Masrifan Djamil menjadi kehilangan besar bagi dunia kesehatan, dakwah, dan gerakan intelektual Islam di Jawa Tengah.

Almarhum dikenal sebagai sosok yang mengabdikan hidupnya untuk pelayanan kesehatan, pendidikan umat, dan penguatan organisasi kemasyarakatan.

Masrifan Djamil merupakan seorang dokter, doktor ilmu kedokteran, ahli kesehatan masyarakat, ahli manajemen rumah sakit, sekaligus muballigh yang memiliki karakteristik dakwah yang khas.

Dalam berbagai ceramah dan forum keagamaan, ia dikenal mampu menjelaskan ajaran Islam melalui pendekatan ilmu kedokteran dan kesehatan, sehingga pesan-pesan dakwah yang disampaikannya mudah dipahami dan diterima masyarakat.

Latar belakang akademiknya mencerminkan keluasan ilmu yang dimilikinya. Ia menempuh pendidikan dokter dan meraih gelar doktor ilmu kedokteran di Universitas Diponegoro.

Kemudian melanjutkan studi Master of Public Health (MPH) di University of the Philippines serta Magister Manajemen Rumah Sakit (MMR) di Universitas Gadjah Mada.

Dengan bekal keilmuan tersebut, Masrifan Djamil dikenal sebagai akademisi sekaligus praktisi kesehatan yang aktif mengedukasi masyarakat tentang pentingnya pola hidup sehat, pencegahan penyakit, dan kesadaran menjaga kesehatan sebagai bagian dari amanah agama.

Karier pengabdiannya di bidang kesehatan juga cukup panjang. Ia pernah menjabat sebagai Direktur RSUD dr. M. Ashari Kabupaten Pemalang, serta aktif dalam berbagai organisasi profesi kedokteran dan kegiatan kesehatan masyarakat.

Di bidang sosial keagamaan, Masrifan Djamil merupakan tokoh yang aktif dalam gerakan edukasi umat. Selain menjabat sebagai Koordinator Presidium MW KAHMI Jawa Tengah, ia juga pernah dipercaya memimpin Pengurus Wilayah Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Jawa Tengah.

Tak hanya itu, almarhum juga menjabat sebagai Dewan Kehormatan ICMI Organisasi Wilayah Jawa Tengah, sebuah posisi yang mencerminkan penghormatan atas kontribusi dan pemikirannya dalam pengembangan intelektualitas umat Islam.

Bagi banyak kalangan, Masrifan Djamil merupakan figur cendekiawan muslim yang berhasil memadukan ilmu pengetahuan, profesionalisme, dan dakwah.

Ia aktif membangun kesadaran masyarakat bahwa kesehatan, pendidikan, dan penguatan moral merupakan fondasi penting dalam membangun peradaban umat.

Rumah duka berada di Jl. Bukit Seruni Nomor 4, Griya Bukit Mas, Srondol Kulon, Banyumanik, Kota Semarang. Almarhum direncanakan dimakamkan pada Jumat siang usai Salat Jumat di TPU Meduro, Srondol Kulon, Banyumanik, Kota Semarang.

Ucapan belasungkawa terus mengalir dari berbagai kalangan, mulai dari tokoh masyarakat, akademisi, aktivis organisasi Islam, hingga rekan-rekan sejawat di dunia kesehatan.

Mereka mengenang almarhum sebagai pribadi yang rendah hati, mudah bergaul, dan memiliki komitmen kuat dalam melayani masyarakat.

Kepergian Masrifan Djamil tidak hanya meninggalkan duka bagi keluarga dan sahabat, tetapi juga meninggalkan warisan pemikiran, keteladanan, serta semangat pengabdian yang akan terus dikenang oleh masyarakat Jawa Tengah.

Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Semoga Allah SWT menerima seluruh amal ibadah beliau, mengampuni segala khilafnya, melapangkan kuburnya, serta menempatkannya di tempat terbaik di sisi-Nya.***

Baca Lainnya

Pegadaian Kanwil XI Semarang dan TP PKK Jateng Teken MoU, Dorong Literasi Keuangan dan Sampah Jadi Emas

20 Juli 2026 - 12:49 WIB

Pegadaian Kanwil XI Semarang dan TP PKK Jateng Teken MoU, Dorong Literasi Keuangan dan Sampah Jadi Emas

BRI Peduli Aspal Jalan Dusun Benteng Desa Wanarata, Dukung Akses dan Aktivitas Warga Bantarbolang

20 Juli 2026 - 12:40 WIB

penyerahan simbolis yang dilakukan oleh Rahman Hakim selaku Supervisor Penunjang Operasional (SPO) BRI Cabang Pemalang kepada Kepala Desa Wanarata, Elok Rakhmawati, SE pada Senin (29/6/2026).

BRI Cabang Pemalang Realisasikan Pembangunan Ruang Kelas untuk MDA Walisongo Kebongede

20 Juli 2026 - 12:36 WIB

Penyerahan secara simbolis bantuan program tersebut dilakukan oleh Rahman Hakim selaku Supervisor Penunjang Operasional (SPO) BRI Cabang Pemalang kepada Kepala MDA Walisongo Desa Kebongede, Mustofa pada Senin (29/6/2026).

BRI Peduli Hadir di Desa Pakembaran, Halaman MDA Rodliyatul Uqul Kini Lebih Aman dan Nyaman

20 Juli 2026 - 12:22 WIB

Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh Rahman Hakim selaku Supervisor Penunjang Operasional (SPO) BRI Branch Office Pemalang kepada Kepala MDA Rodliyatul Uqul, Sokhekhudin, pada Senin (29/6/2026).

GRIB Jaya Ancam Demo Besar dan Lapor Kejari Soal Tender RSUD Randudongkal

19 Juli 2026 - 23:59 WIB

Trending di Daerah