Menu ✖

Mode Gelap
Ketua DPD Golkar Jateng Mohammad Saleh Dorong AMPG Rangkul Seluruh Elemen Pemuda dan Bentuk Satgas Bencana Pegadaian Kanwil XI Semarang Hidupkan Semangat Berbagi Lewat Program Mengetuk Pintu Langit BRI Peduli TJSL Dukung Pembangunan Talud Saluran Irigasi Desa Banjarsari Pemalang BRI Pemalang Salurkan Program TJSL untuk Perbaikan Jalan Desa Danasari BRI Peduli TJSL Bangun Sarana Ibadah di Rutan Kelas IIB Pemalang, Dukung Pembinaan Spiritual Warga Binaan Rosi Alfon Nugroho hingga Novi Lailatul Faroh Dilantik, Ini Jabatan Barunya

Daerah

Parade Kebaya Pemalang, GOW Ajak Perempuan Jadikan Kebaya Simbol Identitas dan Kreativitas

badge-check


					Parade Kebaya Pemalang, GOW Ajak Perempuan Jadikan Kebaya Simbol Identitas dan Kreativitas Perbesar

Parade Kebaya Pemalang, GOW Ajak Perempuan Jadikan Kebaya Simbol Identitas dan Kreativitas

WARTA NASIONAL — Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Pemalang Titien Soewastiningsih Soebari mengajak perempuan menjadikan kebaya bukan sekadar busana tradisional, tetapi sebagai simbol identitas, semangat berkarya dan pelestarian budaya.

Pesan tersebut disampaikan Titien saat membuka Parade Kebaya dalam rangka Hari Kebaya Nasional Kabupaten Pemalang 2026 di Pendopo Kabupaten Pemalang, Jumat (31/7/2026).

Menurut Titien, kebaya mencerminkan kelembutan yang berpadu dengan keteguhan, kesederhanaan serta martabat perempuan Indonesia. Nilai tersebut dinilai tetap relevan di tengah perkembangan zaman.

“Mari kita maknai kebaya bukan hanya sebagai warisan budaya yang dikenakan pada acara seremonial, tetapi sebagai simbol semangat untuk terus berkarya, melestarikan budaya, mengembangkan seni, memperkuat ekonomi kreatif, dan membangun karakter generasi muda,” ujarnya.

Ia menilai pelestarian kebaya dan berbagai budaya lokal seperti batik, tari tradisional, musik daerah serta kerajinan dapat memberikan dampak terhadap pembangunan daerah, pariwisata dan pengembangan UMKM.

GOW Kabupaten Pemalang, lanjut Titien, berkomitmen terus bersinergi dengan pemerintah daerah, organisasi wanita, komunitas seni, pelaku budaya dan masyarakat untuk memperkuat peran perempuan dalam pembangunan.

Sementara itu, Ketua Penyelenggara Anis Susiyati mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk komitmen Pemkab Pemalang dan GOW dalam menjaga eksistensi kebaya sebagai identitas budaya bangsa sekaligus mempererat silaturahmi antarorganisasi wanita.

Mengusung tema “Pesona Kebaya Indonesia untuk Dunia”, kegiatan diikuti sekitar 400 peserta, terdiri atas 330 perwakilan dari 33 organisasi wanita serta 70 peserta dari ILDI, Komunitas Mawar Biru, Unit Layanan Disabilitas (ULD), Victory, Yayasan Difabel Cemerlang (YDC) dan Yayasan Peduli Lansia (YPL).

Peringatan Hari Kebaya Nasional tersebut diharapkan tidak hanya menjadi ajang mengenakan busana tradisional, tetapi juga menjadi ruang untuk memperkuat kebanggaan terhadap budaya Indonesia serta mendorong perempuan terus berkarya dan berkontribusi bagi pembangunan Kabupaten

Baca Lainnya

Ketua DPD Golkar Jateng Mohammad Saleh Dorong AMPG Rangkul Seluruh Elemen Pemuda dan Bentuk Satgas Bencana

23 Oktober 2026 - 14:54 WIB

BRI Peduli TJSL Dukung Pembangunan Talud Saluran Irigasi Desa Banjarsari Pemalang

22 Oktober 2026 - 22:30 WIB

BRI Pemalang Salurkan Program TJSL untuk Perbaikan Jalan Desa Danasari

22 Oktober 2026 - 21:48 WIB

BRI Peduli TJSL Bangun Sarana Ibadah di Rutan Kelas IIB Pemalang, Dukung Pembinaan Spiritual Warga Binaan

22 Oktober 2026 - 20:05 WIB

Rosi Alfon Nugroho hingga Novi Lailatul Faroh Dilantik, Ini Jabatan Barunya

21 Oktober 2026 - 22:41 WIB

Trending di Daerah